Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkenalkan Nusantara Explorer, kereta wisata premium yang dikembangkan atas gagasan dan perintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kereta tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang memadukan kenyamanan, budaya, kuliner, dan panorama Nusantara, serta akan dapat dinikmati masyarakat setelah seluruh persiapan operasional selesai.

Nusantara Explorer pertama kali digunakan Presiden Prabowo dalam agenda perjalanan kenegaraan pada Kamis (30/7). Kehadirannya menjadi langkah KAI dalam mendukung penguatan sektor pariwisata nasional melalui layanan kereta wisata berkelas.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pengembangan Nusantara Explorer merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden untuk menghadirkan moda transportasi yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para penumpang.
“Nusantara Explorer lahir dari gagasan dan perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto agar KAI menghadirkan kereta wisata yang memberikan pengalaman perjalanan berkelas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Perintah tersebut kami tindak lanjuti melalui kemampuan dan kreativitas insan KAI di Balai Yasa Surabaya Gubeng,” ujar Bobby.
Seluruh proses desain dan modifikasi kereta dilakukan di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Rangkaian Nusantara Explorer terdiri dari 12 kereta yang meliputi kereta kabin tidur, Grand Restaurant, lounge, serta kereta pendukung operasional.

KAI menghadirkan tiga pilihan kabin tidur, yakni Signature Class, Advance Class, dan Compact Class, yang menawarkan tingkat privasi dan kenyamanan berbeda sesuai kebutuhan pelanggan.

Selain itu, tersedia Grand Restaurant yang dirancang sebagai ruang makan premium lengkap dengan meja makan dan ruang makan privat. Sementara itu, lounge dilengkapi kursi santai, bar, fasilitas hiburan, piano, sistem audio, serta jendela panorama yang memungkinkan penumpang menikmati pemandangan sepanjang perjalanan.

Interior Nusantara Explorer juga mengusung nuansa khas Indonesia melalui penggunaan material bernuansa hangat, pencahayaan lembut, serta sentuhan budaya Nusantara seperti wayang kulit, Batik Lasem, motif Sekar Jagad, hingga motif Bali yang diterapkan pada elemen dekoratif dan pilihan warna interior.
Menurut Bobby, kereta wisata tersebut dikembangkan agar perjalanan kereta api menjadi bagian dari pengalaman berwisata, bukan sekadar sarana transportasi.
“Kereta api memiliki potensi besar untuk memperkuat pariwisata nasional. Nusantara Explorer kami kembangkan agar perjalanan menjadi bagian dari pengalaman wisata, mulai dari kenyamanan, pelayanan, kuliner, hingga kekayaan budaya yang hadir di setiap ruang kereta,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan Nusantara Explorer juga menjadi bukti kemampuan pekerja Balai Yasa Surabaya Gubeng dalam menghasilkan inovasi sarana perkeretaapian karya anak bangsa dengan standar pelayanan yang semakin beragam.

Meski telah diperkenalkan kepada publik, KAI menyatakan Nusantara Explorer masih akan melalui tahap penyempurnaan.
KAI juga menginformasikan bahwa mengenai rute, jadwal perjalanan, tarif, komposisi akhir rangkaian, serta waktu operasional komersial akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional, pelayanan, keselamatan, dan keandalan sarana dinyatakan siap.(fahmi)






























