Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Layanan Kepelabuhanan di Kupang Fokus Penanganan Penumpang, Kemenhub Pastikan Penanggulangan Kebakaran KMP Batumandi Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026 Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026 ASDP: Kebakaran KMP Batumandi di Sekitar Pulau Merak Besar, Penumpang Selamat

SUMBER DAYA

60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DCTP 2026

badge-check


 60 Profesional 24 Negara Ikuti Indonesia-ICAO DCTP 2026 Perbesar

Wartatrans.com, TANGERANG – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) kembali memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) penerbangan global, melalui penyelenggaraan Indonesia-ICAO Developing Countries Training Programme (DCTP) 2026.

Program ini, diikuti 60 profesional penerbangan dari 24 negara anggota International Civil Aviation Organization (ICAO).

Penyelenggaraan Indonesia-ICAO DCTP 2026 merupakan tahun keenam keterlibatan aktif Indonesia dalam program pengembangan kapasitas global ICAO.

Kegiatan yang digelar sejak 31 Agustus s.d 4 September 2026 ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi profesional penerbangan sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang keselamatan dan pengembangan SDM penerbangan.

Kepala PPSDMPU, M. Abrar Tuntalanai mengungkapkan, melalui program ini Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung inisiatif pengembangan kapasitas global ICAO melalui penyelenggaraan program pelatihan berkualitas dan kerja sama internasional.

“Program ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi tenaga pelatihan dan profesional keselamatan penerbangan sekaligus mendorong penerapan ICAO Standards and Recommended Practices (SARPs). DCTP 2026 juga sejalan dengan semangat ICAO melalui inisiatif “No Country Left Behind”, yang mendorong kesetaraan kesempatan bagi negara-negara anggota untuk meningkatkan kapasitas penerbangannya melalui pelatihan berkualitas dan kolaborasi internasional,” urainya.

Indonesia-ICAO DCTP 2026 diselenggarakan oleh PPSDMPU melalui Politeknik Penerbangan Surabaya bekerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Program Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST).

Program tersebut merupakan salah satu upaya Indonesia dalam berbagi pengetahuan, pengalaman, dan penguatan kapasitas dengan negara-negara berkembang.

Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri, Kementerian Sekretariat Negara Noviyanti, menyampaikan, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta melalui pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan di organisasi masing-masing dan berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan penerbangan secara berkelanjutan.

“Program ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan dan kompetensi yang relevan bagi peserta, tetapi juga membuka ruang untuk berbagi pengalaman, praktik terbaik, serta memperkuat kerja sama antarprofesional penerbangan dari berbagai negara,” ujarnya.

Indonesia-ICAO DCTP 2026 mencakup empat program pelatihan, yaitu Development TPM for an ATO, Training Managers Course, Training Instructor Course, dan Ramp Safety Awareness.

Tiga program pertama dilaksanakan selama lima hari, sedangkan Ramp Safety Awareness berlangsung selama tiga hari.

Para peserta berasal dari 24 negara antara lain Angola, Bangladesh, Burkina Faso, Ethiopia, Ghana, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Kenya, Liberia, Madagaskar, Malaysia, Namibia, Nigeria, Filipina, Rwanda, Sri Lanka, Sudan Selatan, Tanzania, Timor-Leste, Togo, Türkiye, Ukraina, dan Vietnam.

Seluruh pelatihan dilaksanakan secara tatap muka berbasis kelas dengan pendekatan yang mendorong interaksi langsung antara instruktur dan peserta. Kegiatan diisi dengan diskusi, pembahasan kasus, pertukaran pengalaman, serta berbagi praktik terbaik di bidang penerbangan.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Suharto, di tempat terpisah mengungkapkan, kolaborasi yang dilakukan antara Kemenhub dan Kemsetneg dalam pemberian bantuan pelatihan untuk negara-negara berkembang dapat memperkuat kerja sama internasional dan memberikan manfaat bagi Indonesia dan negara mitra.

“Kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Sekretariat Negara dalam penyelenggaraan Indonesia-ICAO DCTP 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan kapasitas SDM di negara-negara berkembang pada sektor transportasi, khususnya penerbangan. Diharapkan kedepannya kolaborasi seperti ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat untuk Indonesia dan negara lain.” tegas Suharto.

Melalui Indonesia-ICAO DCTP 2026, Indonesia terus memperkuat perannya dalam pengembangan kapasitas SDM penerbangan global. Kolaborasi Indonesia, ICAO, dan negara-negara peserta diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi profesional penerbangan serta memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan penerbangan sipil yang aman, efisien, dan berkelanjutan. (omy)

 

Baca Lainnya

Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026

20 Oktober 2026 - 17:36 WIB

ACCADEMI dan Kemenko Polkam Samakan Perspektif Komunikasi Publik di Era Tsunami Informasi

20 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Jelang Akhir Tahun, TPK Koja Kembali Gelar Donor Darah Target 100 Pendonor

20 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Arus Petikemas Terus Menguat, Terminal Teluk Lamong Catat 2,29 Juta TEUs

19 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman

19 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Kolaborasi Bersama HRI Team Management, IPCC Turut Mendukung Distribusi Unit Kendaraan Balap ke Mandalika Festival of Speed 2026

19 Oktober 2026 - 22:35 WIB

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Perjalanan Akibat Kelangkaan BBM

19 Oktober 2026 - 10:40 WIB

5.000 Santri Dorong Perwali Literasi Al-Qur’an, FKTPQ Makassar Siapkan Munaqasyah Akbar

17 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Trending di RAGAM