Wartatrans.com, JAKARTA — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan melalui penyaluran 27 hewan kurban.
Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan itu menyasar masyarakat sekitar pelabuhan, rumah ibadah, yayasan, komunitas pekerja pelabuhan, hingga kelompok masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah operasional perusahaan.

Sebanyak 27 hewan kurban yang disalurkan terdiri dari 23 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Penyaluran dilakukan di sejumlah wilayah operasional PTP Nonpetikemas yang tersebar di berbagai daerah Indonesia.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, mengatakan bahwa kegiatan kurban tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan keagamaan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat.
“Iduladha menjadi pengingat penting tentang nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong. Melalui program ini, kami ingin memastikan manfaat perusahaan juga dapat dirasakan masyarakat sekitar wilayah operasional,” ujar Indra dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2026).
Menurut dia, hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan operasional pelabuhan.
Bagi masyarakat penerima manfaat, bantuan hewan kurban tersebut dinilai membawa arti tersendiri, terutama bagi warga yang selama ini mengandalkan pembagian daging kurban saat Iduladha.
Perwakilan Yayasan Al Jihad atau Masjid Al Jihad di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Ahmad Hadi Rufqi, mengatakan bantuan sapi kurban dari PTP Nonpetikemas membantu masjid dalam menjangkau lebih banyak warga penerima manfaat.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Insya Allah daging kurban akan dibagikan kepada jamaah dan masyarakat sekitar yang membutuhkan sehingga lebih banyak warga dapat merasakan kebahagiaan Iduladha,” kata Hadi.
Selain penyaluran hewan kurban, PTP Nonpetikemas juga menjalankan berbagai program sosial lain secara berkelanjutan, mulai dari pelestarian lingkungan, pemberdayaan usaha mikro dan kecil (UMK), pendidikan, hingga kesehatan masyarakat.
Saat ini, PTP Nonpetikemas mengelola 11 cabang pelabuhan di berbagai wilayah strategis Indonesia, antara lain Tanjung Priok, Banten, Cirebon, Panjang, Bengkulu, Palembang, Jambi, Teluk Bayur, Tanjung Pandan, Pangkal Balam, dan Pontianak.*** (Omy)


























