Menu

Mode Gelap
KAI Services Bukukan Pendapatan Rp2,79 Triliun di 2025, Laba Naik 24 Persen WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen Pengguna Bogor Line Tembus 155 Juta pada 2025, KAI Siapkan Penguatan Layanan hingga Sukabumi Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat KAI Group Layani 128 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Tumbuh Hampir 10 Persen

PERON

WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen

badge-check


 WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai hari ini berdampak pada penurunan volume pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek. KAI Commuter mencatat penurunan signifikan terutama di stasiun-stasiun yang berdekatan dengan kawasan perkantoran pemerintahan dan titik integrasi.

Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pengguna Commuter Line tercatat sebanyak 335.268 orang atau turun 27 persen dibandingkan hari Jumat sebelum kebijakan WFH yang mencapai 460.184 orang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, tren penurunan terlihat di sejumlah stasiun pemberangkatan. Di Stasiun Bogor, jumlah pengguna tercatat 20.431 orang atau turun 26 persen dari sebelumnya 27.659 orang.

Penurunan serupa juga terjadi di Stasiun Bekasi dengan 18.633 pengguna atau turun 25 persen dari 24.835 orang. Sementara itu, Stasiun Sudimara mencatat penurunan paling besar, yakni 35 persen menjadi 9.382 pengguna dari sebelumnya 14.390 orang.

Di sisi lain, stasiun tujuan yang berada di kawasan perkantoran pemerintahan juga mengalami penurunan. Stasiun Juanda mencatat 11.834 pengguna atau turun 24 persen dari 15.621 orang. Stasiun Gondangdia turun 29 persen menjadi 13.827 pengguna dari sebelumnya 19.504 orang. Adapun Stasiun Palmerah mencatat 13.060 pengguna atau turun 29 persen.

“Stasiun Sudirman dan Stasiun Tanah Abang meski tetap ramai, arus pengguna pada jam sibuk pagi ini terpantau lebih lancar dan terkendali,” ujar Karina.

Meski terjadi penurunan volume pengguna, KAI Commuter tetap mengoperasikan layanan secara normal dengan 1.065 perjalanan per hari untuk melayani masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah.

KAI Commuter menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur mobilitas masyarakat. Perusahaan memastikan standar layanan tetap terjaga, baik dari sisi frekuensi perjalanan maupun pengamanan di area stasiun.

“KAI Commuter juga terus memantau pergerakan pengguna secara real-time melalui pusat kendali operasional untuk memastikan headway tetap terjaga sesuai jadwal,” tutup Karina.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Services Bukukan Pendapatan Rp2,79 Triliun di 2025, Laba Naik 24 Persen

10 April 2026 - 18:28 WIB

Pengguna Bogor Line Tembus 155 Juta pada 2025, KAI Siapkan Penguatan Layanan hingga Sukabumi

10 April 2026 - 17:50 WIB

KAI Group Layani 128 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Tumbuh Hampir 10 Persen

10 April 2026 - 12:06 WIB

KCIC Kecam Penumpang Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, Picu Keterlambatan dan Rusak Sarana

10 April 2026 - 11:47 WIB

Menhub Dudy Nyatakan Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Baik

10 April 2026 - 08:41 WIB

KAI Buka Lowongan Kerja di Job Fair Undip, Ini Posisi yang Ditawarkan

9 April 2026 - 21:13 WIB

Nyawa Terselamatkan! Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

9 April 2026 - 20:02 WIB

Angkutan Retail KAI Capai 61.187 Ton di Triwulan I 2026, Dukung Pergerakan Ekonomi Masyarakat

9 April 2026 - 17:28 WIB

Penumpang KA Pangrango Tembus 1,1 Juta pada 2025, Mobilitas Bogor–Sukabumi Kian Meningkat

9 April 2026 - 15:38 WIB

Mobilitas Timur Jabodetabek Meningkat, KAI Perkuat Layanan hingga Dorong Elektrifikasi ke Cikampek

9 April 2026 - 15:03 WIB

Trending di PERON