Menu

Mode Gelap
ACC Kembangkan Desa Sejahtera Astra Cibunian di Bogor Gelar RUPS Luar Biasa, IPCC Perkuat Struktur Pengurus Perseroan 2 Tahun Pelita Air Pertahankan Predikat Maskapai Paling Tepat Waktu Kesbangpol DKI Jakarta Adakan Kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan 2026 Tuna Sulawesi Tengah Makin Dilirik Pasar Global, Ekspor Tembus Puluhan Ton Lowongan KAI Group 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga D4/S1 Berpeluang Bergabung

PERON

WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen

badge-check


 WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai hari ini berdampak pada penurunan volume pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek. KAI Commuter mencatat penurunan signifikan terutama di stasiun-stasiun yang berdekatan dengan kawasan perkantoran pemerintahan dan titik integrasi.

Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pengguna Commuter Line tercatat sebanyak 335.268 orang atau turun 27 persen dibandingkan hari Jumat sebelum kebijakan WFH yang mencapai 460.184 orang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, tren penurunan terlihat di sejumlah stasiun pemberangkatan. Di Stasiun Bogor, jumlah pengguna tercatat 20.431 orang atau turun 26 persen dari sebelumnya 27.659 orang.

Penurunan serupa juga terjadi di Stasiun Bekasi dengan 18.633 pengguna atau turun 25 persen dari 24.835 orang. Sementara itu, Stasiun Sudimara mencatat penurunan paling besar, yakni 35 persen menjadi 9.382 pengguna dari sebelumnya 14.390 orang.

Di sisi lain, stasiun tujuan yang berada di kawasan perkantoran pemerintahan juga mengalami penurunan. Stasiun Juanda mencatat 11.834 pengguna atau turun 24 persen dari 15.621 orang. Stasiun Gondangdia turun 29 persen menjadi 13.827 pengguna dari sebelumnya 19.504 orang. Adapun Stasiun Palmerah mencatat 13.060 pengguna atau turun 29 persen.

“Stasiun Sudirman dan Stasiun Tanah Abang meski tetap ramai, arus pengguna pada jam sibuk pagi ini terpantau lebih lancar dan terkendali,” ujar Karina.

Meski terjadi penurunan volume pengguna, KAI Commuter tetap mengoperasikan layanan secara normal dengan 1.065 perjalanan per hari untuk melayani masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah.

KAI Commuter menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur mobilitas masyarakat. Perusahaan memastikan standar layanan tetap terjaga, baik dari sisi frekuensi perjalanan maupun pengamanan di area stasiun.

“KAI Commuter juga terus memantau pergerakan pengguna secara real-time melalui pusat kendali operasional untuk memastikan headway tetap terjaga sesuai jadwal,” tutup Karina.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lowongan KAI Group 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga D4/S1 Berpeluang Bergabung

3 September 2026 - 20:47 WIB

KAI Group Layani 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026, Tumbuh 7,09 Persen

3 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Buka Rekrutmen 2026, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

3 September 2026 - 16:11 WIB

Volume Pengguna KRL di Sudirman Baru Naik 281 Persen, KAI Commuter Perkuat Fasilitas

2 September 2026 - 16:10 WIB

KAI EXPO 2026 Digelar 4–6 September, Tiket Kereta Api Diskon hingga 30%

2 September 2026 - 14:54 WIB

KAI Daop 1 Percepat Peningkatan Keselamatan di 33 Perlintasan Sebidang, 16 Titik Mulai Dikerjakan

2 September 2026 - 13:17 WIB

Whoosh Tebar Diskon dan Lucky Draw di KAI Expo 2026

2 September 2026 - 10:46 WIB

Perkeretaapian Bali Mulai Dikaji, KAI Teken Kesepakatan dengan Pemprov Bali dan Pemkab Badung

1 September 2026 - 21:22 WIB

Penumpang Stasiun BNI City Melonjak 326% di Hari Pertama Pengalihan dari Stasiun Karet

1 September 2026 - 14:50 WIB

Stasiun Karet Ditutup mulai Hari Ini, Naik-Turun KRL Dialihkan ke BNI City

1 September 2026 - 11:46 WIB

Trending di PERON