Menu ✖

Mode Gelap
Madam Kin Gaspol Bisnis Film, Buka MKP Production di Pekanbaru FORWAN dan Kementerian Kebudayaan RI Dorong Musik Dangdut Diakui UNESCO Kemenhub Terus Awasi Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla Kemenhub Pantau Dampak Insiden di Riyadh, Penerbangan Langsung Indonesia-Arab Saudi Beroperasi Normal Pembiayaan Elektrifikasi Transjakarta Rp5,07 Triliun KAI Angkut 2,04 Juta Ton BBM hingga September 2026, Naik 3,92 Persen

PERISTIWA

Catatan LK Ara Selamat Dari Bencana

badge-check


 Catatan LK Ara Selamat Dari Bencana Perbesar

Wartatrans.com, LINGE  – Kabut pagi menggantung di lembah Linge, menyelimuti pepohonan basah dan bebatuan licin. Usai hujan deras yang memutus jembatan dan menimbun sejumlah badan jalan, penyair senior L.K. Ara tetap melanjutkan agenda kebudayaannya di wilayah tersebut. Ia hadir sebagai tamu undangan Festival Linge ke-2 untuk membacakan puisi dan menjadi juri lomba sastra.

Dalam acara itu, L.K. Ara memukau pengunjung dengan pembacaan puisinya “Syair Riwayat Adi Genali, Raja ke-4”, sebuah karya yang sarat pesan moral bagi masyarakat Linge: agar tetap “juyur, berani, dan memiliki harga diri.” Pembacaan tersebut menggema di aula festival, menggetarkan hati warga dan para peserta lomba.

Selama berada di Linge, L.K. Ara menginap di rumah juru kunci Rumah Adat Gayo, Rumah Pitu Ruang. Malam-malamnya diisi perbincangan mengenai sastra, kehidupan, dan budaya Gayo, menghadirkan suasana hangat di tengah cuaca yang tak bersahabat.

Pada Kamis pagi, rombongan bergerak menuju penyeberangan sungai di Kala Ili. Rakit tak dapat beroperasi akibat arus deras; hanya sling tipis yang tersisa untuk diseberangi. Sebelum menyeberang, Reje Kampung Linge kembali meminta penyair itu membacakan bait-bait “Syair Riwayat Adi Genali”. Suara L.K. Ara kembali menggema di tepian sungai, menguatkan warga bahwa nilai-nilai kejujuran dan keberanian tak boleh luntur meski dihadapkan pada tantangan alam.

Momen menyeberang menjadi sorotan. Langkah demi langkah L.K. Ara di atas sling berlangsung dalam ketegangan, diiringi percikan air dari arus sungai yang mengamuk. Warga menyaksikan dengan napas tertahan hingga penyair berusia lanjut itu tiba dengan selamat di seberang, disambut tepuk tangan hangat.

Perjalanan dilanjutkan menuju Wag, didampingi Rusli—Kepala Sekolah SD setempat—dengan sepeda motor. Jalan licin dan berbatu menuntut konsentrasi tinggi. Ban motor hanya berjarak beberapa jengkal dari tebing curam, medan yang membuat setiap tikungan terasa menegangkan. Namun pemandangan lembah dan hutan pegunungan memberikan ketenangan di tengah risiko perjalanan.

Keesokan harinya, Rusli kembali mengantar L.K. Ara menuju Takengon. Meski jalur masih becek dan berliku, perjalanan berlangsung lebih aman berkat pengalaman sehari sebelumnya serta kepedulian masyarakat setempat.

Bagi warga Linge, perjalanan ini meninggalkan kesan mendalam. Mereka menilai bahwa puisi, budaya, dan semangat kebudayaan tetap hidup, bahkan di tengah medan yang paling sulit. Arus sungai, malam-malam di Rumah Pitu Ruang, hingga jalan-jalan terjal di perbukitan, semuanya menjadi bagian dari perjalanan yang mengulang pesan yang selalu disampaikan L.K. Ara dalam karyanya: tetap juyur, berani, dan memiliki harga diri.*** (LK Ara)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

CELIOS Merilis Menteri Terburuk dan Terbaik 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Siapa Saja?

12 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng

12 Oktober 2026 - 12:18 WIB

TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat

12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026

12 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng

12 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Trending di NASIONAL