Menu

Mode Gelap
Enam Menteri Luncurkan Ocean Institute of Indonesia Milik KKP KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan 156 Rangkaian KRL hingga 2040 Jadi Peluang Industri Nasional Kendaraan Hidrogen Masuk Peta Jalan Nasional, Biaya Energi Berpotensi Turun 75% Catatan Iwan Piliang: Lima Abad Jakarta Jangan Hanya Membangun Kota Felicia dan Vedra Melaju ke Grand Final The Icon Indonesia, Penampilan Top 3 Banjir Standing Ovation Bertemu Awak Media Jakarta, Ahli Waris Kapitan Pattimura Frans Matulessy Dapat Dukungan Moril Pembangunan Museum

NASIONAL

Enam Menteri Luncurkan Ocean Institute of Indonesia Milik KKP

badge-check


 Enam Menteri Luncurkan Ocean Institute of Indonesia Milik KKP Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan Ocean Institute of Indonesia (OII) atau Institut Kelautan Indonesia, sebagai transformasi dari 11 satuan pendidikan vokasi yang selama ini sudah dikembangkan.

Peresmian dilakukan oleh enam menteri Kabinet Merah Putih di Ballroom KKP, Jakarta Pusat pada, Selasa (21/7/2026).

Keenam menteri tersebut adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono; Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy; serta Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Arif Satria. Turut meresmikan juga Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf; Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Edwin; serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam sambutannya menyampaikan, pemikiran menyatukan 11 satuan pendidikan vokasi KKP telah berlangsung cukup lama dan sudah dipersiapkan secara matang.

“Saya sudah datangi semua. Lalu kemudian saya perhatikan di lingkungan dalamnya dan seterusnya. Saya ingin ini disatukan,” ujar Menteri Trenggono pada acara itu.

Ke-11 satuan pendidikan yang disatukan menjadi OII adalah Politeknik Ahli Usaha Perikanan; Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Dumai, Politeknik KP Karawang, Politeknik KP Pangandaran, Politeknik KP Sidoarjo, Politeknik KP Jembrana, Politeknik KP Kupang, Politeknik KP Bone, Politeknik KP Bitung, Politeknik KP Sorong, serta Akademi Komunitas Wakatobi.

Berangkat dari pengamatannya di kampus-kampus tersebut, Menteri Trenggono menyebutkan perlunya peningkatan fasilitas serta merombak sistem pendidikan menjadi satu visi dan misi agar selaras dengan perkembangan industri terkini dan daya saing di tingkat global.

“Saya ingin ini disatukan, diubah secara menyeluruh, mulai dari kurikulum pendidikannya, hingga tujuan akhirnya. Karena saya akan lihat ukuran-ukuran suksesnya,” ungkap Menteri Trenggono.

Ia juga mengatakan, nantinya terdapat spesifikasi khusus pada setiap kampus, seperti spesifikasi di bidang penangkapan ikan di suatu kampus, budi daya ikan di kampus berbeda, serta pengolahan ikan di kampus lainnya. Jadi menurutnya, setiap kampus tidak sama-sama mengajarkan bidang-bidang tersebut, tetapi berbeda-beda sesuai dengan spesifikasinya masing-masing.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan dukungannya terhadap dibentuknya OII untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kelautan perikanan. Terlebih saat ini perhatian Presiden RI Prabowo Subianto begitu besar pada sektor kelautan dan perikanan.

Dukungan dan apresiasi juga disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto.

Pembentukan OII dinilainya sebagai poros yang akan melahirkan riset dan SDM unggul serta tulang punggung inovasi kelautan dan perikanan.

“OII dapat menjadi Center of Excellence yang bisa menghasilkan startup-startup baru di sektor kelautan dan perikanan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta dalam laporannya menyampaikan, 11 satuan pendidikan tinggi yang kini bersatu menjadi OII, menerapkan pembelajaran vokasi dengan kurikulum berbasis industri dengan peserta didik 100% anak pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Sejak berdiri hingga saat ini satuan-satuan pendidikan di bawah KKP telah meluluskan sebanyak 27.819 orang dengan serapan lulusan sebagaian besar bekerja pada dunia usaha dan industri.

Pada acara peresmian OII, KKP melalui BPPSDM juga menyepakati kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan mitra. Meliputi Insitut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, dan Universitas Nusa Cendana. Kemudian Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Pattimura, Sampoerna Unniversity, Universitas Trunojoyo, Onamu Co.Ltd. Korea Selatan, serta Vogo Group and Globit Co. Ltd. Korea Selatan.(fahmi)

Baca Lainnya

Mahasiswa Poltrada Bali Tingkatkan Wawasan Industri dan Asah Keterampilan di IPCC

21 Juli 2026 - 20:38 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

21 Juli 2026 - 05:39 WIB

DAMRI Kooperatif Mendukung Proses Penanganan Temuan Satwa pada Bagasi Armada

20 Juli 2026 - 22:14 WIB

FIFpreneur 2026 Hadirkan Kisah Purnabakti Bangun Usaha Indekos

20 Juli 2026 - 14:14 WIB

Prabowo Targetkan Bangun 30-50 Pabrik Etanol, Dorong Implementasi BBM E20

17 Juli 2026 - 22:29 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Wujudkan Kepedulian Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Program TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

17 Juli 2026 - 21:17 WIB

Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila

17 Juli 2026 - 21:11 WIB

Trending di ANJUNGAN