Menu ✖

Mode Gelap
Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026 Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026 ASDP: Kebakaran KMP Batumandi di Sekitar Pulau Merak Besar, Penumpang Selamat ACCADEMI dan Kemenko Polkam Samakan Perspektif Komunikasi Publik di Era Tsunami Informasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja

PERON

KAI Siapkan Transformasi Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi

badge-check


 KAI Siapkan Transformasi Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan transformasi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, untuk memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus meningkatkan fungsi stasiun sebagai pintu gerbang perjalanan kereta api jarak jauh.

Pengembangan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan posisi Gambir yang berada di kawasan strategis ibu kota. Stasiun ini berdekatan dengan Monumen Nasional (Monas), pusat pemerintahan, kawasan perkantoran, hotel, hingga berbagai ruang publik.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengembangan Stasiun Gambir tidak hanya berorientasi pada peningkatan fasilitas perkeretaapian, tetapi juga diarahkan untuk membangun konektivitas dengan berbagai moda transportasi dan aktivitas perkotaan.

“Gambir memiliki peran strategis dalam ekosistem transportasi Jakarta. Pengembangannya diarahkan untuk memperkuat fungsi Gambir sebagai gerbang perjalanan KA Jarak Jauh sekaligus mendukung konektivitas masyarakat menuju pusat aktivitas Jakarta,” ujar Anne.

Hampir 3,9 Juta Pelanggan

Besarnya aktivitas perjalanan di Stasiun Gambir tercermin dari jumlah pelanggan yang dilayani. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, tercatat 3.871.579 pelanggan menggunakan stasiun tersebut.

Jumlah itu terdiri atas 1.990.205 pelanggan yang berangkat dan 1.881.374 pelanggan yang tiba di Gambir. Angka tersebut memperlihatkan posisi Gambir sebagai salah satu simpul utama perjalanan KA Jarak Jauh di Jakarta.

KAI melalui kajian pengembangan New Gambir mengarahkan transformasi stasiun menjadi pusat pengalaman perjalanan yang memadukan fungsi mobilitas dengan aspek hospitality, leisure, dan pengembangan nilai tambah kawasan.

Konsep tersebut menempatkan Gambir sebagai bagian dari hub interkoneksi yang dapat menghubungkan perjalanan KA Jarak Jauh dengan KRL, MRT, BRT, serta kawasan Monas.

Anne mengatakan, pengembangan Gambir juga perlu ditempatkan dalam konteks penguatan jaringan transportasi publik Jabodetabek secara keseluruhan.

“KAI melihat setiap stasiun memiliki peran masing-masing dalam satu sistem transportasi. Manggarai berperan sebagai pusat perpindahan antarlintas, sementara Gambir dikembangkan sebagai gerbang KA Jarak Jauh di pusat Jakarta serta bagian dari penguatan akses menuju kawasan strategis,” katanya.

Peluang Layanan Commuter Line

Saat ini, Stasiun Gambir melayani 34 perjalanan KA reguler setiap hari dengan sekitar 78 aktivitas pemberhentian untuk proses naik dan turun pelanggan KA Jarak Jauh.

Di kawasan tersebut juga terdapat jalur layang yang digunakan perjalanan Commuter Line pada lintas Jakarta Kota–Bogor dan Jakarta Kota–Nambo.

Meski demikian, KAI menegaskan perjalanan Commuter Line yang melintas di kawasan Gambir saat ini belum melayani naik dan turun penumpang di Stasiun Gambir.

Wacana pengembangan layanan Commuter Line di stasiun tersebut masih membutuhkan kajian dan persiapan secara menyeluruh. Sejumlah aspek yang harus diperhitungkan antara lain kesiapan infrastruktur, kapasitas lintas, sistem operasi, keselamatan, serta koordinasi dengan regulator.

“Apabila layanan Commuter Line di Gambir dikembangkan, maka berbagai aspek harus dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas pelayanan pelanggan, kesiapan peron, alur perpindahan, kapasitas lintas, kelistrikan, persinyalan, hingga pola operasi. Keselamatan dan keandalan perjalanan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Anne.

Mobilitas KRL Terus Tumbuh

Kebutuhan integrasi transportasi di kawasan Gambir semakin penting seiring pertumbuhan mobilitas masyarakat Jabodetabek.

Data KAI mencatat perjalanan KRL Jabodetabek meningkat dari 217.964.892 perjalanan pada 2022 menjadi 344.621.825 perjalanan pada 2025. Dengan demikian, terjadi tambahan 126.656.933 perjalanan atau tumbuh 58,11 persen dalam kurun tiga tahun.

Salah satu lintas dengan tingkat mobilitas tinggi adalah Bogor Line. Pada 2025, lintas tersebut melayani 153.538.393 perjalanan atau menyumbang 44,55 persen dari total perjalanan KRL Jabodetabek.

Bogor Line juga melintasi kawasan Gambir, tetapi hingga kini belum melayani naik dan turun pelanggan di Stasiun Gambir.

“Pertumbuhan perjalanan KRL menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas menuju pusat Jakarta terus meningkat. Karena itu, kesiapan Gambir perlu dilihat sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi, termasuk apabila ke depan terdapat pengembangan layanan Commuter Line di stasiun ini,” jelas Anne.

KAI menyatakan transformasi Gambir menjadi bagian dari agenda penguatan transportasi publik Jabodetabek. Melalui konsep New Gambir, pembenahan stasiun diarahkan untuk meningkatkan kapasitas transportasi kawasan sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah dan modernisasi simpul transportasi strategis.

Pengembangan tersebut diharapkan membuat Stasiun Gambir semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat, baik sebagai titik keberangkatan dan kedatangan KA Jarak Jauh maupun sebagai bagian dari pusat aktivitas masyarakat di Jakarta.

“Transformasi Gambir disiapkan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan pelanggan, kesiapan operasional, dan pengembangan transportasi publik Jakarta ke depan,” tutup Anne.(fahmi)

 

 

Baca Lainnya

Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026

20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KAI Divre III Palembang Amankan 52 Barang Tertinggal, Nilainya Tembus Rp133 Juta

20 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Jelang Musim Tanam, Angkutan Pupuk KAI Meningkat 31,47 Persen

20 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Satu KRL INKA Kembali Beroperasi di Lintas Bogor

20 Oktober 2026 - 10:36 WIB

KAI Catat Jutaan Perjalanan Antarkota, Rute Gambir-Yogyakarta Tembus 1 Juta

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Penumpang Stasiun Sukabumi Naik 7 Persen, Tembus 613 Ribu pada 2026

19 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Tiga Kereta Api Andalan Priangan Makin Diminati, Layani 1,1 Juta Pelanggan

19 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Warteg on Train Hadir di KA Batavia, Penumpang Kini Bisa Pilih Lauk Favorit di Kereta

19 Oktober 2026 - 15:21 WIB

KAI Hubungkan Kota-Kota Kuliner Nusantara, Tiga KA Catat 2,11 Juta Pelanggan

19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Dua Rangkaian KRL INKA Masih Diperbaiki, 7 Perjalanan Bogor Dibatalkan

19 Oktober 2026 - 04:15 WIB

Trending di PERON