Menu

Mode Gelap
Badai Siap Poles Peserta Band Academy Jadi Musisi Profesional Respons Cepat Hadapi Lonjakan Logistik di Ketapang, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Mobilitas Selama Long Weekend Wafat Yesus Kristus Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

ANJUNGAN

84 Marine Inspector Type A dan B Dikukuhkan

badge-check


 84 Marine Inspector Type A dan B Dikukuhkan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengukuhkan 84 Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal atau Marine Inspector.

Mereka terdiri dari 19 Marine Inspector Type A dan 65 Marine Inspector Type B.

Pengukuhan ini sebagai komitmen Kemenhub dalam memastikan peningkatan kualitas layanan di sektor transportasi laut, sekaligus menjamin keselamatan kapal, awak kapal, penumpang, serta pengguna jasa pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin yang diwakili Kepala Sub Direktorat Pencegahan Pencemaran dan Manajemen Keselamatan Kapal dan Perlindungan Lingkungan di Perairan, Miftakhul Hadi menegaskan, sebagai insan perhubungan yang diberikan amanah untuk mengawasi kelaiklautan kapal, Marine Inspector berkewajiban memastikan kapal angkutan penumpang selalu dalam kondisi laik laut sebagaimana prinsip Zero Compromise for Safety.

”Marine Inspector harus memastikan bahwa kapal yang diperiksa dalam kondisi laiklaut, di mana kapal harus memenuhi persyaratan keselamatan kapal, pencegahan pencemaran perairan dari kapal, pengawakan, garis muat, pemuatan, kesejahteraan awak kapal dan kesehatan penumpang, status hukum kapal, manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal, dan manajemen keamanan kapal untuk berlayar di perairan tertentu,” jelasnya di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Saat ini Indonesia memiliki kapal sebanyak 103 ribu unit dengan berbagai tipe dan ukuran, di mana sebagian besar merupakan kapal yang tidak dikenakan aturan konvensi (non-konvensi).

Seperti kapal barang di bawah GT 500, kapal tongkang, kapal tug boat, kapal kayu dan lainnya.

”Kapal-kapal tersebut diperiksa dan disertifikasi Marine Inspector, sehingga peran Marine Inspector sangat penting dan strategis karena sebagian besar kapal yang beroperasi di Indonesia adalah kapal non-konvensi,” ucap dia.

Kepada Marine Inspector diingatkan untuk bersiap menghadapi masa libur Angkutan Lebaran tahun 2026, di mana pada momen tersebut aktifitas masyarakat menggunakan kapal penumpang akan meningkat.

”Saya minta kepada seluruh Marine Inspector Ditjen Hubla untuk memastikan kapal selalu memenuhi aspek kelaiklautan kapal dan memberikan pelayanan yang terbaik terhadap para penumpang agar masyarakat yang menggunakan moda kapal penumpang tetap dapat terlayani dengan aman, nyaman dan selamat sampai dengan tujuan,” kata Samsuddin.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh Kepala UPT Ditjen Hubla untuk selalu siap dan siaga dalam melakukan pengawasan dan memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut serta selalu menjaga sinergitas dengan seluruh instansi dan stakeholder terkait dilingkungan UPT Ditjen Hubla masing-masing.

”Kita semua harus bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk turut mendukung serta memastikan kapal yang beroperasi selalu memenuhi aspek kelaiklautan kapal agar distribusi logistik selama puasa dan lebaran berjalan lancar,” pungkasnya.

Adapun terkait tugas dan fungsi Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal telah diatur secara jelas dalam berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2002 tentang Perkapalan, serta sejumlah Peraturan Menteri Perhubungan yang mengatur mengenai kelaiklautan kapal, standar keselamatan, dan ketentuan teknis pemeriksaan kapal. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Respons Cepat Hadapi Lonjakan Logistik di Ketapang, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali

3 April 2026 - 11:50 WIB

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali

2 April 2026 - 19:25 WIB

Gempa Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali

2 April 2026 - 18:41 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

KSOP Muara Angke Catat Keberhasilan Angkutan Laut Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Terlayani

2 April 2026 - 17:12 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Siaga Libur Paskah, Layanan ASDP Rute Hunimua–Waipirit  Beroperasi 24 Jam

2 April 2026 - 15:45 WIB

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

2 April 2026 - 09:10 WIB

Trending di ANJUNGAN