Wartatrans.com, JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melaksanakan kegiatan anjangsana kepada para mantan Kepala BNN. Kali ini, rombongan yang dipimpin Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Irjen Pol. Tantan Sulistyana, mengunjungi kediaman Komjen Pol. (Purn.) Heru Winarko di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (18/6).
Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bagian dari upaya BNN untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan penghormatan kepada para pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan dan perkembangan kelembagaan BNN.

Dalam kesempatan itu, Heru Winarko yang menjabat sebagai Kepala BNN RI periode 2018–2020 menyampaikan sejumlah pandangan terkait pentingnya memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Menurut Heru, keberhasilan program pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah di tingkat paling bawah.
Ia menegaskan bahwa kelurahan memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, peran kelurahan perlu terus diperkuat dalam mendukung berbagai program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, Heru juga menyoroti pentingnya memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah agar setiap program yang dijalankan tidak hanya berhenti pada dukungan administratif, tetapi juga diikuti dengan implementasi nyata di lapangan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Sestama BNN RI Irjen Pol. Tantan Sulistyana menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dan pandangan yang diberikan Heru Winarko. Menurutnya, pengalaman serta pemikiran para mantan Kepala BNN merupakan referensi berharga dalam memperkuat strategi BNN menghadapi tantangan peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang semakin kompleks.
“Pengalaman dan pemikiran para pendahulu menjadi bekal penting bagi BNN dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk menghadapi tantangan narkotika yang terus berkembang,” ujarnya.
Melalui kegiatan anjangsana ini, BNN berharap semangat pengabdian, keteladanan, dan kolaborasi yang telah dibangun para pendahulu dapat terus menjadi inspirasi dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).***
(LEP)


























