Menu

Mode Gelap
Loko Café Ajak Pecinta Bola Nobar Piala Dunia 2026, Hadirkan Suasana Stadion dan Beragam Promo Menu Polisi Tingkatkan Patroli Malam, Situasi Kamtibmas Aceh Tengah Tetap Kondusif Dari Pesisir untuk Negeri: ASDP dan UNIMED Siapkan Perempuan Tangguh Penggerak Ekonomi Lokal Hari Pertama Pembagian Jadup Tahap II pascabanjir, Walikota Langsa Tinjau Langsung  Dari Monas ke Kemayoran: Jakarta Fair, Pesta Rakyat yang Tembus Rp7,5 Triliun Hore, Pemerintah Kembali Beri Diskon Tarif Angkutan Umum di Libur Sekolah 2026

PERON

Access by KAI Makin Jadi Andalan, Hampir 30 Juta Pengguna Terdaftar hingga Mei 2026

badge-check


 Access by KAI Makin Jadi Andalan, Hampir 30 Juta Pengguna Terdaftar hingga Mei 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat aplikasi Access by KAI sebagai ekosistem digital perjalanan seiring meningkatnya kebutuhan pelanggan akan layanan yang cepat, praktis, dan terintegrasi.

Hingga Mei 2026, jumlah pengguna terdaftar aplikasi tersebut telah mencapai 29.870.864 user, didorong tren masyarakat yang semakin mengandalkan kanal digital untuk merencanakan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Access by KAI kini menjadi pintu utama layanan digital KAI karena sebagian besar proses perjalanan pelanggan dimulai dari aplikasi, mulai dari mencari jadwal, memesan tiket, memilih kursi, hingga mengakses berbagai layanan pendukung.

“Access by KAI kami kembangkan dari kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Pelanggan ingin perjalanan yang mudah direncanakan, tiket yang praktis dikelola, informasi yang jelas, serta layanan pendukung yang bisa diakses dalam satu aplikasi,” ujar Anne.

Sepanjang Januari–Mei 2026, Access by KAI mencatat 2.575.947 pengguna baru, meningkat 3,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.484.577 pengguna.

Selain itu, KAI mencatat 8.924.134 pengguna aktif per 31 Mei 2026 atau pengguna yang mengakses aplikasi dalam 30 hari terakhir. Sementara jumlah member premium telah mencapai 4.817.467 pengguna, setara 16,13 persen dari total pengguna, dengan total unduhan aplikasi mencapai 39.503.376 kali.

“Semakin banyak pelanggan memilih Access by KAI, semakin besar tanggung jawab kami untuk menjaga aplikasi ini tetap stabil, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat,” kata Anne.

Pertumbuhan pengguna Access by KAI juga menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Dari hanya 314.090 pengguna pada 2017, jumlah registrasi tahunan meningkat menjadi 6.075.626 pengguna sepanjang 2025 atau sekitar 19 kali lipat dibandingkan saat pertama kali dikembangkan.

Dari sisi transaksi, Access by KAI menjadi kanal penjualan terbesar KAI. Sepanjang 2025, aplikasi ini mencatat 29.703.422 transaksi pembelian tiket KA Utama dan KA Lokal atau 73,44 persen dari total transaksi seluruh kanal penjualan. Dari sisi volume penumpang, Access by KAI melayani 42.952.314 pelanggan atau 70,71 persen dari total pelanggan yang membeli tiket melalui seluruh kanal.

Pada layanan KA antarkota, dominasi Access by KAI juga terlihat dengan mencatat 26.483.379 transaksi atau 72,47 persen dari total transaksi KA Utama sepanjang 2025.

Saat ini Access by KAI tidak hanya melayani pembelian tiket, tetapi juga menghadirkan berbagai fitur seperti Connecting Train, Trip Planner, RailFood, Railpoin, e-Porter, Female Seat Map, layanan ubah jadwal, pembatalan, transfer tiket, hingga integrasi transportasi lanjutan menuju dan dari stasiun.

Menurut Anne, pengembangan aplikasi berjalan seiring dengan peningkatan layanan fisik KAI, termasuk penyediaan Kereta New Generation, Kereta Ekonomi Kerakyatan, serta Kereta Petani-Pedagang yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Pengembangan digital dan pengembangan layanan fisik punya arah yang sama, yaitu membaca kebutuhan pelanggan. Access by KAI membantu KAI memahami pola perjalanan, sementara masukan langsung dari pelanggan membantu kami memperbaiki pengalaman di stasiun dan di atas kereta api,” ujarnya.

KAI mengimbau masyarakat menggunakan Access by KAI sebagai kanal resmi untuk memperoleh informasi perjalanan, memesan dan mengelola tiket, serta memanfaatkan berbagai layanan pendukung yang tersedia dalam satu aplikasi. Pelanggan juga dapat menyampaikan masukan melalui Contact Center 121, WhatsApp KAI121, maupun media sosial resmi KAI.

“Budaya mendengar adalah proses kerja yang terus berjalan. Selama pelanggan memberi masukan, KAI akan terus membaca data, memperbaiki layanan, dan memperkuat Access by KAI sebagai ekosistem digital perjalanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Loko Café Ajak Pecinta Bola Nobar Piala Dunia 2026, Hadirkan Suasana Stadion dan Beragam Promo Menu

20 Juni 2026 - 23:53 WIB

Hore, Pemerintah Kembali Beri Diskon Tarif Angkutan Umum di Libur Sekolah 2026

20 Juni 2026 - 18:25 WIB

Akhir Pekan, KAI Gencarkan Sosialisasi ke Masyarakat Utamakan Keselamatan di Perlintasan dan Jalur Rel

20 Juni 2026 - 18:15 WIB

KAI Services Tingkatkan Kesiapsiagaan 150 Petugas Security melalui Pelatihan Dalmas di Yogyakarta

20 Juni 2026 - 11:23 WIB

KAI Raih 5 Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026, Perkuat Layanan Inklusif dan Transportasi Rendah Emisi

20 Juni 2026 - 09:50 WIB

Tiket Kereta Api Diskon 30 Persen Mulai Besok, KAI: Masih Tersedia 755 Ribu Kursi untuk Liburan Sekolah

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

KAI Perkuat Layanan PSO, KA Cikuray dan Kereta Petani-Pedagang Jadi Penopang Mobilitas Ekonomi Rakyat

18 Juni 2026 - 19:00 WIB

Lebih Seabad Rel Lampung, KAI Catat 498 Ribu Penumpang dan 11,44 Juta Ton Angkutan Barang

18 Juni 2026 - 17:11 WIB

Hari Pertama Beroperasi, KA Pandalungan 2 Angkut 390 Penumpang dari Daop 1 Jakarta

18 Juni 2026 - 15:05 WIB

331 Ribu Tiket Diskon KA 30 Persen Ludes Terjual, KAI Masih Sediakan 843 Ribu Kursi untuk Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 11:18 WIB

Trending di PERON