Menu ✖

Mode Gelap
Pastikan Standardisasi Bongkar Muat, Danantara Tinjau Pusat Kendali Operasi IPC TPK Dari Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat, DAMRI Hadirkan Kemudahan Akses Menuju Bandara Soekarno-Hatta IDSurvey dan S&P Global Bahas Penguatan ESG serta Pengembangan Bisnis Konsultasi PELNI Raih Penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity Bobby Rasyidin Buka Suara soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK, Sebut Pemberitaan Tidak Benar Pelindo dan Port of Los Angeles Perkuat Kerja Sama

PERON

Wisatawan Asing Pengguna Kereta Api Daop 1 Jakarta Tembus 664 Ribu, Gambir jadi Stasiun Favorit

badge-check


 Wisatawan Asing Pengguna Kereta Api Daop 1 Jakarta Tembus 664 Ribu, Gambir jadi Stasiun Favorit Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 664.068 wisatawan mancanegara (WNA) menggunakan layanan kereta api keberangkatan dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta sepanjang periode 2022 hingga Juli 2026.

Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan wisatawan asing terhadap moda transportasi kereta api di Indonesia.

Pada periode Januari–Juli 2026, jumlah pelanggan WNA mencapai 78.400 orang. Stasiun Gambir menjadi titik keberangkatan favorit dengan 50.067 pelanggan atau sekitar 63,9 persen dari total pelanggan asing di wilayah Daop 1 Jakarta.

Selain Gambir, stasiun dengan jumlah pelanggan WNA terbanyak selama Januari–Juli 2026 yakni Stasiun Pasar Senen sebanyak 16.980 pelanggan, Bekasi 2.891 pelanggan, Jatinegara 2.791 pelanggan, dan Sukabumi 1.412 pelanggan. Kelima stasiun tersebut melayani 74.141 pelanggan WNA atau sekitar 94,6 persen dari total pelanggan asing di Daop 1 Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, meningkatnya jumlah pelanggan mancanegara menunjukkan kereta api Indonesia semakin diakui sebagai transportasi publik yang modern, aman, nyaman, dan andal.

“Meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang memilih kereta api menunjukkan bahwa transformasi pelayanan KAI semakin dirasakan hingga oleh masyarakat internasional. Kereta api kini bukan sekadar alat transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari pengalaman berwisata yang menyenangkan selama berada di Indonesia,” ujar Franoto, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, peningkatan tersebut didukung berbagai inovasi layanan yang terus dilakukan KAI, mulai dari hadirnya rangkaian kereta New Generation, peningkatan kualitas kebersihan stasiun dan kereta, kemudahan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, hingga konsistensi menjaga ketepatan waktu perjalanan.

KAI juga menyediakan layanan premium seperti Kereta Panoramic dan Kereta Luxury. Kereta Panoramic menawarkan pengalaman menikmati panorama alam melalui jendela berdimensi lebar, sedangkan Kereta Luxury menghadirkan kenyamanan lebih dengan kursi yang lebih luas, privasi yang lebih baik, serta fasilitas premium.

“Perjalanan menggunakan kereta api saat ini telah menjadi bagian dari destinasi wisata itu sendiri. Banyak wisatawan ingin menikmati pemandangan alam, suasana perjalanan, hingga kenyamanan layanan sejak berangkat dari stasiun hingga tiba di kota tujuan,” kata Franoto.

Selain menghadirkan inovasi layanan, KAI terus meningkatkan standar kebersihan dan pelayanan di seluruh area operasional, mulai dari ruang tunggu, peron, kabin kereta, toilet, hingga fasilitas pelayanan pelanggan.

“Kebersihan, keamanan, keramahan petugas, dan ketepatan waktu merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan pelanggan. Wisatawan mancanegara yang memperoleh pengalaman positif selama menggunakan kereta api akan turut membawa citra baik Indonesia ketika kembali ke negaranya,” tambahnya.

Data KAI menunjukkan tren pengguna kereta api dari kalangan wisatawan asing terus meningkat. Pada 2022 tercatat 89.913 pelanggan WNA, kemudian naik menjadi 151.396 pelanggan pada 2023 atau tumbuh sekitar 68,4 persen. Jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 169.837 pelanggan pada 2024 dan mencapai 174.522 pelanggan pada 2025.

Sementara itu, realisasi sebanyak 78.400 pelanggan hingga Juli 2026 masih bersifat sementara karena belum mencakup perjalanan pada Agustus hingga Desember.

Franoto menambahkan, tingginya minat wisatawan asing juga didukung kemudahan akses menuju berbagai destinasi karena sebagian besar stasiun berada di pusat kota dan terhubung dengan berbagai moda transportasi lanjutan.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas sarana, prasarana, pelayanan, keamanan, kebersihan, serta ketepatan waktu perjalanan. Semakin banyak wisatawan mancanegara yang memilih kereta api, semakin besar pula kontribusi KAI dalam memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang memiliki transportasi publik modern, aman, dan nyaman,” tutupnya.(fahmi)

 

 

Baca Lainnya

Bobby Rasyidin Buka Suara soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK, Sebut Pemberitaan Tidak Benar

6 November 2026 - 18:28 WIB

Pastikan Keselamatan Kereta Jelang Nataru, Bobby Rasyidin Tinjau Perlintasan Daop 6

6 November 2026 - 13:50 WIB

GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, Keberangkatan KA dari Gambir Bertambah Jadi 45 Perjalanan

6 November 2026 - 13:04 WIB

KAI Batal Impor KRL Bekas dari Jepang, Bobby Rasyidin Pastikan Pengadaan Kereta Baru

6 November 2026 - 07:30 WIB

Lawang Sewu dan Museum Ambarawa Tarik 2,1 Juta Pengunjung, KAI Dorong Wisata Sejarah

6 November 2026 - 06:12 WIB

Aktivitas Penumpang Tumbuh 9,32 Persen, KAI Tambah Pemberhentian KA di Tiga Stasiun

5 November 2026 - 21:01 WIB

KAI Services Terapkan Smart Cleaning, Kebersihan Stasiun Didukung Mesin Modern

5 November 2026 - 10:10 WIB

KAI Gelar Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, Bahas Pelestarian Sejarah Kereta Api

5 November 2026 - 10:05 WIB

KCIC Hadirkan Promo 11.11, Naik Whoosh Lebih Hemat hingga Rp110 Ribu

5 November 2026 - 09:59 WIB

Dua Pencuri Kabel Rel di Tanah Abang Divonis 2 Tahun Penjara, KAI Soroti Ancaman Keselamatan

4 November 2026 - 21:13 WIB

Trending di PERON