Menu

Mode Gelap
KAI Group Perkuat Ekosistem Transportasi, 307,86 Juta Pelanggan Dilayani hingga Juli Ketepatan Waktu Whoosh Capai 99,4 Persen, KCIC Klaim Layanan Makin Andal Merah Putih Berkibar di Kereta Api, KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Pesawat Boeing 737-800 “Duta” Rimba Raya Gerilya di Ibu Kota, Bawa Kembali Jejak Suara; “Indonesia Masih Ada” Anggaran Perumahan 2027 Tertekan, Kementerian PKP Ajukan Anggaran Rp106 Triliun

PERON

KAI Siapkan Suku Cadang Rp1,23 Triliun, Dukung Pemeliharaan 12.856 Sarana

badge-check


 KAI Siapkan Suku Cadang Rp1,23 Triliun, Dukung Pemeliharaan 12.856 Sarana Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengelola persediaan suku cadang dan material dengan nilai neto Rp1,23 triliun per 30 Juni 2026 untuk mendukung pemeliharaan sarana dan prasarana.

Nilai tersebut mencakup Rp1,12 triliun suku cadang sarana dan Rp224,73 miliar suku cadang prasarana sebelum dikurangi cadangan penurunan nilai.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kesiapan suku cadang merupakan bagian penting dari operasi karena KAI mengelola 12.856 unit sarana per Juni 2026, terdiri dari 551 lokomotif, 1.064 KRL, 2.238 kereta, 8.907 gerbong, dan 96 KRDE/I.

“Pelanggan melihat kereta api ketika berada di peron, tetapi di belakang satu perjalanan terdapat proses pemeliharaan yang panjang. Lebih dari 12 ribu unit sarana membutuhkan dukungan material, tenaga teknis, Balai Yasa, depo, serta jadwal perawatan yang disiplin,” ujar Anne.

Suku cadang sarana digunakan untuk perawatan rutin dan berkala terhadap lokomotif, kereta penumpang, kereta pembangkit, kereta diesel, kereta listrik, dan gerbong yang dilaksanakan pada Balai Yasa dan depo di berbagai Daerah Operasi dan Divisi Regional.

Sementara suku cadang prasarana digunakan untuk mendukung perawatan jalan rel, jembatan, perlintasan, persinyalan, instalasi listrik, dan instalasi komunikasi. Nilainya mencapai Rp224,73 miliar per Juni 2026.

Arah pengelolaan aset KAI juga semakin menekankan pendekatan siklus hidup berbasis data agar keputusan perawatan dan peremajaan dapat dilakukan sesuai kondisi serta tingkat risiko aset.

“Keandalan perjalanan dimulai jauh sebelum kereta berangkat. Pengelolaan material dan pemeliharaan menjadi pekerjaan yang berlangsung setiap hari untuk memastikan sarana dan prasarana siap digunakan,” tutup Anne.(fahmi)

 

Baca Lainnya

KAI Group Perkuat Ekosistem Transportasi, 307,86 Juta Pelanggan Dilayani hingga Juli

13 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Ketepatan Waktu Whoosh Capai 99,4 Persen, KCIC Klaim Layanan Makin Andal

13 Agustus 2026 - 23:23 WIB

Merah Putih Berkibar di Kereta Api, KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

13 Agustus 2026 - 23:16 WIB

KAI Angkut 1,35 Juta Ton Semen dan Klinker hingga Juli, Perkuat Logistik Industri

12 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Tarif Commuter Line Rp8 Berlaku 17 Agustus, KAI Commuter Siapkan 1.065 Perjalanan Jabodetabek

12 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Mulai 14 Agustus, KAI Buka Promo Tiket Kereta Diskon 17 Persen untuk HUT RI

12 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Libur Panjang HUT ke-81 RI, KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 76 Perjalanan KA Jarak Jauh per Hari

12 Agustus 2026 - 12:30 WIB

KAI Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Livery Merah Putih di Kereta Api

12 Agustus 2026 - 05:23 WIB

KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Access by KAI, Pemulihan Sistem Terus Dilakukan

12 Agustus 2026 - 00:30 WIB

HUT ke-81 RI, Naik LRT Jabodebek dan KRL Jabodetabek Cuma Rp8 pada 17 Agustus

11 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Trending di PERON