Wartatrans.com, JAKARTA – Taman Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, menjadi lokasi pameran seni instalasi bertajuk Saling Sangga yang berlangsung pada 25–31 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan karya seni sekaligus program edukasi bagi anak-anak sebagai upaya mendorong kreativitas dan memperkuat kebersamaan di ruang publik.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mendukung penyelenggaraan pameran tersebut dengan memfasilitasi perizinan penggunaan area taman di lingkungan Stasiun Manggarai.
Pameran yang dibuka pada Ahad (25/10) kemarin, melibatkan Komunitas Seni Ngakarya dan sejumlah pemangku kepentingan. Pembukaan kegiatan turut dihadiri perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), komunitas seni, serta KAI Daop 1 Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membuka ruang bagi kegiatan masyarakat yang memberikan manfaat sosial dan edukatif.
“KAI mengapresiasi inisiatif para penyelenggara dan komunitas seni yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat. Kami mendukung melalui fasilitasi perizinan penggunaan lokasi, sehingga area publik di sekitar stasiun dapat dimanfaatkan untuk aktivitas kreatif yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar,” ujar Franoto.
Salah satu kegiatan dalam pameran tersebut adalah Kelas Kanvas, program sosial yang digagas Komunitas Seni Ngakarya untuk memberikan kelas menggambar gratis bagi anak-anak di lingkungan RW 02 Manggarai.
Melalui program ini, anak-anak mendapatkan kesempatan mengenal seni, mengembangkan imajinasi, dan menuangkan gagasan melalui kegiatan menggambar.
Selain memberikan ruang bagi kreativitas anak, program tersebut menjadi bentuk kontribusi komunitas seni dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang dapat diakses masyarakat sekitar.
Pameran Saling Sangga juga menampilkan instalasi seni berjudul NO ROOF STANDS ALONE karya Doodz dengan medium mixed media pada 2026.
Karya tersebut mengangkat pesan tentang pentingnya kebersamaan dan sikap saling mendukung di tengah perbedaan. Pesan itu mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran karya seni dan kegiatan edukasi di Taman Stasiun Manggarai sekaligus memperlihatkan potensi ruang publik sebagai tempat interaksi sosial bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Franoto menegaskan, KAI Daop 1 Jakarta terbuka terhadap kegiatan masyarakat yang memberikan dampak positif, selama pelaksanaannya tetap memperhatikan keselamatan, keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kelancaran operasional kereta api.
Menurut dia, penggunaan area publik di lingkungan stasiun perlu dikoordinasikan dan mengikuti ketentuan yang berlaku agar kegiatan masyarakat tidak mengganggu fungsi utama stasiun sebagai fasilitas transportasi.
“Kami berharap kegiatan Saling Sangga dapat memberikan pengalaman positif bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama dalam menjaga fasilitas publik. KAI akan terus membangun hubungan baik dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, serta mendukung kegiatan yang bermanfaat sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai bagian dari semangat perusahaan untuk semakin melayani,” tutup Franoto.
Pameran Saling Sangga dapat dikunjungi masyarakat di Taman Stasiun Manggarai hingga 31 Oktober 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas apresiasi terhadap seni sekaligus mendorong pemanfaatan ruang publik secara kreatif dan bertanggung jawab. (fahmi)



























