Menu

Mode Gelap
Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

ANJUNGAN

84 Marine Inspector Type A dan B Dikukuhkan

badge-check


 84 Marine Inspector Type A dan B Dikukuhkan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengukuhkan 84 Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal atau Marine Inspector.

Mereka terdiri dari 19 Marine Inspector Type A dan 65 Marine Inspector Type B.

Pengukuhan ini sebagai komitmen Kemenhub dalam memastikan peningkatan kualitas layanan di sektor transportasi laut, sekaligus menjamin keselamatan kapal, awak kapal, penumpang, serta pengguna jasa pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin yang diwakili Kepala Sub Direktorat Pencegahan Pencemaran dan Manajemen Keselamatan Kapal dan Perlindungan Lingkungan di Perairan, Miftakhul Hadi menegaskan, sebagai insan perhubungan yang diberikan amanah untuk mengawasi kelaiklautan kapal, Marine Inspector berkewajiban memastikan kapal angkutan penumpang selalu dalam kondisi laik laut sebagaimana prinsip Zero Compromise for Safety.

”Marine Inspector harus memastikan bahwa kapal yang diperiksa dalam kondisi laiklaut, di mana kapal harus memenuhi persyaratan keselamatan kapal, pencegahan pencemaran perairan dari kapal, pengawakan, garis muat, pemuatan, kesejahteraan awak kapal dan kesehatan penumpang, status hukum kapal, manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal, dan manajemen keamanan kapal untuk berlayar di perairan tertentu,” jelasnya di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Saat ini Indonesia memiliki kapal sebanyak 103 ribu unit dengan berbagai tipe dan ukuran, di mana sebagian besar merupakan kapal yang tidak dikenakan aturan konvensi (non-konvensi).

Seperti kapal barang di bawah GT 500, kapal tongkang, kapal tug boat, kapal kayu dan lainnya.

”Kapal-kapal tersebut diperiksa dan disertifikasi Marine Inspector, sehingga peran Marine Inspector sangat penting dan strategis karena sebagian besar kapal yang beroperasi di Indonesia adalah kapal non-konvensi,” ucap dia.

Kepada Marine Inspector diingatkan untuk bersiap menghadapi masa libur Angkutan Lebaran tahun 2026, di mana pada momen tersebut aktifitas masyarakat menggunakan kapal penumpang akan meningkat.

”Saya minta kepada seluruh Marine Inspector Ditjen Hubla untuk memastikan kapal selalu memenuhi aspek kelaiklautan kapal dan memberikan pelayanan yang terbaik terhadap para penumpang agar masyarakat yang menggunakan moda kapal penumpang tetap dapat terlayani dengan aman, nyaman dan selamat sampai dengan tujuan,” kata Samsuddin.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh Kepala UPT Ditjen Hubla untuk selalu siap dan siaga dalam melakukan pengawasan dan memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut serta selalu menjaga sinergitas dengan seluruh instansi dan stakeholder terkait dilingkungan UPT Ditjen Hubla masing-masing.

”Kita semua harus bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk turut mendukung serta memastikan kapal yang beroperasi selalu memenuhi aspek kelaiklautan kapal agar distribusi logistik selama puasa dan lebaran berjalan lancar,” pungkasnya.

Adapun terkait tugas dan fungsi Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal telah diatur secara jelas dalam berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2002 tentang Perkapalan, serta sejumlah Peraturan Menteri Perhubungan yang mengatur mengenai kelaiklautan kapal, standar keselamatan, dan ketentuan teknis pemeriksaan kapal. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Camat Caringin Garut Sampaikan 2 Pesan Penting HUT Pramuka Ke 65 Di Bumper Biru

15 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Trending di ANJUNGAN