Wartatrans.com, TANGERANG – AirNav Indonesia menyampaikan pembaruan informasi aeronautika terkait penutupan sementara Bandara Wunopito, Lewoleba, Nusa Tenggara Timur (NTT), dampak abu vulkanik Gunung Lewotolok.
EVP of Corporate Secretary Hermana Soegijantoro Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) C1148/26 NOTAMR C1145/26, Bandara Wunopito (WATW) masih berstatus CLOSED akibat abu vulkanik Gunung Lewotolok.

“Penutupan diperpanjang hingga estimasi pada 11 September 2026, pukul 07.00 WITA,” ucapnya, Kamis (10/9/2026).
Pembaruan ini menggantikan NOTAM sebelumnya, yaitu C1145/26 NOTAMR C1134/26.
AirNav terus memantau perkembangan kondisi abu vulkanik Gunung Lewotolok serta dampaknya terhadap wilayah penerbangan.
Pembaruan informasi aeronautika akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi dan hasil evaluasi keselamatan penerbangan.
“AirNav juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan operasional penerbangan terus diperbarui,” kata dia.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya AirNav Indonesia dalam memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan. (omy)































