Menu

Mode Gelap
Peringatan Maulid Malam ke-39 di Masjid An-Nur: “Belum Jatuh Cinta pada Rasulullah? Maulid Kita Belum Berefek!” KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026 Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat Pegayon Angkat Motif Pepir Gayo, Forum Budaya Disiapkan untuk Hidupkan Seni di Kem Seni Antara Kinerja 2025 Moncer, Pelindo Naik 3 Peringkat di Fortune Indonesia 100

PERON

Wisatawan Asing Pengguna Kereta Api Daop 1 Jakarta Tembus 664 Ribu, Gambir jadi Stasiun Favorit

badge-check


 Wisatawan Asing Pengguna Kereta Api Daop 1 Jakarta Tembus 664 Ribu, Gambir jadi Stasiun Favorit Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 664.068 wisatawan mancanegara (WNA) menggunakan layanan kereta api keberangkatan dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta sepanjang periode 2022 hingga Juli 2026.

Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan wisatawan asing terhadap moda transportasi kereta api di Indonesia.

Pada periode Januari–Juli 2026, jumlah pelanggan WNA mencapai 78.400 orang. Stasiun Gambir menjadi titik keberangkatan favorit dengan 50.067 pelanggan atau sekitar 63,9 persen dari total pelanggan asing di wilayah Daop 1 Jakarta.

Selain Gambir, stasiun dengan jumlah pelanggan WNA terbanyak selama Januari–Juli 2026 yakni Stasiun Pasar Senen sebanyak 16.980 pelanggan, Bekasi 2.891 pelanggan, Jatinegara 2.791 pelanggan, dan Sukabumi 1.412 pelanggan. Kelima stasiun tersebut melayani 74.141 pelanggan WNA atau sekitar 94,6 persen dari total pelanggan asing di Daop 1 Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, meningkatnya jumlah pelanggan mancanegara menunjukkan kereta api Indonesia semakin diakui sebagai transportasi publik yang modern, aman, nyaman, dan andal.

“Meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang memilih kereta api menunjukkan bahwa transformasi pelayanan KAI semakin dirasakan hingga oleh masyarakat internasional. Kereta api kini bukan sekadar alat transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari pengalaman berwisata yang menyenangkan selama berada di Indonesia,” ujar Franoto, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, peningkatan tersebut didukung berbagai inovasi layanan yang terus dilakukan KAI, mulai dari hadirnya rangkaian kereta New Generation, peningkatan kualitas kebersihan stasiun dan kereta, kemudahan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, hingga konsistensi menjaga ketepatan waktu perjalanan.

KAI juga menyediakan layanan premium seperti Kereta Panoramic dan Kereta Luxury. Kereta Panoramic menawarkan pengalaman menikmati panorama alam melalui jendela berdimensi lebar, sedangkan Kereta Luxury menghadirkan kenyamanan lebih dengan kursi yang lebih luas, privasi yang lebih baik, serta fasilitas premium.

“Perjalanan menggunakan kereta api saat ini telah menjadi bagian dari destinasi wisata itu sendiri. Banyak wisatawan ingin menikmati pemandangan alam, suasana perjalanan, hingga kenyamanan layanan sejak berangkat dari stasiun hingga tiba di kota tujuan,” kata Franoto.

Selain menghadirkan inovasi layanan, KAI terus meningkatkan standar kebersihan dan pelayanan di seluruh area operasional, mulai dari ruang tunggu, peron, kabin kereta, toilet, hingga fasilitas pelayanan pelanggan.

“Kebersihan, keamanan, keramahan petugas, dan ketepatan waktu merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan pelanggan. Wisatawan mancanegara yang memperoleh pengalaman positif selama menggunakan kereta api akan turut membawa citra baik Indonesia ketika kembali ke negaranya,” tambahnya.

Data KAI menunjukkan tren pengguna kereta api dari kalangan wisatawan asing terus meningkat. Pada 2022 tercatat 89.913 pelanggan WNA, kemudian naik menjadi 151.396 pelanggan pada 2023 atau tumbuh sekitar 68,4 persen. Jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 169.837 pelanggan pada 2024 dan mencapai 174.522 pelanggan pada 2025.

Sementara itu, realisasi sebanyak 78.400 pelanggan hingga Juli 2026 masih bersifat sementara karena belum mencakup perjalanan pada Agustus hingga Desember.

Franoto menambahkan, tingginya minat wisatawan asing juga didukung kemudahan akses menuju berbagai destinasi karena sebagian besar stasiun berada di pusat kota dan terhubung dengan berbagai moda transportasi lanjutan.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas sarana, prasarana, pelayanan, keamanan, kebersihan, serta ketepatan waktu perjalanan. Semakin banyak wisatawan mancanegara yang memilih kereta api, semakin besar pula kontribusi KAI dalam memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang memiliki transportasi publik modern, aman, dan nyaman,” tutupnya.(fahmi)

 

 

Baca Lainnya

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Satu KRL CLI-225 Kembali Beroperasi, Commuter Line Bogor Tambah 4 Perjalanan

19 September 2026 - 11:34 WIB

Akses Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Skybridge

18 September 2026 - 07:54 WIB

KAI Catat 182.208 Pelanggan Manfaatkan Kereta Ekonomi Kerakyatan

18 September 2026 - 07:19 WIB

Kereta Makan M1 Kian Nyaman, KAI Services Perkuat Pengalaman Kuliner Penumpang

18 September 2026 - 06:44 WIB

KAI Services Perkuat Konsep Integrated Services untuk Perluas Bisnis

17 September 2026 - 16:04 WIB

Tarif Rp3.000, Kereta Petani dan Pedagang KAI Telah Layani 43.780 Pelanggan

17 September 2026 - 14:53 WIB

KAI Operasikan 113 PLTS di 92 Lokasi, Total Kapasitas Capai 4,43 MWp

17 September 2026 - 14:39 WIB

Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

17 September 2026 - 13:54 WIB

KAI Commuter Resmi Kelola KA Bandara YIA, Nama Layanan Berubah Jadi Commuter Line

17 September 2026 - 09:11 WIB

Trending di PERON