Menu

Mode Gelap
Presiden Tinjau Hilirisasi Bioetanol di PTPN I Malang Rayakan HUT Ke-8, LRT Sumsel Gelar Fun Walk dan Edukasi Transportasi Publik di CFD ASDP Sebut Sterilisasi Pelabuhan Perkuat Keselamatan dan Modernisasi Layanan Penyeberangan KAI Gelar Nobar Final Spanyol vs Argentina di 14 Perjalanan KA dan Stasiun Gambir juga Yogyakarta Menteri ESDM Bahlil Dorong Solusi Win-Win Terkait Pengelolaan Gas Blok Andaman Distribusi Gol Lebih Penting daripada Striker Nomor 9, Evolusi Timnas Spanyol Terlihat Nyata

PERON

WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen

badge-check


 WFH ASN Berlaku, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Turun 27 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai hari ini berdampak pada penurunan volume pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek. KAI Commuter mencatat penurunan signifikan terutama di stasiun-stasiun yang berdekatan dengan kawasan perkantoran pemerintahan dan titik integrasi.

Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pengguna Commuter Line tercatat sebanyak 335.268 orang atau turun 27 persen dibandingkan hari Jumat sebelum kebijakan WFH yang mencapai 460.184 orang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, tren penurunan terlihat di sejumlah stasiun pemberangkatan. Di Stasiun Bogor, jumlah pengguna tercatat 20.431 orang atau turun 26 persen dari sebelumnya 27.659 orang.

Penurunan serupa juga terjadi di Stasiun Bekasi dengan 18.633 pengguna atau turun 25 persen dari 24.835 orang. Sementara itu, Stasiun Sudimara mencatat penurunan paling besar, yakni 35 persen menjadi 9.382 pengguna dari sebelumnya 14.390 orang.

Di sisi lain, stasiun tujuan yang berada di kawasan perkantoran pemerintahan juga mengalami penurunan. Stasiun Juanda mencatat 11.834 pengguna atau turun 24 persen dari 15.621 orang. Stasiun Gondangdia turun 29 persen menjadi 13.827 pengguna dari sebelumnya 19.504 orang. Adapun Stasiun Palmerah mencatat 13.060 pengguna atau turun 29 persen.

“Stasiun Sudirman dan Stasiun Tanah Abang meski tetap ramai, arus pengguna pada jam sibuk pagi ini terpantau lebih lancar dan terkendali,” ujar Karina.

Meski terjadi penurunan volume pengguna, KAI Commuter tetap mengoperasikan layanan secara normal dengan 1.065 perjalanan per hari untuk melayani masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah.

KAI Commuter menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur mobilitas masyarakat. Perusahaan memastikan standar layanan tetap terjaga, baik dari sisi frekuensi perjalanan maupun pengamanan di area stasiun.

“KAI Commuter juga terus memantau pergerakan pengguna secara real-time melalui pusat kendali operasional untuk memastikan headway tetap terjaga sesuai jadwal,” tutup Karina.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rayakan HUT Ke-8, LRT Sumsel Gelar Fun Walk dan Edukasi Transportasi Publik di CFD

19 Juli 2026 - 17:01 WIB

KAI Gelar Nobar Final Spanyol vs Argentina di 14 Perjalanan KA dan Stasiun Gambir juga Yogyakarta

19 Juli 2026 - 13:55 WIB

Balai Yasa Cirebon Prujakan Rawat 51 Mesin Perawatan Rel untuk Dukung Keselamatan KA di Jawa

19 Juli 2026 - 05:40 WIB

Penumpang Kelas Eksekutif KAI Tembus 7,57 Juta pada Semester I 2026, Naik 18,78 Persen

18 Juli 2026 - 19:08 WIB

Penumpang Kereta di Sumatra Tembus 3,8 Juta pada Semester I 2026, Naik 11,35 Persen

18 Juli 2026 - 17:35 WIB

Petugas Pengisian Air KAI Services, Garda Senyap di Balik Nyamannya Perjalanan Kereta Api

18 Juli 2026 - 10:40 WIB

31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota

18 Juli 2026 - 09:32 WIB

KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron

18 Juli 2026 - 09:21 WIB

KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat

17 Juli 2026 - 22:21 WIB

KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah

17 Juli 2026 - 14:17 WIB

Trending di PERON