Menu

Mode Gelap
Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran  Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

NASIONAL

Bangkai Gajah Sumatera Ditemukan Tertimbun Kayu dan Lumpur di Pidie Jaya

badge-check


 Bangkai Gajah Sumatera Ditemukan Tertimbun Kayu dan Lumpur di Pidie Jaya Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Warga Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, dikejutkan oleh penemuan bangkai seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) pada Sabtu (29/11). Bangkai hewan dilindungi tersebut ditemukan dalam kondisi tertimbun material kayu, lumpur, dan sisa-sisa banjir di kawasan dekat permukiman warga.

Penemuan itu terjadi saat warga melakukan pengecekan kondisi lingkungan pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut. Gajah tersebut ditemukan tidak jauh dari aliran Sungai Meureudu, tepatnya di area yang sebelumnya terimbas arus deras dan membawa banyak material dari hulu.

Menurut keterangan warga, kemunculan gajah di area itu merupakan hal yang sangat tidak biasa. Selama ini, gajah liar jarang terlihat mendekati permukiman karena habitatnya berada jauh di pedalaman hutan.

“Kami sangat terkejut. Tidak pernah ada gajah muncul di kampung ini. Sepertinya gajah itu hanyut dari hutan saat banjir,” ujar seorang warga Meunasah Lhok yang ikut melihat lokasi kejadian.

Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama aparat setempat yang turun ke lokasi menduga gajah tersebut terbawa banjir besar pada Selasa (25/11), setelah Sungai Meureudu meluap akibat curah hujan ekstrem. Arus kuat dan longsoran material dari hulu diduga membuat hewan besar itu terseret hingga ke area yang berjarak beberapa kilometer dari habitat alaminya.

Tim gabungan kini masih melakukan identifikasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian, umur gajah, serta dugaan apakah ada luka akibat benturan selama terbawa arus. Proses evakuasi bangkai gajah juga sedang disiapkan, mengingat ukurannya yang besar dan kondisi medan yang sulit.

BKSDA mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor bila menemukan satwa liar lain yang terdampak banjir. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan di kawasan hutan sekitar untuk memastikan tidak ada kelompok gajah lain yang tersesat atau membutuhkan penanganan darurat.

Peristiwa ini menambah daftar panjang dampak ekologis dari bencana banjir di wilayah Aceh, terutama terhadap satwa liar yang habitatnya berada di kawasan rawan longsor dan aliran sungai besar.*** (Nyaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Kementerian Kehutanan, WCS Indonesia, dan CMA CGM Perkuat Kemitraan Logistik untuk Memberantas Perdagangan Ilegal Satwa Liar

3 Juli 2026 - 15:27 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

Trending di ANJUNGAN