Menu ✖

Mode Gelap
Arus Petikemas Terus Menguat, Terminal Teluk Lamong Catat 2,29 Juta TEUs Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar Kolaborasi Bersama HRI Team Management, IPCC Turut Mendukung Distribusi Unit Kendaraan Balap ke Mandalika Festival of Speed 2026 Persoalan Aceh Singkil Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Kirim Petisi ke Presiden Prabowo Dua Kali Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa

RAGAM

Pizaro Gozali: Media Israel Akui Kekalahan Perang

badge-check


 Pizaro Gozali: Media Israel Akui Kekalahan Perang Perbesar

Wartatrans.com, MAKASSAR — Pengamat Timur Tengah, Pizaro Gozali Idrus, menyoroti rapuhnya kekuatan militer Israel dalam acara Silaturrahim Akbar Pendukung Kemerdekaan Palestina di Gedung Teater Sekolah Islam Athirah, Makassar, Ahad (10/5/2026).

Dalam paparannya, Pizaro menyebut citra Israel sebagai “tentara terbaik dunia” mulai runtuh seiring berbagai fakta di lapangan yang menunjukkan lemahnya ketahanan militer mereka dalam menghadapi perang asimetris.

Menurut dia, salah satu simbol kegagalan itu terlihat dari performa Tank Merkava, kendaraan tempur andalan Israel yang selama ini dikenal memiliki teknologi canggih dan bernilai tinggi.

“Tank Merkava yang harganya sangat mahal ternyata tidak mampu menghadapi Roket Al-Yasin. Ini menunjukkan bahwa kecanggihan teknologi bukan jaminan kemenangan di medan perang,” ujar Pizaro di hadapan peserta kegiatan.

Ia menilai, perang modern tidak hanya ditentukan oleh kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga strategi, mentalitas, dan daya tahan psikologis pasukan.

Pizaro mengungkapkan, dampak dari lemahnya performa Tank Merkava juga disebut memengaruhi citra industri pertahanan Israel di pasar internasional. Menurut dia, sejumlah pihak mulai mempertanyakan efektivitas alutsista tersebut setelah konflik berkepanjangan di Gaza.

Dalam kesempatan itu, Pizaro juga mengutip pemberitaan media Israel yang dinilainya mulai terbuka mengenai kondisi perang yang dihadapi Tel Aviv. Ia menyebut, untuk pertama kalinya muncul pengakuan dari media internal Israel mengenai kekalahan dalam perang.

“Bahkan media mereka sendiri mulai mengakui kenyataan di lapangan. Ada surat kabar online Israel yang menyebut bahwa untuk pertama kalinya Israel mengalami kekalahan perang,” katanya.

Pizaro yang pernah meliput konflik di Suriah menegaskan, perang asimetris sering kali memperlihatkan bahwa kelompok dengan jumlah lebih kecil tetap dapat memberikan tekanan besar terhadap kekuatan militer yang lebih modern.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi psikologis tentara Israel yang disebut mengalami tekanan berat akibat konflik berkepanjangan. Menurutnya, sejumlah laporan menunjukkan adanya gangguan mental dan trauma di kalangan personel militer Israel.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.30 WITA itu turut diisi pembacaan puisi Palestina dan penggalangan donasi kemanusiaan untuk rakyat Palestina melalui Wahdah Inspirasi Zakat.*** (Rintoh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman

19 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Persoalan Aceh Singkil Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Kirim Petisi ke Presiden Prabowo

19 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Dua Kali Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa

19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Cegah Abrasi Pantura Jawa, AHY Tanam Mangrove Berteknologi HexBricks

19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

BKKP Kemenhub Catat Berbagai Prestasi Strategis

19 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tak Lagi Menunggu Warga Datang, Disdukcapil Kabupaten Bogor Jemput Bola Layani Masyarakat

19 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Sungai Cileungsi Kembali Menghitam, H. Fikri Hudi Oktiarwan Minta DLH Kabupaten Bogor Segera Selidiki Dugaan Pencemaran

19 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Arif H. Rumagesan Resmi Dilantik Jadi Sekda Fakfak

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Peringati Maulid Nabi, POC IND Aceh Gelar Kopdar ke-II di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas

19 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Trending di RAGAM