Menu

Mode Gelap
Kontribusi Pajak KAI Group Tembus Rp6,98 Triliun pada 2025, Naik 66 Persen Pengguna Tarif Reduksi Disabilitas KAI Melonjak 200 Persen pada Semester I 2026 KKP Percepat Rehabilitasi Tambak di Aceh, Targetkan 15.000 Hektare Kembali Beroperasi Tahun Ini KAI Sediakan 124 Water Station Gratis di 58 Stasiun, Dukung Kebutuhan Penumpang dan Kurangi Sampah Plastik Harry De Fretes Hidupkan Semangat Persahabatan dan Musik Betawi Lewat Single “I Love You, Bestie” ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026

SUMBER DAYA

BPSDMP Lepas Lulusan Diklat di BP2TL Jakarta

badge-check


 Pelantikan di BP2TL Perbesar

Pelantikan di BP2TL

Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) melalui Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta gelar Pelepasan Diklat Peningkatan Tingkat III, IV, dan V Tahun 2025 serta Penutupan Diklat Syahbandar Pelabuhan Perikanan, hasil kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Mengusung tema “Transformasi Pelaut Masa Depan dan SDM Bidang Kelautan dan Perikanan dengan Pondasi Mental Health serta Penguatan Kompetensi Unggul”, kegiatan ini berlangsung di BP2TL Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ini sebagai wujud komitmen BPSDMP dalam menyiapkan sumber daya manusia maritim yang profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap dinamika sektor kemaritiman nasional maupun global.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Djarot Tri Wardhono menegaskan, penguatan SDM merupakan kunci utama dalam menjaga kedaulatan dan keberlanjutan sektor maritim Indonesia.

“Indonesia adalah negara maritim yang berdaulat. Laut bukanlah pemisah antarpulau, melainkan pemersatu bangsa, penghubung budaya, ekonomi, dan kedaulatan nasional. Kedaulatan sejati tidak hanya diukur dari luas wilayah laut, tetapi dari kemampuan kita menjaga, mengelola, dan memanfaatkannya secara berdaulat dan bertanggungjawab,” urainya.

Dia menyampaikan, pelaut dan insan syahbandar masa depan dituntut terus bertransformasi seiring pesatnya perkembangan industri maritim global, sekaligus memiliki ketangguhan mental dalam menghadapi tantangan kerja di sektor kemaritiman.

“Transformasi pelaut masa depan tidak hanya menuntut penguasaan aspek teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap digitalisasi, smart port, green shipping, serta standar internasional,” ungkapnya.

Semua itu harus didukung dengan disiplin, komitmen, dan karakter yang kuat. Di tengah tingginya tekanan dan risiko kerja sektor maritim, kesehatan mental menjadi pondasi utama agar pelaut tidak hanya terampil, tetapi juga stabil secara emosional dan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan manusiawi.

Masih dalam rangkaian upacara pelepasan diklat, BP2TL Jakarta juga menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) berupa 25 unit life jacket dan tiga unit kursi roda kepada Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keselamatan dan pelayanan transportasi laut, khususnya bagi kru dan awak kapal yang bertugas di wilayah perairan DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

Penyerahan bantuan CSR dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPSDMP Perhubungan dan diterima oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut.

Menanggapi penyaluran bantuan tersebut, Kepala Bidang Pelayaran dan Penerbangan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Fatchuri menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BP2TL Jakarta atas bantuan CSR berupa alat keselamatan dan kursi roda bagi kru dan awak kapal kami. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan alat keselamatan serta menjadi role model dalam penerapan keselamatan transportasi laut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP2TL Jakarta Heru Widada, menyampaikan bahwa pelepasan diklat ini diikuti oleh ratusan peserta diklat dari berbagai jenjang.

Adapun jumlah lulusan terdiri atas 132 peserta Diklat Peningkatan Tingkat III Angkatan XIII, 88 peserta Diklat Peningkatan Tingkat IV Angkatan XXV, dan 66 peserta Diklat Peningkatan Tingkat V Angkatan XXV.

Selain itu, Diklat Syahbandar Pelabuhan Perikanan diikuti 79 peserta, yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran sesuai dengan kurikulum dan standar kompetensi yang ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, BPSDMP Perhubungan berharap para lulusan mampu menerapkan kompetensi yang telah diperoleh selama pendidikan dan pelatihan, menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab.

Selanjutnya, juga berkontribusi aktif dalam peningkatan keselamatan pelayaran, pelayanan kepelabuhanan, dan pembangunan sektor maritim nasional. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Rehabilitasi Tambak di Aceh, Targetkan 15.000 Hektare Kembali Beroperasi Tahun Ini

26 Juli 2026 - 16:00 WIB

KKP Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan Lewat Aturan Baru dan Standar Internasional

25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Sekolah Alam Aceh Tengah dan Desa Hakim Bale Bujang Kolaborasi Jaga Sungai Peusangan

25 Juli 2026 - 17:19 WIB

IDSurvey Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Pendidikan Anak Lewat Program “Berdaya Bersama, Melayani dengan Hati”

25 Juli 2026 - 14:27 WIB

Kolaborasi Sosial Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Kodim 0502/Jakarta Utara Hadirkan 300 Paket Sembako

25 Juli 2026 - 08:55 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kinerja, Operasional Tumbuh Positif pada Semester I 2026

25 Juli 2026 - 08:47 WIB

Optimalkan Produktivitas Bongkar Muat, IPC TPK Teluk Bayur Teken Kontrak Pelayanan dengan Empat Mitra Pelayaran

24 Juli 2026 - 21:41 WIB

Renovasi Sekolah Ketiga Rampung, CMA CGM Foundation dan Happy Hearts Indonesia Beri Manfaat bagi 700 Siswa Jakarta

24 Juli 2026 - 11:56 WIB

Perkuat Budaya K3, TPK Teluk Lamong Gelar Safety Forum untuk Operasional Andal

24 Juli 2026 - 08:14 WIB

Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan

23 Juli 2026 - 16:11 WIB

Trending di ANJUNGAN