Menu

Mode Gelap
InJourney Hospitality Sabet 2 Penghargaan di Anugerah BUMN 2026 KAI Services Perkuat Standar Kualitas Operasional Sambut Arus Mudik Lebaran 2026 KAI Imbau Masyarakat Waspada saat Melintasi Perlintasan Sebidang KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Properti hingga Railfans Lakukan Edukasi Keselamatan di Perlintasan BSN dan KAI Commuter Jajaki Co-Branding KMT hingga Pembayaran Tiket Digital Jasa Raharja Gelar Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi, Bahas Kesiapan Mudik Lebaran

PERISTIWA

“Air Mengalir” Karya Munadi, Kritik Kerusakan Lingkungan Lewat Sapuan Akrilik

badge-check


 “Air Mengalir” Karya Munadi, Kritik Kerusakan Lingkungan Lewat Sapuan Akrilik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA —  Pelukis senior asal Jakarta, Munadi, kembali menampilkan karyanya dalam sebuah pameran seni rupa yang digelar di ibu kota. Dalam karya terbarunya berjudul “Air Mengalir” (2025), Munadi menyoroti persoalan lingkungan hidup yang semakin mengkhawatirkan, khususnya terkait kerusakan hutan dan hilangnya ruang hijau di perkotaan.

Lukisan berukuran 90 x 117 cm, dikerjakan dengan media akrilik di atas kanvas, menampilkan gambaran air hujan yang semestinya menjadi simbol keberkahan bagi kehidupan di bumi. Namun, melalui komposisi warna dan alur visual yang dramatis, Munadi menegaskan bahwa air yang turun dari langit kini kerap menjadi pemicu bencana akibat kerusakan alam yang dilakukan manusia.

“Air hujan membawa keberkahan. Tapi hari ini, air yang sama sering berubah menjadi musibah,” ujar Munadi dalam penjelasan karyanya. Ia menyoroti bagaimana penggundulan hutan, alih fungsi lahan hijau, pembangunan gedung bertingkat, perluasan permukiman, hingga sampah perkotaan menjadikan air hujan kehilangan daerah resapannya.

“Air yang mengalir akhirnya hanya menjadi genangan bercampur lumpur dan sampah, menjadi jebakan dalam kehidupan masyarakat modern,” ungkapnya lagi.

Melalui “Air Mengalir”, Munadi mengajak publik merenungkan kembali hubungan manusia dengan alam. Ia menegaskan bahwa air seharusnya menjadi sumber kehidupan dan membawa keberkahan, bukan penderitaan.

Munadi merupakan pelukis asal Jakarta yang telah lama berkarya di dunia seni rupa Indonesia. Ia dikenal sebagai seniman yang konsisten mengangkat isu sosial, lingkungan, dan kemanusiaan dalam karya-karyanya. Gaya lukisannya memadukan unsur realisme dan ekspresionisme, dengan penggunaan warna yang kuat dan simbol-simbol visual yang sarat makna.

Sejak awal kariernya pada dekade sebelumnya, Munadi aktif mengikuti berbagai pameran tunggal maupun pameran bersama, baik di Jakarta maupun di sejumlah kota besar lain di Indonesia. Karyanya banyak diapresiasi karena kedekatannya dengan pengalaman hidup masyarakat urban serta kepeduliannya terhadap kerusakan lingkungan yang semakin nyata.

Selain melukis, Munadi juga kerap terlibat dalam kegiatan seni komunitas, berbagi pengalaman mengenai teknik akrilik, serta memberi ruang dialog mengenai peran seni dalam menyuarakan kritik sosial.

Dengan rekam jejak panjang di belantara seni rupa Indonesia, Munadi tetap hadir sebagai sosok seniman yang tidak hanya memproduksi karya estetis, namun juga menyampaikan pesan moral dan refleksi mendalam tentang kondisi zaman.*** (Tri Yuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Razan Ikhsyan: Catatan Ramadhan di Madinah (3)

11 Maret 2026 - 23:13 WIB

Komunitas TDA Gelar Sharing Inspirasi dan Buka Puasa Bersama di Takengon

11 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Mengajak Wartawan Ikut Membangun Wilayahnya

11 Maret 2026 - 14:35 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siap Mendukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

11 Maret 2026 - 11:22 WIB

Walikota Semarang Agustina Wilujeng Melantik Sekaligus 354 Pejabat Eselon III dan IV

11 Maret 2026 - 11:10 WIB

Komnas HAM RI Dalami Aksi Demo dan Segel Kantor Komnas HAM Sulteng

11 Maret 2026 - 10:55 WIB

Mantap, Tenaga Ahli Meruorah Terjun jadi Penguji di UKK SMK Negeri 1 Labuan Bajo

11 Maret 2026 - 10:04 WIB

Berbagi di Bulan Ramadhan: Pelindo Solusi Digital Hadirkan Kegembiraan di Panti Asuhan Bersama Anak Yatim

11 Maret 2026 - 06:21 WIB

Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina dan Jakarta Utara

11 Maret 2026 - 05:52 WIB

Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2)

11 Maret 2026 - 00:04 WIB

Trending di RAGAM