Wartatrans.com, MAGELANG – Ibu-ibu Pengurus PKK Dusun Ngaran 1, Desa Borobudur, Kabupaten Magelang, menunjukkan inisiatif dan kepedulian terhadap nilai sejarah perjuangan perempuan dengan menggelar peringatan Hari Ibu pada Senin malam, pukul 19.00 WIB, bertempat di Balai Dusun Ngaran 1.
Kegiatan ini mengangkat tema Emansipasi Wanita dalam Peran Kemajuan Pendidikan, yang merefleksikan semangat persatuan perempuan Indonesia sebagaimana tercermin dalam Kongres Perempuan Pertama Indonesia. Kongres tersebut menjadi tonggak bersejarah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia pada tahun 1959, dengan peringatan setiap tanggal 22 Desember.


Ketua Panitia kegiatan, Surayem, S.Pd, dalam sambutannya menjelaskan secara rinci sejarah dan hirarki peringatan Hari Ibu di Indonesia. Ia menekankan bahwa Hari Ibu bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan perempuan dalam memperjuangkan hak, pendidikan, dan peran strategis dalam pembangunan bangsa.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dusun Ngaran 1, Ketua RW 05 beserta Ketua RT 01 hingga RT 04, Ustadzah Hj. Hilaliyah, Lembaga Pemuda Garda Nuswa Ngaran 1, serta masyarakat Dusun Ngaran 1 Desa Borobudur.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia dan Kepala Dusun, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, Mars Hari Ibu, serta lagu Kasih Ibu. Lagu-lagu tersebut dibawakan dengan harmonis oleh paduan suara ibu-ibu PKK Ngaran 1 dengan dirigen Girika Gajatri.
Melalui lantunan lagu dan kebersamaan tersebut, tersirat pesan kuat tentang kesetaraan perempuan yang memiliki harkat dan martabat tinggi dalam menyejahterakan keluarga, masyarakat, serta mengemban peran sebagai pilar kebangsaan menuju Indonesia yang bangkit, mandiri, dan berbudaya.
Meski berlangsung sederhana, peringatan Hari Ibu ini sarat makna dan menjadi refleksi mendalam tentang sejarah perjuangan serta pengorbanan seorang ibu. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus menginspirasi kehidupan masyarakat Dusun Ngaran 1 khususnya, dan Kabupaten Magelang pada umumnya.*** (Priyo)
























