Menu ✖

Mode Gelap
INACA Dorong Percepatan Pembebasan Pajak Suku Cadang Pesawat AHY Menanggapi Penghentian Pembangunan Pusat Data AI oleh Gubernur Jabar KDM Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

NASIONAL

Bangkai Gajah Sumatera Ditemukan Tertimbun Kayu dan Lumpur di Pidie Jaya

badge-check


 Bangkai Gajah Sumatera Ditemukan Tertimbun Kayu dan Lumpur di Pidie Jaya Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Warga Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, dikejutkan oleh penemuan bangkai seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) pada Sabtu (29/11). Bangkai hewan dilindungi tersebut ditemukan dalam kondisi tertimbun material kayu, lumpur, dan sisa-sisa banjir di kawasan dekat permukiman warga.

Penemuan itu terjadi saat warga melakukan pengecekan kondisi lingkungan pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut. Gajah tersebut ditemukan tidak jauh dari aliran Sungai Meureudu, tepatnya di area yang sebelumnya terimbas arus deras dan membawa banyak material dari hulu.

Menurut keterangan warga, kemunculan gajah di area itu merupakan hal yang sangat tidak biasa. Selama ini, gajah liar jarang terlihat mendekati permukiman karena habitatnya berada jauh di pedalaman hutan.

“Kami sangat terkejut. Tidak pernah ada gajah muncul di kampung ini. Sepertinya gajah itu hanyut dari hutan saat banjir,” ujar seorang warga Meunasah Lhok yang ikut melihat lokasi kejadian.

Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama aparat setempat yang turun ke lokasi menduga gajah tersebut terbawa banjir besar pada Selasa (25/11), setelah Sungai Meureudu meluap akibat curah hujan ekstrem. Arus kuat dan longsoran material dari hulu diduga membuat hewan besar itu terseret hingga ke area yang berjarak beberapa kilometer dari habitat alaminya.

Tim gabungan kini masih melakukan identifikasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian, umur gajah, serta dugaan apakah ada luka akibat benturan selama terbawa arus. Proses evakuasi bangkai gajah juga sedang disiapkan, mengingat ukurannya yang besar dan kondisi medan yang sulit.

BKSDA mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor bila menemukan satwa liar lain yang terdampak banjir. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan di kawasan hutan sekitar untuk memastikan tidak ada kelompok gajah lain yang tersesat atau membutuhkan penanganan darurat.

Peristiwa ini menambah daftar panjang dampak ekologis dari bencana banjir di wilayah Aceh, terutama terhadap satwa liar yang habitatnya berada di kawasan rawan longsor dan aliran sungai besar.*** (Nyaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan

13 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Trending di RAGAM