Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

PERISTIWA

“Air Mengalir” Karya Munadi, Kritik Kerusakan Lingkungan Lewat Sapuan Akrilik

badge-check


 “Air Mengalir” Karya Munadi, Kritik Kerusakan Lingkungan Lewat Sapuan Akrilik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA —  Pelukis senior asal Jakarta, Munadi, kembali menampilkan karyanya dalam sebuah pameran seni rupa yang digelar di ibu kota. Dalam karya terbarunya berjudul “Air Mengalir” (2025), Munadi menyoroti persoalan lingkungan hidup yang semakin mengkhawatirkan, khususnya terkait kerusakan hutan dan hilangnya ruang hijau di perkotaan.

Lukisan berukuran 90 x 117 cm, dikerjakan dengan media akrilik di atas kanvas, menampilkan gambaran air hujan yang semestinya menjadi simbol keberkahan bagi kehidupan di bumi. Namun, melalui komposisi warna dan alur visual yang dramatis, Munadi menegaskan bahwa air yang turun dari langit kini kerap menjadi pemicu bencana akibat kerusakan alam yang dilakukan manusia.

“Air hujan membawa keberkahan. Tapi hari ini, air yang sama sering berubah menjadi musibah,” ujar Munadi dalam penjelasan karyanya. Ia menyoroti bagaimana penggundulan hutan, alih fungsi lahan hijau, pembangunan gedung bertingkat, perluasan permukiman, hingga sampah perkotaan menjadikan air hujan kehilangan daerah resapannya.

“Air yang mengalir akhirnya hanya menjadi genangan bercampur lumpur dan sampah, menjadi jebakan dalam kehidupan masyarakat modern,” ungkapnya lagi.

Melalui “Air Mengalir”, Munadi mengajak publik merenungkan kembali hubungan manusia dengan alam. Ia menegaskan bahwa air seharusnya menjadi sumber kehidupan dan membawa keberkahan, bukan penderitaan.

Munadi merupakan pelukis asal Jakarta yang telah lama berkarya di dunia seni rupa Indonesia. Ia dikenal sebagai seniman yang konsisten mengangkat isu sosial, lingkungan, dan kemanusiaan dalam karya-karyanya. Gaya lukisannya memadukan unsur realisme dan ekspresionisme, dengan penggunaan warna yang kuat dan simbol-simbol visual yang sarat makna.

Sejak awal kariernya pada dekade sebelumnya, Munadi aktif mengikuti berbagai pameran tunggal maupun pameran bersama, baik di Jakarta maupun di sejumlah kota besar lain di Indonesia. Karyanya banyak diapresiasi karena kedekatannya dengan pengalaman hidup masyarakat urban serta kepeduliannya terhadap kerusakan lingkungan yang semakin nyata.

Selain melukis, Munadi juga kerap terlibat dalam kegiatan seni komunitas, berbagi pengalaman mengenai teknik akrilik, serta memberi ruang dialog mengenai peran seni dalam menyuarakan kritik sosial.

Dengan rekam jejak panjang di belantara seni rupa Indonesia, Munadi tetap hadir sebagai sosok seniman yang tidak hanya memproduksi karya estetis, namun juga menyampaikan pesan moral dan refleksi mendalam tentang kondisi zaman.*** (Tri Yuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota

4 Juli 2026 - 21:00 WIB

Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung

4 Juli 2026 - 15:29 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Trending di ANJUNGAN