Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

SUMBER DAYA

BPSDMP Lepas Lulusan Diklat di BP2TL Jakarta

badge-check


 Pelantikan di BP2TL Perbesar

Pelantikan di BP2TL

Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) melalui Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta gelar Pelepasan Diklat Peningkatan Tingkat III, IV, dan V Tahun 2025 serta Penutupan Diklat Syahbandar Pelabuhan Perikanan, hasil kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Mengusung tema “Transformasi Pelaut Masa Depan dan SDM Bidang Kelautan dan Perikanan dengan Pondasi Mental Health serta Penguatan Kompetensi Unggul”, kegiatan ini berlangsung di BP2TL Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ini sebagai wujud komitmen BPSDMP dalam menyiapkan sumber daya manusia maritim yang profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap dinamika sektor kemaritiman nasional maupun global.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Djarot Tri Wardhono menegaskan, penguatan SDM merupakan kunci utama dalam menjaga kedaulatan dan keberlanjutan sektor maritim Indonesia.

“Indonesia adalah negara maritim yang berdaulat. Laut bukanlah pemisah antarpulau, melainkan pemersatu bangsa, penghubung budaya, ekonomi, dan kedaulatan nasional. Kedaulatan sejati tidak hanya diukur dari luas wilayah laut, tetapi dari kemampuan kita menjaga, mengelola, dan memanfaatkannya secara berdaulat dan bertanggungjawab,” urainya.

Dia menyampaikan, pelaut dan insan syahbandar masa depan dituntut terus bertransformasi seiring pesatnya perkembangan industri maritim global, sekaligus memiliki ketangguhan mental dalam menghadapi tantangan kerja di sektor kemaritiman.

“Transformasi pelaut masa depan tidak hanya menuntut penguasaan aspek teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap digitalisasi, smart port, green shipping, serta standar internasional,” ungkapnya.

Semua itu harus didukung dengan disiplin, komitmen, dan karakter yang kuat. Di tengah tingginya tekanan dan risiko kerja sektor maritim, kesehatan mental menjadi pondasi utama agar pelaut tidak hanya terampil, tetapi juga stabil secara emosional dan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan manusiawi.

Masih dalam rangkaian upacara pelepasan diklat, BP2TL Jakarta juga menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) berupa 25 unit life jacket dan tiga unit kursi roda kepada Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keselamatan dan pelayanan transportasi laut, khususnya bagi kru dan awak kapal yang bertugas di wilayah perairan DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

Penyerahan bantuan CSR dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPSDMP Perhubungan dan diterima oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut.

Menanggapi penyaluran bantuan tersebut, Kepala Bidang Pelayaran dan Penerbangan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Fatchuri menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BP2TL Jakarta atas bantuan CSR berupa alat keselamatan dan kursi roda bagi kru dan awak kapal kami. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan alat keselamatan serta menjadi role model dalam penerapan keselamatan transportasi laut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP2TL Jakarta Heru Widada, menyampaikan bahwa pelepasan diklat ini diikuti oleh ratusan peserta diklat dari berbagai jenjang.

Adapun jumlah lulusan terdiri atas 132 peserta Diklat Peningkatan Tingkat III Angkatan XIII, 88 peserta Diklat Peningkatan Tingkat IV Angkatan XXV, dan 66 peserta Diklat Peningkatan Tingkat V Angkatan XXV.

Selain itu, Diklat Syahbandar Pelabuhan Perikanan diikuti 79 peserta, yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran sesuai dengan kurikulum dan standar kompetensi yang ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, BPSDMP Perhubungan berharap para lulusan mampu menerapkan kompetensi yang telah diperoleh selama pendidikan dan pelatihan, menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab.

Selanjutnya, juga berkontribusi aktif dalam peningkatan keselamatan pelayaran, pelayanan kepelabuhanan, dan pembangunan sektor maritim nasional. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

15 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan

15 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Peduli Pendidikan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Beasiswa untuk 50 Peserta Didik

15 Oktober 2026 - 19:55 WIB

KKP Dorong Pengakuan Sertifikat Pelaut Perikanan Indonesia di Portugal dan Spanyol

15 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Menhub Dudy Lantik Sejumlah Pejabat, Tekankan Integritas dan Keselamatan

14 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Perluas Pasar Ekspor-Impor, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

14 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

13 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

13 Oktober 2026 - 22:54 WIB

KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan

13 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Trending di ANJUNGAN