Menu

Mode Gelap
PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

PERISTIWA

Bunga Reflesia Hasselttii Mekar Di Temajuk, Sambas – Keajaiban Langka Di Tengah Terdesaknya Hutan

badge-check


 Bunga Reflesia Hasselttii Mekar Di Temajuk, Sambas – Keajaiban Langka Di Tengah Terdesaknya Hutan Perbesar

Wartatrans.com, SAMBAS — Sebuah bunga langka Rafflesia hasseltii ditemukan mekar sempurna di Hutan Lindung Gunung Raya, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, pada 29 Juni 2025. Penemuan ini dilakukan oleh Agri Aditya dan rekannya saat melakukan ekspedisi kecil di kawasan tersebut.

Di lokasi tersebut terdapat enam bakal bunga, namun hanya satu yang berhasil mekar. Bunga berwarna merah marun dengan pola bercak kontras itu mengeluarkan aroma menyengat khas Rafflesia, mekanisme alami untuk menarik serangga penyerbuk.

Rafflesia hasseltii dikenal sebagai salah satu spesies paling dramatis dalam keluarga Rafflesiaceae dan sebelumnya menjadi objek penelitian internasional selama 13 tahun oleh ilmuwan dari Oxford, Universitas Bengkulu, dan komunitas pecinta puspa langka. Bunga ini memiliki siklus hidup panjang—sekitar satu tahun dari bakal bunga hingga mekar—namun hanya bertahan sekitar tujuh hari sebelum membusuk.

Kemunculan Rafflesia di Temajuk menegaskan bahwa ekosistem kawasan hutan tersebut masih terjaga meski terdesak ekspansi lahan. Rafflesia yang sepenuhnya bergantung pada tumbuhan inang Tetrastigma hanya dapat hidup di hutan yang sehat.

Penemuan ini mendapat perhatian luas karena menunjukkan bahwa Kalimantan Barat masih menyimpan keanekaragaman hayati penting yang rentan punah. Para pemerhati lingkungan berharap temuan ini menjadi pengingat bahwa kelestarian hutan menentukan keberlangsungan spesies langka seperti Rafflesia.*** (LonyenkRap)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Trending di RAGAM