Menu

Mode Gelap
AirNav Paparkan Materi Kesetaraan Gender di Forum DGCA/61 Pengusaha Online Keluhkan Paket Rusak, Minta J&T Express Perketat Pengawasan IPCC Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2026 FIFGROUP Raih TOP GRC Awards 2026, Bukti Komitmen Tata Kelola Berkelanjutan  Kebutuhan Pembangunan LRT Jakarta Fase 2A Rp7,8 Triliun Citilink-Tzu Chi Teken Kesepakatan Perkuat Kesiapsiagaan dan Respons Tanggap Darurat

BANDARA

InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports

badge-check


 Bandara Soetta Perbesar

Bandara Soetta

Wartatrans.com, JAKARTA – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyatakan, proses pemulihan dan normalisasi operasional bandara yang sempat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau berjalan optimal.

Setelah sebelumnya delapan bandara mengalami penutupan sementara sejak 6 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik, termasuk empat bandara yang dikelola InJourney Airports, seluruh bandara tersebut kini kembali beroperasi secara penuh dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan pelayanan kepada penumpang.

“Menurut data 5-8 September, dampak operasional tercatat di empat bandara yang dikelola oleh InJourney Airports yaitu Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Raden Inten II,” tutur Direktur Utama InJourney, Maya Watono, Kamis (10/9/2026).

Secara keseluruhan, sebanyak 4.174 penerbangan terdampak yang berimplikasi pada perjalanan 455.754 penumpang.

Dari keempat bandara tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat dampak operasional paling signifikan.

Maya menegaskan bahwa sejak awal penanganan erupsi Gunung Anak Krakatau, keselamatan dan keamanan penumpang menjadi landasan utama setiap keputusan operasional.

“Keselamatan dan keamanan penumpang senantiasa menjadi prioritas utama kami. Setiap keputusan operasional dilakukan berdasarkan asesmen menyeluruh dan pemantauan berkala, dengan mempertimbangkan kondisi abu vulkanik, hasil paper test, serta informasi dan rekomendasi dari BMKG, AirNav Indonesia, VAAC Darwin, regulator, dan otoritas penerbangan. Di saat yang sama, kami terus memastikan kesiapsiagaan pelayanan kebandarudaraan dan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sesuai standar yang dipersyaratkan,” urainya.

Setelah melalui rangkaian asesmen dan pemeriksaan keselamatan, Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada 8 September 2026 pukul 00.30 WIB.

Bandara-bandara terdampak lainnya juga dibuka secara bertahap. Hasil pengujian BMKG menunjukkan area bandara telah dinyatakan negatif dari paparan abu vulkanik.

Selama periode penutupan bandara melalui InJourney Airports mengimplementasikan berbagai strategi mitigasi guna menjaga konektivitas penerbangan nasional dan meminimalkan dampak terhadap mobilitas masyarakat.

Salah satu langkah utama adalah dengan melakukan pengalihan penerbangan ke sejumlah bandara alternatif, seperti Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Kertajati.

Sementara, Bandara Kertajati menerima sejumlah penerbangan domestik maupun internasional yang dialihkan dengan dukungan konektivitas lanjutan menuju Jakarta melalui layanan DAMRI dan Whoosh.

Sementara itu, YIA dipersiapkan sebagai bandara alternatif untuk melayani pesawat berbadan lebar dengan dukungan transportasi darat.

“Sebagai holding yang mengintegrasikan ekosistem aviasi dan pariwisata, peran kami bukan hanya memastikan bandara dapat kembali beroperasi, tetapi juga memastikan perjalanan masyarakat tetap terhubung. Ketika suatu bandara harus ditutup demi keselamatan, kami mengoptimalkan jaringan bandara lain beserta konektivitas transportasi darat agar mobilitas masyarakat tetap terjaga,” tegas Maya.

Respon Cepat Menghadirkan Service Recovery Activation

Di sisi pelayanan, InJourney Airports mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) untuk mendukung penumpang selama periode gangguan operasional.

Kata Maya, berbagai layanan yang diberikan meliputi penyediaan shuttle bus gratis di Bandara Soekarno Hatta, penyediaan makanan dan minuman ringan, area peristirahatan tambahan agar penumpang yang terdampak memiliki ruang yang lebih nyaman untuk beristirahat, posko siaga untuk pelayanan penumpang di setiap bandara.

Seluruh layanan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya bagi penumpang yang memenuhi ketentuan pelayanan.

Koordinasi intensif juga dilakukan bersama maskapai untuk memastikan penumpang memperoleh informasi sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan kembali beroperasinya seluruh bandara, InJourney memfokuskan untuk optimalisasi kualitas pelayanan dan penguatan kesiapsiagaan operasional guna memastikan kelancaran serta kenyamanan perjalanan penumpang.

Berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, otoritas bandar udara, dan seluruh pemangku kepentingan, InJourney juga terus memantau kondisi ruang udara dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Meski operasional penerbangan telah kembali berjalan, prinsip kehati-hatian tetap diterapkan mengingat sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti dinamika aktivitas vulkanik dan arah angin.

“Memasuki fase recovery dan normalisasi, fokus kami adalah mengurai seluruh dampak operasional dan mendukung mobilitas masyarakat kembali normal,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat pengguna jasa atas kesabaran dan pengertiannya selama operasional penerbangan mengalami penghentian sementara.

“Bersama InJourney Airports, kami akan terus hadir di lapangan, memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholders serta memastikan proses pemulihan berjalan optimal serta memastikan setiap perjalanan penumpang dapat berlangsung dengan rasa aman dan nyaman,” tutup Maya. (omy)

Baca Lainnya

AirNav Paparkan Materi Kesetaraan Gender di Forum DGCA/61

10 September 2026 - 15:56 WIB

Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA

10 September 2026 - 09:54 WIB

Kemenhub Kawal Masa Transisi Penerapan Piece Concept Bagage Garuda Indonesia

9 September 2026 - 19:06 WIB

Meneilisik Skema Bagasi Baru Garuda Indonesia: Bagian Penyempurnaan Layanan

9 September 2026 - 16:23 WIB

Begini APJAPI Soroti Kebijakan Baru Garuda Terkait Piece Concept Bagage

9 September 2026 - 14:46 WIB

INACA Apresiasi Stakeholder Penerbangan dalam Penanganan Pascaserupsi GAK

9 September 2026 - 09:13 WIB

AirNav Indonesia Resmi Operasikan Jarkompenas

8 September 2026 - 17:32 WIB

Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok, Bandara Wunopito NTT Ditutup

8 September 2026 - 14:30 WIB

AirAsia Kembali Mengoperasikan Penerbangan dari Bandara Terdampak Erupsi GAK

8 September 2026 - 14:20 WIB

Bandara Radin Inten II dan 4 Lainnya Menyusul Dibuka Kembali Hari Ini

8 September 2026 - 11:13 WIB

Trending di BANDARA