Menu

Mode Gelap
Indra Adhari Rilis ‘Lima Tahun’ Dimomen HUT RI: September Rilis Single di Label Internasional Malaysia! AHY Inginkan Pimpinan Demokrat Yang Efektif Dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat  Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Ingin Merdeka di Tanah Sendiri dengan Menolak Tambang Perusak Alam KAI Perkuat Safety at Scale di Tengah Pertumbuhan Pelanggan 8,32 Persen Dikpol di Bojonggede, Haji Fikri Kenalkan PKS sebagai Partai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin Jakarta Butuh Hub Logistik

SENI BUDAYA

Indra Adhari Rilis ‘Lima Tahun’ Dimomen HUT RI: September Rilis Single di Label Internasional Malaysia!

badge-check


 Indra Adhari Rilis ‘Lima Tahun’ Dimomen HUT RI: September Rilis Single di Label Internasional Malaysia! Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu di bulan kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 kembali meluncurkan single bertitel ‘Lima Tahun’. Single terbarunya ini masih dalam rangkaian konsep ‘One Month One Song (tiap bulan rilis single)’.

“Single ‘Lima Tahun’ ini sekaligus merupakan single ke-8 project One Month One Song yang dikonsepin oleh Bois Famous Maker. Alhamdulilah, setelah single ini dirilis langsung diajak kerjasama dengan label musik internasional Life Records Malaysia,” papar penyanyi bergenre musik pop melayu itu.

Menurutnya, bulan September 2026 nanti ia akan meremake single dari grup band slow rock IKLIM, grup musik legendaris asal negara Malaysia.

Tentunya ini sebuah kebanggaan bagi Indra Adhari, karena vokalis band IKLIM, almarhum Salim merupakan musisi yang diidolakannya sejak berada di bangku SMP.

“Alhamdulilah kerjasama dengan Pak Osman bos label Life Records Malaysia dengan meremake lagu dari band IKLIM adalah sebuah kebanggan yang luar biasa. ini bagian dari Qodarullah dan kado hadiah di bulan Kemerdekaan RI,” ungkap musisi yang telah merilis 50-an lagu di platform musik.

Single ‘Lima Tahun’ bercerita tentang perjalanan seseorang yang sia-sia tanpa arti selama lima tahun. Perjuangan demi perjuangan hanyalah menjadi kenangan pahit, bagaikan air susu dibalas dengan air tuba.

Lirik lagu ‘Lima Tahun’ ini terinspirasi dari pengalaman sahabat Indra yang curhat mengenai kisah hidupnya pada beberapa tahun lalu.

Indra Adhari di percaturan musik Indonesia sudah malang melintang. Ia telah melewati fase-fase suka duka. Dari merintis bermusik dari kafe ke kafe, kemudian merilis single secara indie, lalu dikontrak label musik ternama, dan kini ia putuskan untuk berkarya sebagai musisi independen.

“Berkarya di dunia musik secara independen lebih enak, lebih fair. Apalagi sekarang ini tren di dunia musik lebih kapada mandiri atau independen. Bukan eranya lagi dikontrak label musik. Mungkin lebih tepatnya saatnya berkolaborasi aja dengan label musik ternama,” terang lelaki kelahiran Tangerang 29 Maret 1999 itu.

Hal senada juga disampaikan pengamat musik Bois Famous Maker,. Menurutnya, jalan yang dirintis solois pop melayu Indra Adhari adalah bagian dari perjalanan seorang musisi. Dan pilihannya sebagai musisi independen juga hal yang tepat. Karena kerja sama antara musisi dengan label ternama saat ini hanya lebih kepada project by single saja, bukan lagi eksklusif seperti dulu.

Mengenai target yang ingin dicapai di industri musik, Indra ingin berkiprah dan eksis di negara Asia dalam berkarya dan bermusik. Ini menjadi doa dan impiannya.

“Saya ingin membuktikan kepada orang tua dan pengemar karya lagu saya selama ini untuk bisa eksis di indonesia dan luar negeri,” pungkas Indra Adhari yang juga punya usaha mandiri di bidang workshop periklanan berbasis UMKM.*** (BF)

Baca Lainnya

Sempat Memanas Gegara Lagu, Valdy Nyonk dan Ecko Show Akhirnya Berdamai

30 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

30 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Aset Master Lagu Diduga Dialihkan Tanpa Izin, Valdy Nyong Somasi Label Ide Timur 

30 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Sastra Semesta #16 Rayakan 7 Tahun, Komunitas Seni Didorong Jadi Penggerak Pemajuan Kebudayaan

29 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

28 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Film Black Coffee Angkat Perjuangan Tunanetra dan Budaya Gayo ke Layar Lebar

28 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara

27 Agustus 2026 - 20:22 WIB

PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman

27 Agustus 2026 - 11:16 WIB

“Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial

26 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Trending di SENI BUDAYA