Wartatrans.com, JAKARTA – Persaingan industri nasional di tengah tuntutan standar global semakin membutuhkan jaminan kualitas, keselamatan, dan kepatuhan. Menjawab kebutuhan tersebut, IDSurvey memperkuat peran sebagai penyedia layanan pemastian independen untuk mendukung peningkatan daya saing industri dan pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Melalui tiga entitas utamanya, yakni Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), SUCOFINDO, dan Surveyor Indonesia, IDSurvey menghadirkan layanan terintegrasi mulai dari pengujian, inspeksi, sertifikasi, verifikasi hingga klasifikasi.
Layanan tersebut ditujukan untuk membantu pemerintah dan pelaku industri memastikan produk, fasilitas, serta proses operasional telah memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku.
CEO IDSurvey, Arisudono, mengatakan, kualitas industri dan pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya dilihat dari hasil akhirnya. Setiap proses membutuhkan pemeriksaan independen yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut dia, hasil pengujian dan pemeriksaan menjadi instrumen penting bagi pemerintah maupun pelaku usaha dalam mengambil keputusan, sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki.
“Kualitas pembangunan perlu ditopang oleh bukti bahwa produk, fasilitas, dan proses telah memenuhi standar yang dipersyaratkan. Peran IDSurvey adalah memberikan pemastian independen agar pemerintah dan pelaku usaha memiliki dasar yang lebih kuat dalam mengambil keputusan terkait mutu, keselamatan, dan kepatuhan,” ujar Arisudono.
Salah satu kontribusi IDSurvey dalam memperkuat industri dalam negeri diwujudkan melalui layanan verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Layanan ini membantu memastikan besaran kandungan lokal dalam produk maupun jasa, sekaligus mendorong peningkatan penggunaan produk buatan Indonesia.
Di bidang kemaritiman, BKI mengambil peran melalui klasifikasi dan sertifikasi kapal serta pemeriksaan teknis. Langkah ini penting untuk memastikan kapal memenuhi persyaratan keselamatan dan memiliki tingkat keandalan yang mendukung aktivitas pelayaran serta distribusi logistik antardaerah.
Adapun SUCOFINDO memperkuat sektor industri melalui layanan laboratorium, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi. Cakupannya meliputi pemeriksaan kualitas produk, fasilitas industri, hingga aspek lingkungan.
SUCOFINDO juga menyediakan layanan pemeriksaan halal yang berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem industri halal nasional, termasuk membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
Sementara itu, Surveyor Indonesia berfokus pada dukungan tata kelola industri dan perdagangan melalui kegiatan verifikasi, inspeksi, serta penilaian kesesuaian. Layanan ini memberikan informasi teknis yang dibutuhkan untuk memperkuat transparansi dan kepatuhan dalam rantai pasok.
Tidak hanya berorientasi pada kualitas produk dan keselamatan operasional, IDSurvey juga memperluas kontribusinya dalam agenda keberlanjutan lingkungan.
Melalui layanan validasi dan verifikasi gas rumah kaca serta pemantauan emisi, IDSurvey membantu perusahaan memperoleh informasi lingkungan yang kredibel. Data tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja emisi sekaligus merumuskan langkah pengurangan dampak lingkungan.
Arisudono menegaskan, pemastian mutu bukan semata-mata kebutuhan pelaku industri, melainkan juga berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Bagi masyarakat, mutu produk, keselamatan transportasi, dan keandalan infrastruktur berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Melalui keahlian yang saling melengkapi di IDSurvey Group, kami mendukung pemenuhan standar agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dengan lebih baik,” katanya.
Dengan mengintegrasikan kompetensi BKI, SUCOFINDO, dan Surveyor Indonesia, IDSurvey berupaya memperkuat ekosistem industri nasional agar semakin kompetitif, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu memenuhi standar mutu dan keberlanjutan.
Kehadiran layanan pemastian independen tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap produk dan jasa nasional, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan industri dan infrastruktur Indonesia di tengah persaingan global.*** (Byl)


























