Menu

Mode Gelap
Walikota Pekalongan Menentang Kebijakan WFH Pemerintah Pusat, Ada Apa ?  Hujan Es Hantam Atu Lintang, Puluhan Hektare Kebun dan Rumah Warga Rusak Sedekah Sumur Bor ke-8 Dimulai, Warga Bidari Aceh Utara Sambut Harapan Baru Pengamanan Akses Wisata Kepulauan Seribu di Dermaga Muara Angke Berjalan Aman Angkutan Lebaran 2026 KAI Cetak Rekor Tertinggi, Okupansi Harian Tembus Lebih 140% Satgas Antinarkoba Dibentuk, Pemkab Bogor Perluas Jangkauan hingga Desa

PERISTIWA

Hujan Es Hantam Atu Lintang, Puluhan Hektare Kebun dan Rumah Warga Rusak

badge-check


 Hujan Es Hantam Atu Lintang, Puluhan Hektare Kebun dan Rumah Warga Rusak Perbesar

Wartatrans.com TAKENGON – Hujan es yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Atu Lintang pada Sabtu sore (4/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan hektare lahan pertanian rusak serta merusak sejumlah rumah warga.

Beberapa kampung yang terdampak di antaranya Gayo Murni, Damar Mulyo, Merah Muyang, Kepala Akal, dan Atu Lintang. Hujan es turun tiba-tiba setelah hujan deras dan angin kencang, dengan butiran es berukuran cukup besar hingga sebesar kelereng, bahkan ada yang lebih besar.

Atap rumah warga yang sebagian besar terbuat dari seng mengalami kerusakan, bahkan ada yang jebol akibat tidak mampu menahan derasnya butiran es yang jatuh. Selain merusak rumah, hujan es juga menyebabkan kerusakan serius pada sektor pertanian warga.

Butiran es yang jatuh bersama hujan.

Puluhan hektare kebun kopi dan tanaman palawija dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian daun, cabang, serta bunga dan putik kopi yang baru tumbuh. Kondisi ini dikhawatirkan akan menyebabkan penurunan hasil panen petani pada musim panen mendatang.

Wilayah Kecamatan Atu Lintang sendiri merupakan daerah dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1.500 mdpl dan tercatat sudah beberapa kali mengalami hujan es, yaitu pada tahun 2015, 2019, 2023, dan kembali terjadi pada tahun 2026.

Warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah terhadap kerusakan rumah dan lahan pertanian masyarakat akibat bencana hujan es tersebut.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiga Titik Tanggul Sungai Tuntang di Demak Jebol Sekaligus, Empat Kecamatan Terendam Air

4 April 2026 - 17:52 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Gempa Berpotensi Tsunami Sulut dan Mulut Bisa Picu ke Aceh? Ini Kata BMKG

2 April 2026 - 10:06 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Ternate, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

2 April 2026 - 08:47 WIB

Halal Bihalal YPI Al-Hidayah Pondok Melati Bekasi, Perkuat Profesionalisme Tenaga Pendidik

31 Maret 2026 - 19:12 WIB

Kali ini, di Hadapan KPK Para Pejabat Jateng Tanda Tangan Pakta Integritas Tidak Korupsi

31 Maret 2026 - 05:09 WIB

Yatim Pemulung di Bireuen Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Berat

30 Maret 2026 - 23:02 WIB

Jalin Keakraban, Obor Sastra Gelar Halal Bihalal Penyair dan Sastrawan

30 Maret 2026 - 19:38 WIB

Ahmadun: Buku Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi Karya Halimah Munawir Menginspirasi

30 Maret 2026 - 18:58 WIB

Festival Balon Udara di Pekalongan dan Wonosobo, Ditjen Hubud Ingatkan Aspek Keselamatan Penerbangan

30 Maret 2026 - 05:15 WIB

Trending di KABIN