Menu ✖

Mode Gelap
KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

SENI BUDAYA

Minim Sponsor, CGR dan Penerbit Padasan Tempuh Gerakan “Jual Buku untuk Cetak Buku”

badge-check


 Minim Sponsor, CGR dan Penerbit Padasan Tempuh Gerakan “Jual Buku untuk Cetak Buku” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sulitnya memperoleh dukungan sponsor untuk penerbitan buku kembali menjadi tantangan yang dihadapi pegiat literasi. Kondisi itu mendorong Penerbit Padasan menggagas gerakan “Jual Buku untuk Cetak Buku” sebagai upaya mandiri membiayai penerbitan karya baru.

Chairil Gibran Ramadhan (CGR) dari Penerbit Padasan mengungkapkan, hingga kini berbagai upaya mencari sponsor belum membuahkan hasil. Karena itu, mereka memilih menggalang dana melalui penjualan paket buku sastra bertajuk Sastra Indische yang berisi Max Havelaar, Oeroeg, dan Fientje de Feniks.

Menurut CGR, hasil penjualan paket buku tersebut akan digunakan untuk mencetak buku The Kapitan Cina of Batavia karya sejarawan almarhum Mona Lohanda, Ph.D., yang proses penerbitannya telah tertunda sejak 2012.

“Karena sangat sulit mencari sponsor, kami memilih gerakan Jual Buku untuk Cetak Buku. Tidak perlu meminjam dana dan tidak perlu meminta derma. Kami ingin mewujudkan penerbitan buku ini secara gotong royong,” ujar CGR.

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada tujuh orang yang bersedia mendukung gerakan tersebut. Penerbit masih membuka kesempatan bagi 27 pendukung lainnya agar target pembiayaan dapat tercapai. Sebagai bentuk apresiasi, nama para pendukung akan dicantumkan pada halaman Ucapan Terima Kasih di dalam buku.

CGR berharap gerakan ini menjadi contoh bahwa penerbitan buku berkualitas tidak harus bergantung pada sponsor. Di tengah semakin terbatasnya dukungan pendanaan bagi dunia literasi, kolaborasi antara penerbit dan pembaca dinilai dapat menjadi alternatif untuk menjaga lahirnya karya-karya penting bagi khazanah sejarah dan sastra Indonesia.*** (Septiadi)

Baca Lainnya

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Ekraf Peduli Hadirkan Karya Anak Korban Bencana Sumatra, Pemerintah Dorong Pemulihan Lewat Seni

29 September 2026 - 18:39 WIB

Dianna Dee Full Jadwal Show, Sempatkan Cover Lagu di YouTube, 1 Minggu Tembus Setengah Juta Views

29 September 2026 - 17:10 WIB

HUT ke 81, KAI Daop 4 Semarang Menggelar Acara Baca Puisi Antar Negara

29 September 2026 - 09:44 WIB

Trending di RAGAM