Menu ✖

Mode Gelap
PNM Tanam 5.850 Pohon Endemik, Perkuat Upaya Pelestarian Lingkungan di Tujuh Daerah Rekomendasi Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum 2026-2031 Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Persahabatan di Ujung Fajar

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Persahabatan di Ujung Fajar Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Pada jelang fajar, 16 Januari 2026, ingatan itu datang pelan—seperti cahaya yang tak pernah benar-benar pergi, hanya menunggu waktu untuk kembali.

Dua puluh tiga tahun lalu, aku adalah seorang ibu yang sedang gelisah. Anak keduaku, baru sepuluh tahun usianya, akan memamerkan lukisan-lukisannya di Galeri Nasional. Pameran kecil itu ingin kami rayakan dengan meriah: ada lomba, ada seni budaya, ada kegembiraan yang hendak kami bagi. Namun satu pertanyaan terus berputar di kepala: siapa yang akan membuka acara itu?

Dalam kebingungan, Tuhan bekerja dengan cara-Nya sendiri. Aku bertemu seorang jenderal di Kuarnas, seberang Gambir. Kepadanya aku bercerita—tentang seni, tentang anak, tentang harapanku yang sederhana. Ia tak menjawab dengan kata-kata. Tangannya justru bergerak, menggoreskan pensil yang runcing, menggambar wajahku di atas kertas. Aku terdiam. Seolah sedang disaksikan oleh takdir yang sedang bekerja.

Usai membuat sketsa, ia merobek secarik kertas lain. Dengan pensil yang sama, ia menulis sebuah nama dan alamat.

Dewi Motik.

“Pergilah ke rumahnya,” katanya.

“Bilangkan ini dariku.”

Ia menatapku singkat, lalu menambahkan,

“Jangan takut. Dia malaikat.”

Aku pergi dengan langkah ragu dan doa yang diam-diam kupanjatkan.

Dan sungguh—Masya Allah—rumah itu menyambutku dengan kehangatan yang sulit dilukiskan. Dewi Motik membuka pintu bukan hanya dengan senyum, tapi dengan keluasan hati. Tanpa banyak tanya, tanpa syarat, ia bersedia membuka pameran lukisan seorang anak kecil yang bahkan belum dikenalnya.

Sejak hari itu, persahabatan kami dimulai. Usia memisahkan kami empat belas tahun, namun waktu justru merapatkan. Kini ia berusia tujuh puluh tujuh tahun, dan aku enam puluh dua. Kami sering berbincang di ujung telepon, saat dunia masih setengah terjaga, ketika fajar belum sepenuhnya menampakkan diri. Obrolan ringan, cerita-cerita kecil, dan tawa yang jujur—cukup untuk mengingatkan bahwa hidup tak selalu harus berat.

Beberapa hari lalu, ia bercerita tentang masa muda. Tentang “tiga anak Menteng” yang oleh para aktivis mahasiswa disebut pesta dansa. Tentang lomba fashion show yang ia ikuti bersama Pinky Mardikusno—ibu dari Tora Sudiro. Pinky, katanya, cantik sekali. Tapi langkahnya, Dewi Motik mengaku, lebih luwes.

Ia tertawa kecil sebelum berkata jujur, tanpa beban: “Juri-jurinya gue kenal.”

Kami tertawa bersama—tawa yang lahir dari penerimaan diri, dari usia yang tak lagi sibuk berpura-pura.

Di ujung percakapan, ia menutup dengan kalimat sederhana: Happy anniversary.

Aku menutup telepon dengan perasaan penuh. Sadar bahwa dalam hidup, ada pertemuan-pertemuan yang bukan kebetulan. Ia hadir seperti sketsa yang ditarik dengan pensil takdir—sekilas, sederhana, namun menetap lama di ingatan.

Seperti fajar: Ia tak pernah berjanji akan indah, namun selalu datang tepat waktu.***

Duren Sawit, 2026

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rekomendasi Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum 2026-2031

3 November 2026 - 01:39 WIB

Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan

2 November 2026 - 21:18 WIB

Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan

2 November 2026 - 20:10 WIB

Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar

2 November 2026 - 20:03 WIB

Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media

2 November 2026 - 15:53 WIB

Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan

2 November 2026 - 14:19 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik Kewarganegaraan, Diikuti 300 Peserta dari Berbagai Kecamatan di Kabupaten Bogor

2 November 2026 - 13:22 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

1 November 2026 - 17:52 WIB

Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

1 November 2026 - 11:31 WIB

Trending di PERISTIWA