Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy Instruksikan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8 jadi Prioritas Cegah Gratifikasi, Terminal Teluk Lamong Perkuat Budaya Integritas di Lingkungan Perusahaan Brantas Abipraya Sabet 4 Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026 Jasa Marga Kembangkan Ekosistem di Jalan Tol, Capex 2026 Rp12 Triliun Insiden KMP Virgo Transport 8, Sebanyak 6 Penumpang Meninggal Kemenhub Koordinasikan Operasi SAR dan Evakuasi Korban KMP Virgo Transport 8

SUMBER DAYA

BPSDMP Lepas Lulusan Diklat di BP2TL Jakarta

badge-check


 Pelantikan di BP2TL Perbesar

Pelantikan di BP2TL

Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) melalui Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta gelar Pelepasan Diklat Peningkatan Tingkat III, IV, dan V Tahun 2025 serta Penutupan Diklat Syahbandar Pelabuhan Perikanan, hasil kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Mengusung tema “Transformasi Pelaut Masa Depan dan SDM Bidang Kelautan dan Perikanan dengan Pondasi Mental Health serta Penguatan Kompetensi Unggul”, kegiatan ini berlangsung di BP2TL Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ini sebagai wujud komitmen BPSDMP dalam menyiapkan sumber daya manusia maritim yang profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap dinamika sektor kemaritiman nasional maupun global.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Djarot Tri Wardhono menegaskan, penguatan SDM merupakan kunci utama dalam menjaga kedaulatan dan keberlanjutan sektor maritim Indonesia.

“Indonesia adalah negara maritim yang berdaulat. Laut bukanlah pemisah antarpulau, melainkan pemersatu bangsa, penghubung budaya, ekonomi, dan kedaulatan nasional. Kedaulatan sejati tidak hanya diukur dari luas wilayah laut, tetapi dari kemampuan kita menjaga, mengelola, dan memanfaatkannya secara berdaulat dan bertanggungjawab,” urainya.

Dia menyampaikan, pelaut dan insan syahbandar masa depan dituntut terus bertransformasi seiring pesatnya perkembangan industri maritim global, sekaligus memiliki ketangguhan mental dalam menghadapi tantangan kerja di sektor kemaritiman.

“Transformasi pelaut masa depan tidak hanya menuntut penguasaan aspek teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap digitalisasi, smart port, green shipping, serta standar internasional,” ungkapnya.

Semua itu harus didukung dengan disiplin, komitmen, dan karakter yang kuat. Di tengah tingginya tekanan dan risiko kerja sektor maritim, kesehatan mental menjadi pondasi utama agar pelaut tidak hanya terampil, tetapi juga stabil secara emosional dan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan manusiawi.

Masih dalam rangkaian upacara pelepasan diklat, BP2TL Jakarta juga menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) berupa 25 unit life jacket dan tiga unit kursi roda kepada Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keselamatan dan pelayanan transportasi laut, khususnya bagi kru dan awak kapal yang bertugas di wilayah perairan DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

Penyerahan bantuan CSR dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPSDMP Perhubungan dan diterima oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut.

Menanggapi penyaluran bantuan tersebut, Kepala Bidang Pelayaran dan Penerbangan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Fatchuri menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BP2TL Jakarta atas bantuan CSR berupa alat keselamatan dan kursi roda bagi kru dan awak kapal kami. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan alat keselamatan serta menjadi role model dalam penerapan keselamatan transportasi laut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP2TL Jakarta Heru Widada, menyampaikan bahwa pelepasan diklat ini diikuti oleh ratusan peserta diklat dari berbagai jenjang.

Adapun jumlah lulusan terdiri atas 132 peserta Diklat Peningkatan Tingkat III Angkatan XIII, 88 peserta Diklat Peningkatan Tingkat IV Angkatan XXV, dan 66 peserta Diklat Peningkatan Tingkat V Angkatan XXV.

Selain itu, Diklat Syahbandar Pelabuhan Perikanan diikuti 79 peserta, yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran sesuai dengan kurikulum dan standar kompetensi yang ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, BPSDMP Perhubungan berharap para lulusan mampu menerapkan kompetensi yang telah diperoleh selama pendidikan dan pelatihan, menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab.

Selanjutnya, juga berkontribusi aktif dalam peningkatan keselamatan pelayaran, pelayanan kepelabuhanan, dan pembangunan sektor maritim nasional. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cegah Gratifikasi, Terminal Teluk Lamong Perkuat Budaya Integritas di Lingkungan Perusahaan

13 September 2026 - 20:02 WIB

FIFGROUP Bersama Astra Financial Dukung Peningkatan Literasi Keuangan Masyarakat Lewat SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

13 September 2026 - 10:31 WIB

Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Pati Ditetapkan Sebagai Kejadian Luar Biasa, Korban Bertambah Banyak

11 September 2026 - 22:51 WIB

Akal Sehat dan Pohon Ilmu

11 September 2026 - 19:28 WIB

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

11 September 2026 - 18:31 WIB

Wartatrans.com Perkuat Jejaring Akademisi, Lima Akademisi Bergabung sebagai Kontributor

11 September 2026 - 18:19 WIB

Perkuat Konektivitas, DAMRI Hubungkan BIJB Kertajati dengan Bandung dan Indramayu

11 September 2026 - 18:18 WIB

IPCM Ajak Generasi Muda Melek Investasi, Wujudkan Generasi Cerdas Finansial

11 September 2026 - 18:10 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Operasional, IPC TPK Sabet Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

11 September 2026 - 18:01 WIB

Dukung Pencarian Jurnalis, Pelindo Banten Buka Akses Pelabuhan Ciwandan untuk Kapal SAR Basarnas

11 September 2026 - 13:49 WIB

Trending di ANJUNGAN