Menu

Mode Gelap
ACC Kembangkan Desa Sejahtera Astra Cibunian di Bogor Gelar RUPS Luar Biasa, IPCC Perkuat Struktur Pengurus Perseroan 2 Tahun Pelita Air Pertahankan Predikat Maskapai Paling Tepat Waktu Kesbangpol DKI Jakarta Adakan Kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan 2026 Tuna Sulawesi Tengah Makin Dilirik Pasar Global, Ekspor Tembus Puluhan Ton Lowongan KAI Group 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga D4/S1 Berpeluang Bergabung

PERON

Mobilitas Timur Jabodetabek Meningkat, KAI Perkuat Layanan hingga Dorong Elektrifikasi ke Cikampek

badge-check


 Mobilitas Timur Jabodetabek Meningkat, KAI Perkuat Layanan hingga Dorong Elektrifikasi ke Cikampek Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Aktivitas masyarakat di kawasan timur Jabodetabek terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas lintas wilayah, mulai dari tempat tinggal menuju lokasi kerja, pendidikan, hingga pusat kegiatan lainnya. Perjalanan harian kini menjangkau lebih jauh hingga ke Cikarang, Cikampek, dan sekitarnya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan pada layanan KRL Cikarang Line. Pada 2015, frekuensi perjalanan tercatat sebanyak 158 perjalanan per hari, dan meningkat menjadi 281 perjalanan per hari pada 2025. Kenaikan ini mencerminkan kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih sering, terjangkau, dan andal.

Dari sisi volume pengguna, jumlah penumpang KRL Cikarang Line juga terus mengalami pertumbuhan. Pada 2022 tercatat 55.660.235 pengguna, meningkat menjadi 71.636.443 pada 2023, lalu 84.426.385 pada 2024, dan mencapai 85.936.774 pada 2025.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang mampu mendukung aktivitas sehari-hari yang semakin luas.

“Perjalanan masyarakat sekarang semakin luas. Banyak yang tinggal di satu wilayah dan beraktivitas di wilayah lain. Layanan transportasi perlu mengikuti kebutuhan tersebut agar perjalanan tetap nyaman dan terjangkau,” ujar Anne.

Penguatan layanan ini turut didukung oleh pengembangan prasarana, salah satunya melalui elektrifikasi jalur Tanah Abang hingga Cikarang sepanjang 40,310 kilometer. Rinciannya meliputi lintas Tanah Abang–Manggarai sepanjang 6,026 km, Manggarai–Jatinegara 2,662 km, Jatinegara–Bekasi 14,802 km, serta Bekasi–Cikarang 16,820 km.

Pengembangan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan guna meningkatkan frekuensi perjalanan dan kapasitas layanan.

Mobilitas masyarakat juga terus meluas ke arah Cikampek dan Purwakarta. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah pengguna KA Walahar Ekspres relasi Cikarang–Purwakarta yang mencapai 2.116.286 penumpang pada 2022, naik menjadi 3.253.936 pada 2023, kemudian 3.855.463 pada 2024, dan 4.084.928 pada 2025. Pada triwulan pertama 2026, jumlahnya telah mencapai 1.065.973 pengguna.

Peningkatan serupa juga terjadi pada KA Jatiluhur relasi Cikarang–Cikampek. Jumlah pengguna tercatat 219.177 pada 2022, meningkat menjadi 390.918 pada 2023, lalu 513.034 pada 2024, dan melonjak menjadi 1.197.919 pada 2025. Pada triwulan I 2026, layanan ini telah digunakan oleh 346.664 penumpang.

Menurut Anne, kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan perjalanan masyarakat terus bergerak hingga ke wilayah yang lebih jauh, sehingga perlu adanya pengembangan lanjutan, termasuk perluasan elektrifikasi hingga Cikampek.

“Dengan layanan yang semakin luas, masyarakat bisa menghemat waktu perjalanan, memiliki lebih banyak pilihan jadwal, dan tetap terhubung dengan berbagai pusat aktivitas seperti kawasan industri dan pusat perdagangan,” jelasnya.

Penguatan transportasi ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pengembangan infrastruktur dan perumahan. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan pentingnya sistem perkeretaapian dalam mendukung pembangunan nasional dan memperluas akses masyarakat terhadap transportasi massal.

Anne menambahkan, integrasi transportasi dengan pengembangan kawasan hunian akan memberikan lebih banyak pilihan lokasi tinggal bagi masyarakat tanpa harus jauh dari pusat aktivitas.

KAI pun berharap pengembangan layanan, termasuk perluasan elektrifikasi ke arah Cikampek, dapat terus dilakukan secara bertahap dengan dukungan berbagai pihak.

“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan perjalanan yang lebih mudah, nyaman, dan terjangkau,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lowongan KAI Group 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga D4/S1 Berpeluang Bergabung

3 September 2026 - 20:47 WIB

KAI Group Layani 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026, Tumbuh 7,09 Persen

3 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Buka Rekrutmen 2026, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

3 September 2026 - 16:11 WIB

Volume Pengguna KRL di Sudirman Baru Naik 281 Persen, KAI Commuter Perkuat Fasilitas

2 September 2026 - 16:10 WIB

KAI EXPO 2026 Digelar 4–6 September, Tiket Kereta Api Diskon hingga 30%

2 September 2026 - 14:54 WIB

KAI Daop 1 Percepat Peningkatan Keselamatan di 33 Perlintasan Sebidang, 16 Titik Mulai Dikerjakan

2 September 2026 - 13:17 WIB

Whoosh Tebar Diskon dan Lucky Draw di KAI Expo 2026

2 September 2026 - 10:46 WIB

Perkeretaapian Bali Mulai Dikaji, KAI Teken Kesepakatan dengan Pemprov Bali dan Pemkab Badung

1 September 2026 - 21:22 WIB

Penumpang Stasiun BNI City Melonjak 326% di Hari Pertama Pengalihan dari Stasiun Karet

1 September 2026 - 14:50 WIB

Stasiun Karet Ditutup mulai Hari Ini, Naik-Turun KRL Dialihkan ke BNI City

1 September 2026 - 11:46 WIB

Trending di PERON