Wartatrans.com, JAKARTA – Proses evakuasi rangkaian Commuter Line Basoetta dan perbaikan prasarana yang terdampak akibat kejadian temperan di perlintasan sebidang JPL 21 Stasiun Poris pada Jumat (20/2) telah selesai dilakukan.
Rangkaian Commuter Line Basoetta No. 806A yang mengalami temperan berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian pada pukul 15.00 WIB. Sementara itu, perbaikan tiang dan kabel listrik aliran atas (LAA) yang mengalami kerusakan juga telah ditangani petugas.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan perjalanan kereta secara bertahap kembali normal setelah perbaikan prasarana selesai.
“Sementara untuk perbaikan tiang dan kabel listrik aliran atas (LAA) yang mengalami kerusakan juga telah tertangani oleh petugas terkait, sehingga mulai pukul 16.25 WIB perjalanan Commuter Line kembali bisa melintas di kedua jalur, yang sebelumnya hanya menggunakan satu jalur,” jelas Karina.
Ia menambahkan, mulai pukul 17.00 WIB layanan perjalanan Commuter Line Basoetta kembali dioperasikan baik dari Bandara menuju Manggarai maupun sebaliknya.
Petugas di lokasi masih terus melakukan normalisasi prasarana guna memastikan perjalanan kereta dapat kembali melintas di kedua jalur secara aman sesuai kecepatan operasional.
Akibat kejadian tersebut, tercatat sebanyak 33 perjalanan Commuter Line Bandara dan 16 perjalanan Commuter Line Tangerang dibatalkan. Selain itu, sebanyak 18 perjalanan Commuter Line Tangerang dilakukan rekayasa pola operasi dengan perjalanan hanya sampai Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri.
“Sebelumnya juga, layanan Commuter Line Basoetta dihentikan sementara selama proses evakuasi dan proses penanganan perbaikan prasarana hingga aman untuk dioperasikan. KAI Commuter memastikan seluruh tiket Commuter Line Basoetta yang telah dipesan pengguna untuk jadwal perjalanan yang terdampak akan dikembalikan secara penuh 100 persen,” tambah Karina.
Proses pengembalian dana (refund) dapat dilakukan langsung di loket stasiun Commuter Line Basoetta sesuai ketentuan yang berlaku.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas kendala operasional tersebut serta mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang.(****)






















