Menu

Mode Gelap
Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

SOSOK

Beby Salsabila, Duta Budaya Asia yang Menjembatani Bahasa dan Cerita

badge-check


 Beby Salsabila, Duta Budaya Asia yang Menjembatani Bahasa dan Cerita Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Di tengah derasnya arus globalisasi, peran generasi muda dalam menjembatani budaya lintas negara menjadi semakin krusial. Sosok itu tercermin dalam diri Beby Salsabila Mulyono, penulis skenario dan content creator yang kini dikenal sebagai representasi Ambassador Culture of Asia.

Beby memulai langkahnya di industri televisi sebagai Junior Kreatif dalam sinetron Cinta di Langit Taj Mahal yang tayang di ANTV. Pengalaman itu menjadi pintu masuk menuju berbagai proyek besar lainnya seperti Surga Yang Kedua di SCTV, hingga serial Azab, Pintu Berkah, dan Kisah Nyata. Dalam sejumlah judul tersebut, ia terlibat aktif dalam pengembangan ide cerita dan alur dramatik, bahkan beberapa episodenya meraih top rating.

“Bagi saya, menulis itu bukan sekadar pekerjaan, tapi cara untuk menyampaikan nilai dan budaya. Cerita bisa menjadi jembatan yang menghubungkan banyak latar belakang,” ujar Beby.

Pengalaman lintas budaya yang ia miliki menjadi fondasi kuat dalam perjalanan kreatifnya. Saat menempuh studi bahasa di Korea Selatan, Beby tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga menyerap dinamika kehidupan dan budaya setempat. Pengalaman itu kemudian ia tuangkan dalam film Do Wa Ju Se Yo pada 2024.

“Saya ingin menunjukkan bahwa pengalaman sebagai mahasiswa di luar negeri bukan hanya soal belajar di kelas, tapi juga memahami cara hidup, budaya, dan cara berpikir yang berbeda,” katanya.

Pada 2025, Beby kembali terlibat dalam proyek sinetron Terlanjur Indah produksi MD TV. Keterlibatan ini semakin memperkuat posisinya sebagai kreator yang mampu menggabungkan perspektif lokal dan internasional dalam satu karya.

Kemampuan bahasa menjadi salah satu kekuatan utama Beby. Selain fasih berbahasa Indonesia dan Inggris, ia juga menguasai bahasa Korea, serta memiliki pengalaman belajar Bahasa Arab Fusha selama satu tahun. Ia juga pernah mengikuti program pertukaran pelajar di Perth, Australia.

“Bahasa adalah kunci untuk membuka budaya. Semakin banyak bahasa yang kita pahami, semakin luas cara kita melihat dunia,” ungkapnya.

Ke depan, Beby berencana melanjutkan studinya untuk memperdalam Bahasa Arab di Yordania atau Kairo, Mesir, serta mempelajari Bahasa Mandarin di Zhejiang University, Hangzhou, China. Langkah ini menjadi bagian dari komitmennya dalam memperluas pemahaman terhadap budaya Asia.

Di ranah digital, Beby aktif sebagai content creator di TikTok dan Instagram. Ia membagikan konten seputar kehidupan mahasiswa di Korea, budaya populer Asia, hingga pengalaman lintas negara. Konten tersebut mendapat respons luas dan membuka peluang berbagai kerja sama.

“Saya ingin konten yang saya buat bukan hanya menghibur, tapi juga memberi perspektif baru tentang Asia. Kita punya banyak kesamaan, dan itu yang ingin saya tunjukkan,” tuturnya.

Perjalanan Beby menunjukkan bahwa peran duta budaya tidak selalu hadir dalam forum resmi. Melalui karya, bahasa, dan konsistensi, ia membuktikan bahwa generasi muda mampu menjadi penghubung antarbangsa—membawa wajah Asia yang lebih dekat, hangat, dan saling memahami.*** (Daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengintip Transformasi PELNI di Bawah Kepemimpinan Tri Andayani

19 Juni 2026 - 12:49 WIB

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

18 Juni 2026 - 09:04 WIB

Yusuf Kurniawan Raih Penghargaan Inspiring Frontliner of the Month KAI Services April 2026

26 Mei 2026 - 10:10 WIB

Rangga Titiswara Bangun Bisnis Kuliner dengan Fokus pada Pelayanan dan Pengembangan SDM

21 Mei 2026 - 22:01 WIB

Canda Jakarta dalam Goresan Munadi, Kartun Jadi Cermin Sosial di JAKARTUN 2026

22 April 2026 - 07:10 WIB

Trubus Pelukis Potret Kartini, Karya Lahir di Tengah Revolusi

21 April 2026 - 19:49 WIB

Nina Septiana Nugroho, Konsisten Dukung FORWAN

13 April 2026 - 21:08 WIB

Dirut InJourney Airports Terpilih jadi Anggota Dewan ACI Asia Pasifik dan Timur Tengah

12 April 2026 - 11:17 WIB

Pelukis Cilik Jakarta Siap Gelar Pameran, Terinspirasi Vincent van Gogh

9 April 2026 - 07:12 WIB

Jejak Kreatif Maryoko Aiko Atmodiningrat, dari Majalah Remaja hingga Dunia Periklanan

8 April 2026 - 08:13 WIB

Trending di SENI BUDAYA