Menu

Mode Gelap
Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi Anak Yatim Piatu di Langsa Lama Lelang Frekuensi 700 MHz-26 GHz: Ajukan Rp5,458 Triliun, Telkomsel Kuasai “Jalur Emas” Dari Manggarai ke Kiaracondong: 5.484 Rusun TOD PT KAI Jadi Ramah Kantong atau Jerat Lahan HPL ? IIPO 3 BUMD Jakarta: Bekal Amunisi Fiskal Atau Jadi Tumbal Pasar Modal ? HSBI Peringati Hari Sastra dengan Pentas Seni di Padepokan Mahagenta PNM Kenalkan Model Pembiayaan Syariah Berbasis Kepercayaan di Hadapan Negara-Negara D-8

RAGAM

Infaq Jumat Muhammadiyah Himpun Minimal Rp70 Miliar untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

badge-check


 Infaq Jumat Muhammadiyah Himpun Minimal Rp70 Miliar untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Muhammadiyah melalui Gerakan Infaq Jumat berhasil menghimpun dana sedikitnya Rp70 miliar pada pekan pertama pelaksanaan untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dana tersebut dikumpulkan dari jaringan sekitar 12.000 masjid Muhammadiyah serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di seluruh Indonesia, meliputi lembaga pendidikan, perguruan tinggi, hingga rumah sakit. Penghimpunan infaq ini merupakan respons cepat atas meningkatnya bencana kemanusiaan di wilayah Sumatera.

Gerakan Infaq Jumat dilaksanakan berdasarkan surat edaran resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menginstruksikan pengalihan infak salat Jumat selama tiga pekan, yakni pada 12, 19, dan 26 Desember 2025. Pada pelaksanaan Jumat pertama, 12 Desember 2025, dana kolektif yang terkumpul dilaporkan telah mencapai Rp. 70 miliar.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menjelaskan bahwa dana infaq tersebut akan digunakan untuk pengoperasian dapur umum, distribusi logistik dan obat-obatan, layanan kesehatan darurat, serta dukungan pembangunan hunian sementara bagi para penyintas bencana.

Untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran, Muhammadiyah mempercayakan pengelolaan dana kepada Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) serta Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC) yang telah berpengalaman dalam penanganan kebencanaan. Haedar menegaskan bahwa seluruh dana akan dikelola secara terorganisir dan transparan.

“Meski nilainya relatif kecil dibandingkan total kerugian bencana yang mencapai triliunan rupiah, kontribusi ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung di lapangan, terutama pada fase tanggap darurat dan pemulihan awal,” ujar Haedar.

Melalui Gerakan Infaq Jumat, Muhammadiyah menegaskan komitmennya menjalankan nilai fastabiqul khairat dengan menerjemahkannya ke dalam kerja-kerja kemanusiaan yang nyata, terstruktur, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial bagi para korban bencana.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Trending di RAGAM