Menu

Mode Gelap
KAI Layani 4,9 Juta Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, Naik 25,7 Persen Catatan Halimah Munawir: Menjaga Nyala Obor dalam Hangatnya Silaturahmi para Penyair dan Sastrawan Yatim Pemulung di Bireuen Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Berat AHY Dikaruniai Anak Kedua, Diberi Nama AHY Juga Momentum Halalbihalal 1447 H, Dalihan Natolu Padang Lawas Pererat Sinergi dengan Pemkab dan Sambut Kantor Bupati Baru 144 Ribu Masyarakat Gunakan Layanan DAMRI ke Bandara Selama Lebaran 2026

NASIONAL

Wamenhaj Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah

badge-check


 Wamenhaj Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah Perbesar

Wartatrans.com, MAKKAH – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau kesiapan mitra pelayanan kesehatan haji di Makkah sebagai bagian dari upaya memastikan layanan optimal bagi jemaah haji Indonesia.

Wamenhaj mengunjungi Saudi German Hospital yang akan berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan Haji dan para petugas kesehatan haji dalam melayani jemaah haji Indonesia.

Dia menegaskan bahwa isu kesehatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya, terutama mengingat tingginya jumlah jemaah lansia dan risiko kesehatan tinggi.

“Isu kesehatan haji adalah isu utama dari tahun ke tahun, mengingat sekitar 25 persen jemaah haji Indonesia adalah lansia dan 177 ribu lainnya masuk kategori risiko tinggi. Karena itu, model pelayanan kesehatan harus banyak berubah,” ujar Wamenhaj, Ahad (29/03/2026).

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan memaksimalkan keberadaan klinik satelit di sektor-sektor serta menghadirkan mobile clinic di wilayah Armuzna guna memperkuat pelayanan dan pengawasan kesehatan jemaah.

“Kami akan memaksimalkan klinik satelit dan mobile clinic di Armuzna untuk melayani dan mengawasi kesehatan jemaah secara lebih optimal,” ungkapnya.

Penguatan layanan kesehatan juga akan dilakukan di dalam negeri melalui penyediaan klinik permanen di asrama haji yang beroperasi sepanjang tahun, termasuk untuk melayani jemaah umrah.

Hal serupa juga akan diperkuat melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arab Saudi.

“Ke depan, asrama haji akan dilengkapi klinik permanen agar pelayanan kesehatan bisa berjalan sepanjang tahun, baik untuk haji maupun umrah,” tutup dia.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelindungan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Catatan Halimah Munawir: Menjaga Nyala Obor dalam Hangatnya Silaturahmi para Penyair dan Sastrawan

30 Maret 2026 - 23:18 WIB

AHY Dikaruniai Anak Kedua, Diberi Nama AHY Juga

30 Maret 2026 - 22:02 WIB

Momentum Halalbihalal 1447 H, Dalihan Natolu Padang Lawas Pererat Sinergi dengan Pemkab dan Sambut Kantor Bupati Baru

30 Maret 2026 - 21:29 WIB

144 Ribu Masyarakat Gunakan Layanan DAMRI ke Bandara Selama Lebaran 2026

30 Maret 2026 - 20:29 WIB

Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Kembali Aktif, Siswa Belajar di Lantai Tanpa Seragam

30 Maret 2026 - 17:25 WIB

Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata dengan Jepang, Dukung Strategi Penguatan Pasar Asia Timur

30 Maret 2026 - 08:49 WIB

Festival Balon Udara di Pekalongan dan Wonosobo, Ditjen Hubud Ingatkan Aspek Keselamatan Penerbangan

30 Maret 2026 - 05:15 WIB

Arus Mudik Lebaran 2026, Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Layani Penumpang Kapal Laut dengan Lancar

29 Maret 2026 - 21:51 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran untuk Pemudik, SPBU hingga Modular, Kiosk dan Motorist Siaga di Jalur Strategis

28 Maret 2026 - 18:04 WIB

KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

28 Maret 2026 - 10:55 WIB

Trending di EKOBIS