Menu

Mode Gelap
TECNO Gandeng Google, Beri Akses AI Plus Gratis Tiga Bulan untuk Pengguna Smartphone Musisi Umaru Takaeda Bangun Wellgasm, Ruang Baru Pertunjukan Musik di Era Digital 80% Masyarakat Indonesia Merasakan Tekanan Kenaikan Biaya Hidup Zam Zam Mubarak: Qanun Adat Gayo Perkuat Keistimewaan Aceh dan Desa Adat KAI Daop 1 Jakarta Bersih Lintas, Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Kelestarian Lingkungan War on Drugs for Humanity Libatkan Kekuatan Adat dan Masyarakat Gampong

Uncategorized

80% Masyarakat Indonesia Merasakan Tekanan Kenaikan Biaya Hidup

badge-check


 80% Masyarakat Indonesia Merasakan Tekanan Kenaikan Biaya Hidup Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sun Life Indonesia baru saja merilis Financial Resilience Index 2026 yang memotret kondisi ketahanan finansial masyarakat Indonesia di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.

Survei yang dilakukan bersama Genpop pada April 2026 terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di seluruh Indonesia menghasilkan beberapa temuan utama, antara lain: Delapan dari 10 masyarakat Indonesia (80%) mengaku merasakan tekanan kenaikan biaya hidup yang memengaruhi pengeluaran bulanan mereka.

Sebanyak 30% responden menilai kenaikan biaya hidup sebagai hambatan terbesar untuk memperbaiki kondisi keuangan, melampaui faktor pendapatan yang tidak stabil maupun keterbatasan pengetahuan keuangan.

Hampir separuh responden (48%) belum memiliki perencanaan keuangan jangka panjang atau hanya merencanakan keuangan hingga satu tahun ke depan, menunjukkan meningkatnya fokus pada kebutuhan jangka pendek.

Albertus Wiroyo, President Director Sun Life Indonesia, mengatakan, temuan ini mencerminkan bagaimana banyak masyarakat Indonesia menyeimbangkan kebutuhan finansial jangka pendek dengan tujuan jangka panjang. Di tengah perubahan kondisi ekonomi, kesiapan finansial menjadi kunci utama untuk membangun ketahanan finansial.

“Di sinilah peran mitra keuangan yang dapat dipercaya, The one you can rely on, menjadi semakin penting, untuk memberikan rasa tenang dalam menghadapi ketidakpastian saat ini sekaligus membantu merencanakan masa depan,” kata Albertus, dalam siaran persnya, Rabu (10/6/2026).

Meski demikian, terdapat sinyal positif di mana proporsi masyarakat dengan ketahanan finansial yang kuat meningkat dari 30% menjadi 34%.

Studi menemukan bahwa individu yang memiliki literasi keuangan yang baik tiga kali lebih tangguh secara finansial, memiliki tingkat kepercayaan diri finansial 53 poin lebih tinggi, serta 47 poin lebih optimistis terhadap masa depan keuangan mereka.

 

Bantuan AI

Menariknya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat adopsi generative AI tertinggi di Asia untuk kebutuhan panduan keuangan, dengan 68% responden mengaku menggunakan AI untuk mencari informasi dan panduan terkait keuangan.

Temuan ini memberikan gambaran mengenai bagaimana masyarakat Indonesia beradaptasi terhadap tekanan biaya hidup, pentingnya literasi keuangan dalam membangun ketahanan finansial, serta bagaimana teknologi AI mulai memengaruhi cara masyarakat mengambil keputusan keuangan.

Albertus menambahkan, “Teknologi telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi dan literasi keuangan, namun tidak menggantikan kebutuhan akan panduan ahli atau penasihat keuangan yang bertanggung jawab. Penguatan fondasi ini tetap penting agar individu dapat mengevaluasi informasi secara kritis, mengambil keputusan yang tepat, serta menavigasi lanskap keuangan yang semakin kompleks menuju ketahanan finansial yang lebih baik.”

(Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TECNO Gandeng Google, Beri Akses AI Plus Gratis Tiga Bulan untuk Pengguna Smartphone

10 Juni 2026 - 19:54 WIB

Musisi Umaru Takaeda Bangun Wellgasm, Ruang Baru Pertunjukan Musik di Era Digital

10 Juni 2026 - 19:00 WIB

Zam Zam Mubarak: Qanun Adat Gayo Perkuat Keistimewaan Aceh dan Desa Adat

10 Juni 2026 - 18:46 WIB

War on Drugs for Humanity Libatkan Kekuatan Adat dan Masyarakat Gampong

10 Juni 2026 - 17:15 WIB

Terminal Kijing Mulai Operasikan Layanan Peti Kemas, Siap Jadi Motor Penggerak Logistik Kalimantan Barat

10 Juni 2026 - 15:52 WIB

Teror Dosa dan Pencarian Pengampunan dalam Film Horor Terbaru Karya Sondang Pratama

10 Juni 2026 - 11:28 WIB

Tradisi Mengaji Subuh Tetap Hidup di Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee

10 Juni 2026 - 10:50 WIB

Percikan Mutia: Menjadi Perempuan yang Tenang

10 Juni 2026 - 10:45 WIB

Enam Manuskrip Bersejarah Aceh Diduga Dikuasai Bangsawan Malaysia Selama 20 Tahun

10 Juni 2026 - 01:12 WIB

Vedra dan Felicia Banjir Pujian Saat Bawakan Tembang Milik Lesti Kejora dan King Nasar

9 Juni 2026 - 19:51 WIB

Trending di SENI BUDAYA