Menu

Mode Gelap
The Polonia Rilis Single “Lelah”, Tetap Berkarya dari Medan Setelah 17 Tahun Berkiprah Holding Kawasan Industri BUMN Perlu Diperkuat dengan Logistics Park dan Integrasi Multimoda KAI Layani 1,4 Juta Pelanggan Selama Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila ASDP Sukses Layani Mobilitas 804.195 Penumpang di Libur Panjang Idul Adha dan Hari Kesaktian Pancasila Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 588 Ribu Penumpang KAJJ Libur Panjang, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Tujuan Favorit Wisatawan Pengguna Commuter Line

PERON

WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen

badge-check


 WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai hari ini berdampak pada penurunan volume pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek. KAI Commuter mencatat penurunan signifikan terutama di stasiun-stasiun yang berdekatan dengan kawasan perkantoran pemerintahan dan titik integrasi.

Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pengguna Commuter Line tercatat sebanyak 335.268 orang atau turun 27 persen dibandingkan hari Jumat sebelum kebijakan WFH yang mencapai 460.184 orang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, tren penurunan terlihat di sejumlah stasiun pemberangkatan. Di Stasiun Bogor, jumlah pengguna tercatat 20.431 orang atau turun 26 persen dari sebelumnya 27.659 orang.

Penurunan serupa juga terjadi di Stasiun Bekasi dengan 18.633 pengguna atau turun 25 persen dari 24.835 orang. Sementara itu, Stasiun Sudimara mencatat penurunan paling besar, yakni 35 persen menjadi 9.382 pengguna dari sebelumnya 14.390 orang.

Di sisi lain, stasiun tujuan yang berada di kawasan perkantoran pemerintahan juga mengalami penurunan. Stasiun Juanda mencatat 11.834 pengguna atau turun 24 persen dari 15.621 orang. Stasiun Gondangdia turun 29 persen menjadi 13.827 pengguna dari sebelumnya 19.504 orang. Adapun Stasiun Palmerah mencatat 13.060 pengguna atau turun 29 persen.

“Stasiun Sudirman dan Stasiun Tanah Abang meski tetap ramai, arus pengguna pada jam sibuk pagi ini terpantau lebih lancar dan terkendali,” ujar Karina.

Meski terjadi penurunan volume pengguna, KAI Commuter tetap mengoperasikan layanan secara normal dengan 1.065 perjalanan per hari untuk melayani masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah.

KAI Commuter menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur mobilitas masyarakat. Perusahaan memastikan standar layanan tetap terjaga, baik dari sisi frekuensi perjalanan maupun pengamanan di area stasiun.

“KAI Commuter juga terus memantau pergerakan pengguna secara real-time melalui pusat kendali operasional untuk memastikan headway tetap terjaga sesuai jadwal,” tutup Karina.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Layani 1,4 Juta Pelanggan Selama Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila

2 Juni 2026 - 19:48 WIB

Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 588 Ribu Penumpang KAJJ

2 Juni 2026 - 18:59 WIB

Libur Panjang, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Tujuan Favorit Wisatawan Pengguna Commuter Line

2 Juni 2026 - 18:27 WIB

KAI Percepat Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional KRL 12 Kereta

2 Juni 2026 - 18:04 WIB

KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan pada Puncak Arus Balik, 78% Penumpang Whoosh Mengarah ke Jakarta

1 Juni 2026 - 09:42 WIB

Puncak Arus Balik Long Weekend, Kedatangan Penumpang KA di Daop 1 Jakarta Capai 41.534 Orang

1 Juni 2026 - 09:36 WIB

Penjualan Tiket Long Weekend Tembus 1,3 Juta, KAI Layani 956 Ribu Pelanggan dalam Lima Hari

1 Juni 2026 - 09:00 WIB

KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Banyuwangi di Kereta Api Tujuan Ketapang

1 Juni 2026 - 08:20 WIB

Arus Balik Long Weekend, Penumpang Whoosh Diprediksi Capai 20 Ribu Orang

1 Juni 2026 - 08:14 WIB

KAI Layani 736.819 Pelanggan Selama Empat Hari Long Weekend

31 Mei 2026 - 05:16 WIB

Trending di PERON