Wartatrans.com, BOGOR — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos., menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) bersama masyarakat di Perumahan Griyayasa Lestari, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Haji Fikri untuk memperkenalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus mendorong masyarakat agar semakin memahami pentingnya politik sebagai sarana menghadirkan kemaslahatan dan pelayanan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Haji Fikri memperkenalkan PKS sebagai satu-satunya partai Islam yang saat ini memiliki keterwakilan di DPR RI. Menurutnya, PKS membawa semangat politik yang berlandaskan nilai-nilai Islam sekaligus terbuka dan hadir untuk seluruh lapisan masyarakat.
“PKS adalah partai Islam yang membawa semangat rahmatan lil ‘alamin. Karena itu, politik bagi PKS bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi bagaimana kekuasaan dan kebijakan dapat menjadi sarana untuk menghadirkan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Haji Fikri.
Ia juga menegaskan bahwa PKS memiliki perhatian besar terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, pembangunan bangsa tidak dapat dilepaskan dari penguatan keluarga serta perlindungan terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian.
“PKS adalah partai yang sangat ramah terhadap kaum perempuan dan anak-anak. Keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat dan bangsa yang kuat,” katanya.
PKS dan Gerakan Kemanusiaan Saat Bencana. Dalam paparannya, Haji Fikri juga menyampaikan kiprah PKS dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya ketika terjadi bencana alam di berbagai daerah Indonesia.
Menurutnya, kesiapsiagaan relawan PKS menjadi salah satu kekuatan penting PKS dalam merespons kondisi darurat. Ia mencontohkan keterlibatan relawan PKS dalam membuka posko dan memberikan bantuan ketika bencana melanda sejumlah wilayah di Sumatera serta saat gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) baru baru ini.
“Ketika terjadi bencana, kita ingin politik benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat. Relawan PKS hadir membantu, membuka posko, memberikan bantuan dan mendampingi masyarakat yang terdampak,” tutur Haji Fikri.

Ia menekankan bahwa semangat kemanusiaan tidak boleh dibatasi oleh perbedaan agama, suku, maupun asal daerah.
“Politik adalah sarana pengabdian. Bagi PKS, politik harus menjadi jalan untuk berbagi kebaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, tanpa membeda-bedakan status agama, suku maupun asal daerah,” tegasnya.
Menariknya, kegiatan Pendidikan Politik di Perumahan Griyayasa tidak hanya diisi dengan penyampaian materi politik. Haji Fikri berkolaborasi dengan komunitas Sahabat PKS dan Karang Taruna setempat juga menggelar gerakan Sedekah Pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Haji Fikri secara langsung menanam pohon alpukat jenis mentega yang dibawanya bersama para anggota Sahabat PKS dan Karang Taruna.
Gerakan tersebut menjadi simbol bahwa kegiatan politik dapat berjalan beriringan dengan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
Tokoh Kabupaten Bogor itu berharap gerakan Sedekah Pohon dapat berkembang dan diikuti semakin banyak komunitas peduli lingkungan di berbagai daerah di Jawa Barat.
“Menanam pohon berarti menanam kehidupan. Penghijauan sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Saya berharap gerakan seperti ini bisa terus berkembang dan diikuti komunitas-komunitas peduli lingkungan serta kelestarian alam di seluruh Jawa Barat,” ungkapnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Defy Fatonah Futri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Haji Fikri bersama Sahabat PKS di lingkungan Perumahan Griyayasa.
Menurut Defy, kehadiran wakil rakyat dan komunitas sosial seperti Sahabat PKS menjadi kesempatan positif untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat.
“Terima kasih atas kehadiran bapak Haji Fikri dan Sahabat PKS di lingkungan kami. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk bersilaturahmi dan bersama-sama membuat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Defy.

Ia bahkan menyampaikan keinginannya untuk mengajak Karang Taruna di wilayahnya berkunjung dan bersilaturahmi ke kantor DPP PKS di Jakarta.
“Kalau diperbolehkan, saya ingin mengajak teman-teman Karang Taruna di wilayah kami untuk bersilaturahmi ke kantor DPP PKS,” katanya.
Ketua Harian DPP Sahabat PKS, Bang Dulloh, turut menyampaikan apresiasi kepada Haji Fikri atas kesediaannya berkolaborasi bersama Sahabat PKS dan masyarakat.
Menurut bang Dull, kolaborasi antara pejabat publik dengan komunitas komunitas di masyarakat merupakan langkah penting untuk memperluas kebermanfaatan kegiatan sosial.
“Kami berterima kasih kepada Haji yang sudah berkenan berkolaborasi dengan Sahabat PKS. Kami berharap para pejabat publik PKS di seluruh Indonesia juga dapat berkolaborasi dengan Sahabat PKS di daerah masing-masing untuk membuat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar bang Dulloh.
Ia menilai kegiatan seperti Pendidikan Politik yang dipadukan dengan aksi sosial dan kepedulian lingkungan dapat menjadi model kolaborasi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan Dikpol di Perumahan Griyayasa tersebut pun ditutup dengan aksi penanaman pohon bersama. Pesan yang dibawa cukup sederhana namun sarat makna, politik tidak berhenti pada diskusi dan kontestasi, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata, pelayanan, kepedulian sosial, serta upaya menjaga lingkungan demi kehidupan generasi mendatang.*** (Dull)


























