Wartatrans.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan layanan perbankan berbasis prinsip syariah.
Kerja sama ini bertujuan mendorong integrasi layanan transportasi publik dengan sistem keuangan digital yang inovatif, aman, dan efisien, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan layanan perbankan syariah yang lebih inklusif serta mudah diakses masyarakat.
“BSN optimis kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi semua pihak dan mendukung ekosistem ekonomi serta keuangan syariah di Indonesia,” kata Alex dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (10/3).
Menurut Alex, sinergi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna Commuter Line melalui pemanfaatan teknologi dan sistem yang terintegrasi. Selain itu, kerja sama ini membuka peluang pengembangan berbagai produk serta layanan keuangan berbasis syariah.
Dalam nota kesepahaman tersebut, BSN dan KCI sepakat menjajaki sejumlah bentuk kerja sama. Di antaranya penyediaan co-branding Kartu Multi Trip (KMT) dengan desain dari BSN, pengembangan fitur top-up saldo KMT melalui integrasi sistem perbankan, hingga pengembangan digital payment untuk pemesanan tiket kereta bagi pengguna layanan KCI melalui platform milik BSN.
Kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan berbagai layanan perbankan BSN oleh KCI, seperti pengelolaan rekening dan optimalisasi kas, penyaluran dana, penggunaan fasilitas perbankan elektronik melalui integrasi sistem, hingga layanan kesejahteraan pegawai melalui sistem payroll dan pembiayaan konsumer berbasis syariah.
Selain itu, kedua pihak akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan promosi bersama, seperti program cashback bagi pengguna Commuter Line yang juga merupakan nasabah BSN. Kolaborasi promosi juga akan dilakukan melalui kegiatan branding, advertising, kampanye pemasaran, hingga penyelenggaraan joint event di berbagai media milik masing-masing pihak.
Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia Mochamad Purnomo Sidi menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antara sektor transportasi dan perbankan syariah dalam mendukung transaksi pembelian tiket Commuter Line.
Dengan mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek yang saat ini mencapai sekitar 1–1,1 juta orang per hari, menurutnya hal tersebut menjadi potensi pasar yang besar untuk berbagai kegiatan promosi.
“Ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan transportasi yang lebih nyaman, efisien, dan aman,” ujar Purnomo.
Ia berharap kehadiran berbagai pilihan transaksi keuangan dalam ekosistem Commuter Line dapat semakin memudahkan pelanggan dari kedua pihak.
“Semoga dapat semakin memberikan kemudahan kepada pelanggan Commuter Line maupun nasabah BSN,” tutupnya.(fahmi)































