Menu

Mode Gelap
Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PERISTIWA

“Air Mengalir” Karya Munadi, Kritik Kerusakan Lingkungan Lewat Sapuan Akrilik

badge-check


 “Air Mengalir” Karya Munadi, Kritik Kerusakan Lingkungan Lewat Sapuan Akrilik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA —  Pelukis senior asal Jakarta, Munadi, kembali menampilkan karyanya dalam sebuah pameran seni rupa yang digelar di ibu kota. Dalam karya terbarunya berjudul “Air Mengalir” (2025), Munadi menyoroti persoalan lingkungan hidup yang semakin mengkhawatirkan, khususnya terkait kerusakan hutan dan hilangnya ruang hijau di perkotaan.

Lukisan berukuran 90 x 117 cm, dikerjakan dengan media akrilik di atas kanvas, menampilkan gambaran air hujan yang semestinya menjadi simbol keberkahan bagi kehidupan di bumi. Namun, melalui komposisi warna dan alur visual yang dramatis, Munadi menegaskan bahwa air yang turun dari langit kini kerap menjadi pemicu bencana akibat kerusakan alam yang dilakukan manusia.

“Air hujan membawa keberkahan. Tapi hari ini, air yang sama sering berubah menjadi musibah,” ujar Munadi dalam penjelasan karyanya. Ia menyoroti bagaimana penggundulan hutan, alih fungsi lahan hijau, pembangunan gedung bertingkat, perluasan permukiman, hingga sampah perkotaan menjadikan air hujan kehilangan daerah resapannya.

“Air yang mengalir akhirnya hanya menjadi genangan bercampur lumpur dan sampah, menjadi jebakan dalam kehidupan masyarakat modern,” ungkapnya lagi.

Melalui “Air Mengalir”, Munadi mengajak publik merenungkan kembali hubungan manusia dengan alam. Ia menegaskan bahwa air seharusnya menjadi sumber kehidupan dan membawa keberkahan, bukan penderitaan.

Munadi merupakan pelukis asal Jakarta yang telah lama berkarya di dunia seni rupa Indonesia. Ia dikenal sebagai seniman yang konsisten mengangkat isu sosial, lingkungan, dan kemanusiaan dalam karya-karyanya. Gaya lukisannya memadukan unsur realisme dan ekspresionisme, dengan penggunaan warna yang kuat dan simbol-simbol visual yang sarat makna.

Sejak awal kariernya pada dekade sebelumnya, Munadi aktif mengikuti berbagai pameran tunggal maupun pameran bersama, baik di Jakarta maupun di sejumlah kota besar lain di Indonesia. Karyanya banyak diapresiasi karena kedekatannya dengan pengalaman hidup masyarakat urban serta kepeduliannya terhadap kerusakan lingkungan yang semakin nyata.

Selain melukis, Munadi juga kerap terlibat dalam kegiatan seni komunitas, berbagi pengalaman mengenai teknik akrilik, serta memberi ruang dialog mengenai peran seni dalam menyuarakan kritik sosial.

Dengan rekam jejak panjang di belantara seni rupa Indonesia, Munadi tetap hadir sebagai sosok seniman yang tidak hanya memproduksi karya estetis, namun juga menyampaikan pesan moral dan refleksi mendalam tentang kondisi zaman.*** (Tri Yuli)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat

17 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta

17 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan

17 Agustus 2026 - 16:40 WIB

PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

17 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Upacara Kemerdekaan di Kampung Nelayan, Trenggono Targetkan 5.000 KNMP hingga 2029

17 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang

17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia

17 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Musara Gayo Jabodetabek Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kenang Perjuangan Pejuang Gayo dan Radio Rimba Raya

17 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Diwarnai Tembakan, Rakyat Aceh Melawan

17 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Trending di RAGAM