Menu

Mode Gelap
Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen 5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

PERON

KAI Group Layani 166,15 Juta Pelanggan Urban Berbasis Listrik, Kurangi Emisi hingga 15.350 Ton CO₂e

badge-check


 KAI Group Layani 166,15 Juta Pelanggan Urban Berbasis Listrik, Kurangi Emisi hingga 15.350 Ton CO₂e Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Group terus memperkuat peran transportasi publik berbasis listrik sebagai solusi mobilitas perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan urban berbasis listrik yang dioperasikan KAI Group melayani 166.154.342 pelanggan, sekaligus berkontribusi dalam menekan emisi karbon di wilayah perkotaan.

Layanan tersebut mencakup LRT Jabodebek, Commuter Line Jabodetabek, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta, Commuter Line Yogyakarta, dan LRT Sumsel yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat menuju kawasan perkantoran, pusat pendidikan, area bisnis, bandara, hingga berbagai ruang publik.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan transportasi berbasis listrik memiliki peran strategis dalam menjawab kebutuhan mobilitas urban yang semakin tinggi sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi sektor transportasi.

“Kereta listrik perkotaan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Perjalanan menjadi lebih terukur, kapasitas layanan besar, dan emisi yang dihasilkan per pelanggan jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).

Dari total jumlah pelanggan tersebut, Commuter Line Jabodetabek menjadi kontributor terbesar dengan melayani 146.259.555 pelanggan selama Januari hingga Mei 2026. Angka ini meningkat 5,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 138.227.725 pelanggan.

KAI menilai Commuter Line masih menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat Jabodetabek karena mampu melayani perjalanan dari kawasan permukiman menuju pusat aktivitas ekonomi dengan kapasitas besar dan frekuensi perjalanan yang tinggi.

Sementara itu, LRT Jabodebek melayani 13.211.856 pelanggan sepanjang lima bulan pertama 2026 atau meningkat 23,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 10.727.798 pelanggan.

Berdasarkan data yang disampaikan KAI, LRT Jabodebek menghasilkan emisi sekitar 15 gram CO₂e per penumpang per kilometer, lebih rendah dibandingkan sepeda motor yang mencapai sekitar 37 gram CO₂e per penumpang per kilometer. Dengan demikian, emisi sepeda motor sekitar 146,67 persen lebih tinggi dibandingkan LRT Jabodebek.

Di sektor transportasi menuju bandara, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta melayani 1.013.574 pelanggan pada Januari–Mei 2026, naik 14,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 883.065 pelanggan.

Sementara itu, Commuter Line Yogyakarta mencatat volume pelanggan sebanyak 3.854.340 orang, meningkat 7,88 persen dibandingkan Januari–Mei 2025 yang mencapai 3.572.727 pelanggan. Layanan ini menjadi moda penting yang menghubungkan kawasan Yogyakarta dan Solo, termasuk pusat pendidikan, perdagangan, pariwisata, dan aktivitas ekonomi.

Di Sumatera Selatan, LRT Sumsel melayani 1.815.017 pelanggan sepanjang Januari hingga Mei 2026. Sebagai sistem angkutan rel perkotaan pertama di Pulau Sumatera, layanan ini menghubungkan kawasan permukiman, pusat bisnis, perkantoran, perguruan tinggi, kompleks olahraga Jakabaring, hingga Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.

KAI menjelaskan LRT Sumsel menggunakan tenaga listrik melalui sistem third rail atau Listrik Aliran Bawah bertegangan 750 volt DC, sehingga operasional keretanya tidak menghasilkan emisi gas buang langsung selama perjalanan.

Berdasarkan perhitungan sederhana menggunakan rata-rata jarak perjalanan 10 kilometer per pelanggan, layanan urban berbasis listrik KAI Group diperkirakan mampu mengurangi sekitar 15.350 ton CO₂e sepanjang Januari hingga Mei 2026 dibandingkan jika perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi.

Anne menegaskan pengembangan transportasi publik berbasis listrik merupakan bagian dari komitmen KAI Group dalam mendukung mobilitas rendah emisi dan pembangunan transportasi berkelanjutan.

“Setiap pelanggan yang beralih ke transportasi publik berbasis listrik ikut membantu menekan beban emisi transportasi harian. Karena itu, KAI Group terus memperkuat layanan urban agar semakin mudah diakses, nyaman digunakan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen

13 Juli 2026 - 16:23 WIB

5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon

13 Juli 2026 - 15:19 WIB

5 Kereta Api dengan Relasi Terjauh di Indonesia, Ada yang Tempuh Lebih dari 1.000 Kilometer

13 Juli 2026 - 09:29 WIB

KAI Group Layani 7,46 Juta Penumpang Kereta Bandara pada Semester I 2026

12 Juli 2026 - 21:21 WIB

Pergerakan Penumpang Tembus 78 Juta, KAI Kembangkan Peron Jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor untuk KRL 12 Kereta

12 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengguna Suite Class Compartment KAI Melonjak 64,76 Persen pada Semester I 2026

12 Juli 2026 - 19:48 WIB

Solusi Semu Modernisasi Pemerintah 42 Juta Warga Jabodetabek Dikepung Rel Tua 101 Tahun

12 Juli 2026 - 19:25 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN

11 Juli 2026 - 17:15 WIB

Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

11 Juli 2026 - 15:27 WIB

Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026

11 Juli 2026 - 12:51 WIB

Trending di PERON