Menu

Mode Gelap
Gerakan Penanganan dari Hulu Ke Hilir menuju Kendaraan Zero ODOL 2027 KAI Wisata Hadirkan “Scenic Chill April Thrill”, Tawarkan Perjalanan Premium Mulai Rp300 Ribu Operasi Gaktibplin dan Tes Urine di Polsek Sunda Kelapa Seluruh Personel Negatif Narkoba Indonesia AirAsia Sesuaikan Jadwal, Janji Layanan Tetap Terjaga 12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

PERON

KAI Perkuat Angkutan Peti Kemas untuk Dukung Logistik Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

badge-check


 KAI Perkuat Angkutan Peti Kemas untuk Dukung Logistik Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan angkutan peti kemas yang konsisten menopang distribusi barang nasional sepanjang 2025.

Vice President Corporate Communications KAI Anne Purba menjelaskan bahwa pada Januari–Oktober 2025, volume angkutan peti kemas mencapai 4.103.731 ton. Kinerja ini menunjukkan bahwa kereta api terus menjadi bagian penting dalam mendukung pasokan barang yang dibutuhkan masyarakat serta kelancaran aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Pada Mei 2025, layanan angkutan peti kemas mencapai 463.916 ton, menjadikannya bulan dengan volume tertinggi sepanjang tahun. Menurut Anne, kondisi ini menggambarkan bagaimana moda kereta api dimanfaatkan pelaku usaha untuk pengiriman dalam jumlah besar yang membutuhkan keamanan, ketepatan waktu, serta kepastian proses distribusi.

“Hal tersebut membantu menjaga ritme produksi industri dan memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan secara stabil,” kata Anne, Kamis (27/11/2025).

KAI memproyeksikan bahwa penerapan kebijakan Over Dimension Over Load (ODOL) pada 2027 akan semakin memperkuat posisi kereta api dalam rantai logistik nasional. Satu rangkaian kereta mampu mengangkut hingga 1.080 ton, setara dengan 60 truk berkapasitas 20 ton, sehingga memberikan efisiensi bagi pelaku usaha dan mengurangi tekanan pada jalan raya. Manfaatnya berdampak langsung pada masyarakat melalui perjalanan yang lebih aman, sementara negara mendapatkan sistem logistik yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Dari sisi konektivitas, layanan logistik KAI terhubung dengan sejumlah pelabuhan utama seperti Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Mas (Semarang), dan Tanjung Perak (Surabaya). Kedekatan jalur kereta api dengan simpul-simpul pelabuhan tersebut memperkuat integrasi antarmoda antara kereta api, truk, dan angkutan laut. Dengan integrasi ini, pelanggan dapat mengatur rantai pasok secara lebih fleksibel, sementara masyarakat merasakan kelancaran distribusi barang yang lebih stabil.

Ke depan, KAI merencanakan pengembangan integrasi layanan antara stasiun dan pelabuhan secara lebih komprehensif. Upaya ini mencakup optimalisasi jalur eksisting, peningkatan fasilitas bongkar muat, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat proses first mile dan last mile. Langkah ini diharapkan membentuk ekosistem logistik yang lebih efisien dan mendukung daya saing ekonomi nasional.

Stasiun-stasiun yang berdekatan dengan kawasan pelabuhan akan terus dikembangkan agar mampu menampung arus barang yang lebih besar dan memfasilitasi perpindahan moda secara efektif.

“Komitmen ini menjadi bagian dari langkah KAI untuk menghadirkan sistem logistik terintegrasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaku usaha, dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Wisata Hadirkan “Scenic Chill April Thrill”, Tawarkan Perjalanan Premium Mulai Rp300 Ribu

7 April 2026 - 16:28 WIB

Pasca Anjlokan KA di Bumiayu, KAI Services Fokus Jaga Kenyamanan Penumpang

7 April 2026 - 10:37 WIB

Jalur Anjlokan KA di Bumiayu Normal, Sejumlah Perjalanan KA Kembali Beroperasi

7 April 2026 - 10:22 WIB

KAI Daop 7 Madiun Minta Maaf atas Gangguan Perjalanan KA, Tegaskan Keberangkatan Tetap Sesuai Jadwal

7 April 2026 - 10:13 WIB

Evakuasi KA Anjlok Rampung, Dua Jalur KA di Lintas Bumiayu Dapat Dilalui dengan Pembatasan Kecepatan

7 April 2026 - 07:39 WIB

KAI Berhasil Evakuasi Awal KA Bangunkarta di Bumiayu, Satu Kereta Kembali ke Rel

6 April 2026 - 23:10 WIB

KAI Layani Lebih 826 Ribu Penumpang saat Libur Panjang Paskah 2026, Okupansi Harian Capai 113 %

6 April 2026 - 21:09 WIB

Gangguan Jalur KA di Daop 5 Purwokerto Jawa Tengah Berdampak pada Perjalanan KA, Daop 1 Jakarta Sampaikan Maaf

6 April 2026 - 17:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Layani 340 Ribu Pelanggan Musim Libur Panjang Paskah, Kedatangan Mendominasi

6 April 2026 - 17:29 WIB

KAI Percepat Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu, Rekayasa Pola Operasi dan Angkutan Lanjutan Bus Disiapkan

6 April 2026 - 16:52 WIB

Trending di PERON