Menu

Mode Gelap
SMPN 259 Jakarta Angkat Isu Bullying Lewat Film Pendek Suara di Kepala Bimo Peringatan Maulid Malam ke-39 di Masjid An-Nur: “Belum Jatuh Cinta pada Rasulullah? Maulid Kita Belum Berefek!” KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026 Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat Pegayon Angkat Motif Pepir Gayo, Forum Budaya Disiapkan untuk Hidupkan Seni di Kem Seni Antara

PERON

KAI Angkut 2,7 Juta Ton Batu Bara Selama Nataru 2026

badge-check


 KAI Angkut 2,7 Juta Ton Batu Bara Selama Nataru 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan layanan angkutan logistik selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) tetap mengalir dan andal.

Pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI mengangkut total 3.286.530 ton barang. Dari jumlah tersebut, 2.733.587 ton merupakan batu bara untuk pembangkit listrik, yang menjadi tulang punggung pasokan energi di berbagai wilayah, khususnya Jawa dan Bali, saat konsumsi listrik meningkat signifikan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kelancaran distribusi batu bara selama Nataru berperan langsung dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.

“Libur panjang identik dengan meningkatnya aktivitas rumah tangga, pariwisata, hingga sektor usaha. Ketersediaan listrik yang stabil menjadi kunci agar semua itu berjalan nyaman. KAI berkomitmen memastikan distribusi energi primer tetap lancar melalui layanan logistik yang terukur dan andal,” ujar Anne, Kamis (8/1/2025).

Menurutnya, moda kereta api memiliki keunggulan pada kapasitas angkut besar, ketepatan jadwal, serta tingkat keselamatan yang tinggi, sehingga mampu menjadi tulang punggung distribusi komoditas strategis seperti batu bara. Hal ini memberikan kepastian pasokan bagi pembangkit listrik untuk beroperasi sesuai kebutuhan masyarakat dan industri.

Selain batu bara, selama masa Nataru KAI juga mengangkut berbagai komoditas penting lainnya seperti semen, pupuk, bahan bakar, dan barang konsumsi. Distribusi ini menopang sektor konstruksi, pertanian, industri, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di berbagai daerah.

“Kami mengelola operasional angkutan barang dengan standar keselamatan dan keandalan yang sama tingginya seperti layanan penumpang. Meski mobilitas masyarakat meningkat, layanan logistik tetap berjalan stabil berkat koordinasi lintas daerah dan kesiapan sarana,” tambah Anne.

Kinerja angkutan barang KAI selama Nataru menjadi bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung ketahanan energi, kelancaran aktivitas ekonomi, serta kenyamanan masyarakat selama periode strategis akhir tahun.

“Kereta api bukan hanya mengantar orang pulang kampung atau berlibur, tetapi juga memastikan listrik tetap menyala, industri tetap bergerak, dan roda ekonomi terus berputar. Inilah peran KAI dalam melayani negeri, bahkan ketika banyak yang sedang menikmati liburan,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Satu KRL CLI-225 Kembali Beroperasi, Commuter Line Bogor Tambah 4 Perjalanan

19 September 2026 - 11:34 WIB

Akses Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Skybridge

18 September 2026 - 07:54 WIB

KAI Catat 182.208 Pelanggan Manfaatkan Kereta Ekonomi Kerakyatan

18 September 2026 - 07:19 WIB

Kereta Makan M1 Kian Nyaman, KAI Services Perkuat Pengalaman Kuliner Penumpang

18 September 2026 - 06:44 WIB

KAI Services Perkuat Konsep Integrated Services untuk Perluas Bisnis

17 September 2026 - 16:04 WIB

Tarif Rp3.000, Kereta Petani dan Pedagang KAI Telah Layani 43.780 Pelanggan

17 September 2026 - 14:53 WIB

KAI Operasikan 113 PLTS di 92 Lokasi, Total Kapasitas Capai 4,43 MWp

17 September 2026 - 14:39 WIB

Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

17 September 2026 - 13:54 WIB

KAI Commuter Resmi Kelola KA Bandara YIA, Nama Layanan Berubah Jadi Commuter Line

17 September 2026 - 09:11 WIB

Trending di PERON