Menu ✖

Mode Gelap
Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026 Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen Kendaraan Roda Tiga, Menakar Peluang dan Tantangan jadi Angkutan Umum Kemenhub Dorong Penguatan Kolaborasi Ekosistem Maritim Kemenhub Dorong Layanan Penumpang Lebih Mudah dan Terintegrasi saat di Bandara

RAGAM

Defisit Pemko Subulussalam Capai Rp367 Miliar, Wali Kota: Tiga Tahun Tak Selesai, Saya Mundur

badge-check


 Defisit Pemko Subulussalam Capai Rp367 Miliar, Wali Kota: Tiga Tahun Tak Selesai, Saya Mundur Perbesar

Wartatrans.com, SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam menghadapi beban fiskal yang cukup berat. Hingga pertengahan Juni 2026, akumulasi defisit anggaran dan kewajiban tertunggak daerah tercatat mencapai Rp367 miliar atau sekitar 68 persen dari total proyeksi pendapatan APBK 2026 yang diperkirakan sebesar Rp537 miliar.

Berdasarkan data yang dihimpun, defisit kumulatif periode 2022–2024 mencapai Rp258 miliar. Jumlah tersebut ditambah kewajiban tahun 2025 sebesar Rp109 miliar. Meski masih menunggu verifikasi akhir melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, angka tersebut telah dibahas dalam rapat evaluasi internal pemerintah daerah dan pembahasan bersama DPRK.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan keuangan daerah dalam waktu tiga tahun.

“Dalam waktu tiga tahun, paling lambat akhir 2027, saya harus tuntaskan seluruh defisit ini. Jika gagal, saya tidak segan mundur dari jabatan ini,” tegas Rasyid Bancin dalam pernyataannya di hadapan pejabat, ASN, dan masyarakat.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, upaya pemulihan kondisi keuangan daerah menjadi prioritas utama pemerintahannya.

“Jabatan bukan tujuan, tetapi amanah. Kalau tidak mampu memulihkan keuangan daerah, lebih baik lengser daripada membebani masa depan kota ini,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemko Subulussalam telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya memperjuangkan pengembalian dana daerah sebesar Rp86 miliar yang sebelumnya ditarik pemerintah pusat dan saat ini masih menunggu keputusan melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan efisiensi terhadap belanja yang tidak menjadi prioritas, mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menata kembali skema pembayaran kewajiban daerah, serta memperkuat sinergi dengan DPRK dalam mendukung kebijakan fiskal yang lebih sehat.

Kondisi keuangan yang belum stabil saat ini mulai berdampak pada berbagai sektor. Sejumlah kontraktor mengeluhkan keterlambatan pembayaran proyek yang telah dikerjakan. Di sisi lain, DPRK Subulussalam juga sempat mengajukan hak interpelasi sebagai bentuk pengawasan terhadap pengelolaan anggaran daerah.

Komitmen Wali Kota untuk menuntaskan defisit dalam kurun waktu tiga tahun kini menjadi perhatian publik. Masyarakat dan DPRK menunggu langkah konkret pemerintah daerah dalam memulihkan kondisi fiskal dan memastikan keberlanjutan pembangunan di Kota Subulussalam.***

Pewarta: IP

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Alhamdulillah, Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji 2027 Turun Rp3,4 Juta

7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Pelindo Mengajar, Ajak Siswa SMKN 1 Mempawah Mengenal Dunia Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Perempuan Aceh Bicara di Jakarta, Rumuskan Peta Jalan Kepemimpinan Perempuan Aceh 2045

7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Apa yang Dibahas Jokowi Saat Sambangi Prabowo di Kertanegara Jelang MK Putus Perkara Gibran?

7 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Usai Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Gibran dari Ruang Kerjanya

7 Oktober 2026 - 16:58 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot

7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

7 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Trending di RAGAM