Menu

Mode Gelap
Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing Bantuan Perbaikan Rumah Rp30 Juta bagi Korban Gempa NTT Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan 49,29% Warga Jakarta Masuk MBT, Pramono Dorong Rusun Jadi Public Housing Kesehatan Gubernur Tak Ganggu Pemerintahan Aceh, Bima Arya: Tugas Berjalan Lewat Pendelegasian Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan

TNI-POLRI

Amankan Jalur Laut Periode Nataru, TNI AL Siagakan Puluhan Alutsista dan Personel

badge-check


 Asops Kasal, Laksamana Muda TNI AL, Yayan Sofiyan saat konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok. Perbesar

Asops Kasal, Laksamana Muda TNI AL, Yayan Sofiyan saat konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok.

Wartatrans.com, JAKARTA – Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar Operasi Pengamanan Terpadu di seluruh wilayah perairan Indonesia.

Operasi ini merupakan hasil sinergi antara TNI AL dengan Kementerian Perhubungan serta berbagai instansi maritim terkait. Fokus utama pengamanan mencakup lintasan laut, sungai, danau, serta jalur penyeberangan strategis yang rawan kepadatan selama masa liburan.

TNI AL menyiagakan puluhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) termasuk kapal perang, kapal patroli cepat, serta helikopter maritim. Selain itu, ratusan personel TNI AL diterjunkan di titik-titik rawan guna memastikan kelancaran arus transportasi laut dan mencegah potensi gangguan keamanan.

Operasi pengamanan dijadwalkan berlangsung sejak H-7 sebelum Natal 2025 hingga H+7 setelah Tahun Baru 2026. Kegiatan ini juga melibatkan patroli laut intensif, pemantauan jalur pelayaran, hingga inspeksi keselamatan kapal penumpang.

Keterlibatan aktif TNI AL dalam pengamanan ini merupakan instruksi langsung dari Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali setelah berkoordinasi intensif dengan Menteri Perhubungan yang diteruskan ke seluruh jajaran unsur operasional guna mendukung penuh Pengamanan Terpadu ini.

Asops Kasal, Laksamana Muda TNI, Yayan Sofiyan menjelaskan, “TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar Operasi Pengamanan Terpadu di seluruh wilayah perairan Indonesia bersama Kemenhub dan unsur jajaran lainnya, ini merupakan bahwa negara hadir dalam Pengamanan dan Kenyamanan rakyat terutama dalam periode masa Nattaru, dan juga operasi perbantuan penanggulangan bencana di Sumatera, ungkapnya” pada konferensi pers di Terminal Penumpang Nusantara Pura II Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (25/12/2025).

Secara nasional, seluruh jajaran di bawah Koarmada, Kodaeral, hingga Lanal telah diperintahkan untuk menyiagakan KRI, KAL, dan Patkamla sesuai eskalasi kebutuhan di lapangan melalui koordinasi ketat dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Hubla, termasuk penempatan personel di pelabuhan umum untuk memperkuat pengamanan obyek vital. Bahkan di Tempat Wisata Danau Toba juga disiapkan 2 RHIB dari Kodaeral I untuk antisipasi pengamanan terhadap wisatawan yang berlibur di Danau Toba.

Di luar pengamanan khusus periode Nataru, TNI AL tetap menjaga kedaulatan wilayah dengan operasi rutin yang melibatkan 30 hingga 40 KRI setiap harinya. Selain itu dalam situasi darurat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, TNI AL mengerahkan operasi perbantuan penanggulangan bencana alam.

Dalam misi kemanusiaan ini, TNI AL tidak hanya mengerahkan kekuatan alutsista, tetapi juga memobilisasi pendistribusian bantuan logistik dengan total estimasi mencapai lebih dari 1.500 ton guna mempercepat pemulihan di wilayah terdampak. Dukungan logistik tersebut mencakup puluhan ribu paket bahan pangan dan lebih dari 11.000 karung beras.

Selain bantuan pangan dan sandang, operasi ini juga melaksanakan pergeseran alat berat strategis seperti ekskavator, dump truck, truk tangki, armada pemadam kebakaran, alat berat dan bantuan spesifik berupa 100 unit genset dan perangkat Starlink guna memastikan pemulihan infrastruktur energi dan jaringan komunikasi berjalan optimal di tengah situasi darurat di wilayah terdampak, serta dalam percepatan rekonstruksi, TNI AL sedang melaksanakan pergeseran 3 Batalyon Zeni TNI AD dan 2 Yon TP TNI AD dari Surabaya, Balikpapan dan Pontianak.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bantuan Perbaikan Rumah Rp30 Juta bagi Korban Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan

23 Agustus 2026 - 06:58 WIB

49,29% Warga Jakarta Masuk MBT, Pramono Dorong Rusun Jadi Public Housing

23 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Kesehatan Gubernur Tak Ganggu Pemerintahan Aceh, Bima Arya: Tugas Berjalan Lewat Pendelegasian

23 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan

23 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Kisah Porter Sunarto Rawat Anak Berkebutuhan Khusus, KAI Services Beri Bantuan di Stasiun Bandung

22 Agustus 2026 - 21:40 WIB

IPCC Layani Sepenuh Hati, Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

22 Agustus 2026 - 21:21 WIB

KAI Commuter Dekatkan Transportasi Publik dengan Generasi Muda Lewat Commuter Skate Games

22 Agustus 2026 - 20:57 WIB

KSOP Ambon Gelar Top Drill di Kapal Penumpang

22 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kemenhub Perkuat Budaya Kespel Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal PELNI

22 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Trending di ANJUNGAN