Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Dewi Motik di Usia 77 Tahun Tetap Menginspirasi

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Dewi Motik di Usia 77 Tahun Tetap Menginspirasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Di usia ke-77 tahun, sosok Dewi Motik Pramono tetap memancarkan energi yang sulit ditandingi. Senyumnya hangat, langkahnya ringan, dan semangatnya seakan tak pernah menua. Tidak heran jika perayaan ulang tahunnya dilakukan di banyak tempat oleh banyak kalangan. Jejak pengabdiannya sebagai seorang sosio-entrepreneur telah menyentuh begitu banyak orang, lintas profesi dan generasi.

Bagi saya pribadi, beliau adalah sosok yang sangat menginspirasi. Bukan hanya karena kiprahnya di ruang publik, tetapi karena kerendahan hati yang tetap terjaga di tengah reputasi besar yang dimilikinya. Ada banyak tokoh besar yang tampak tinggi di panggung, namun menjaga jarak dalam keseharian. Namun, Bu Dewi Motik justru sebaliknya. Semakin dikenal, semakin terasa hangat dan membumi.

Saya teringat lawatan ke China dan Mongolia pada tahun 2019. Dalam perjalanan itu, kami sempat tidur dalam satu kamar. Malam yang mestinya menjadi waktu istirahat berubah menjadi ruang panjang penuh cerita. Beliau berkisah tentang masa muda, tentang perjuangan, tentang cinta, tentang jatuh bangun kehidupan dengan begitu cair dan jujur. Obrolan kami berlangsung hingga dini hari. Dari pukul 12 malam hingga pukul 3 pagi, waktu seolah bergerak cepat di tengah percakapan yang mengalir tanpa jarak.

Yang menarik, di sela perjalanan padat itu kami ternyata memiliki kebiasaan yang sama pada sepertiga malam: tahajud dan zikir. Di tengah aktivitas internasional, hotel-hotel megah, dan jadwal perjalanan yang melelahkan, beliau tetap menjaga kedekatan spiritualnya. Dari situ saya belajar bahwa ketenangan seorang tokoh besar bukan hanya lahir dari pengalaman, tetapi juga dari kedalaman hubungan dengan Tuhan.

Kenangan lain hadir saat berada di Kuching, Malaysia. Dalam sebuah gala dinner, beliau tampil begitu membaur. Tidak ada kesan eksklusif ataupun menjaga citra berlebihan. Bahkan beliau ikut bergoyang menikmati musik bersama peserta lain dengan penuh keceriaan. Sosoknya terasa sangat hidup, hangat, dan menyenangkan bagi siapa saja di sekitarnya.

Namun mungkin salah satu hal yang paling membekas bagi saya adalah kesederhanaannya. Di China, beliau dengan santai menikmati sate kaki lima tanpa gengsi sedikit pun. Padahal banyak orang dengan status sosial tinggi sering kali menciptakan jarak dengan kehidupan sederhana. Bu Dewi Motik justru menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh kemewahan yang mengelilinginya, tetapi oleh kemampuannya tetap membumi di mana pun berada.

Di usia yang ke-77 ini, Dewi Motik Pramono bukan hanya menjadi simbol perempuan tangguh, tetapi juga teladan tentang bagaimana menjaga semangat hidup, kesederhanaan, spiritualitas, dan cinta pada sesama secara bersamaan. Sosok yang tetap bersinar tanpa harus meninggalkan kerendahan hati.

Selamat ulang tahun, Bu Dewi Motik. Semoga kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan selalu menyertai setiap langkah pengabdian.***

Duren Tiga – 2026.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya

25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Maulid di Simpang Kelaping Jadi Momentum Menghidupkan Masjid dan Memperkuat Kebersamaan Warga

25 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Santunan KEMALA Berbuah Inspirasi, Anak Yatim Mitra Istiqomah Tunjukkan Hafalan dan Karakter

25 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Isnaeni Anggap Ngeles Alasan Kepolisian Blokir Rekening Koordinator AMPB

25 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Commuter Run 2026 Berhadiah Umrah, KAI Commuter Siapkan Doorprize untuk 2.500 Pelari

24 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Trending di OLAH RAGA