Menu ✖

Mode Gelap
INACA Dorong Percepatan Pembebasan Pajak Suku Cadang Pesawat AHY Menanggapi Penghentian Pembangunan Pusat Data AI oleh Gubernur Jabar KDM Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

PERISTIWA

“Air Mengalir” Karya Munadi, Kritik Kerusakan Lingkungan Lewat Sapuan Akrilik

badge-check


 “Air Mengalir” Karya Munadi, Kritik Kerusakan Lingkungan Lewat Sapuan Akrilik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA —  Pelukis senior asal Jakarta, Munadi, kembali menampilkan karyanya dalam sebuah pameran seni rupa yang digelar di ibu kota. Dalam karya terbarunya berjudul “Air Mengalir” (2025), Munadi menyoroti persoalan lingkungan hidup yang semakin mengkhawatirkan, khususnya terkait kerusakan hutan dan hilangnya ruang hijau di perkotaan.

Lukisan berukuran 90 x 117 cm, dikerjakan dengan media akrilik di atas kanvas, menampilkan gambaran air hujan yang semestinya menjadi simbol keberkahan bagi kehidupan di bumi. Namun, melalui komposisi warna dan alur visual yang dramatis, Munadi menegaskan bahwa air yang turun dari langit kini kerap menjadi pemicu bencana akibat kerusakan alam yang dilakukan manusia.

“Air hujan membawa keberkahan. Tapi hari ini, air yang sama sering berubah menjadi musibah,” ujar Munadi dalam penjelasan karyanya. Ia menyoroti bagaimana penggundulan hutan, alih fungsi lahan hijau, pembangunan gedung bertingkat, perluasan permukiman, hingga sampah perkotaan menjadikan air hujan kehilangan daerah resapannya.

“Air yang mengalir akhirnya hanya menjadi genangan bercampur lumpur dan sampah, menjadi jebakan dalam kehidupan masyarakat modern,” ungkapnya lagi.

Melalui “Air Mengalir”, Munadi mengajak publik merenungkan kembali hubungan manusia dengan alam. Ia menegaskan bahwa air seharusnya menjadi sumber kehidupan dan membawa keberkahan, bukan penderitaan.

Munadi merupakan pelukis asal Jakarta yang telah lama berkarya di dunia seni rupa Indonesia. Ia dikenal sebagai seniman yang konsisten mengangkat isu sosial, lingkungan, dan kemanusiaan dalam karya-karyanya. Gaya lukisannya memadukan unsur realisme dan ekspresionisme, dengan penggunaan warna yang kuat dan simbol-simbol visual yang sarat makna.

Sejak awal kariernya pada dekade sebelumnya, Munadi aktif mengikuti berbagai pameran tunggal maupun pameran bersama, baik di Jakarta maupun di sejumlah kota besar lain di Indonesia. Karyanya banyak diapresiasi karena kedekatannya dengan pengalaman hidup masyarakat urban serta kepeduliannya terhadap kerusakan lingkungan yang semakin nyata.

Selain melukis, Munadi juga kerap terlibat dalam kegiatan seni komunitas, berbagi pengalaman mengenai teknik akrilik, serta memberi ruang dialog mengenai peran seni dalam menyuarakan kritik sosial.

Dengan rekam jejak panjang di belantara seni rupa Indonesia, Munadi tetap hadir sebagai sosok seniman yang tidak hanya memproduksi karya estetis, namun juga menyampaikan pesan moral dan refleksi mendalam tentang kondisi zaman.*** (Tri Yuli)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan

13 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru

13 Oktober 2026 - 09:41 WIB

FORWAN dan Kementerian Kebudayaan RI Dorong Musik Dangdut Diakui UNESCO

13 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Trending di ANJUNGAN