Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai memasuki tahapan pengujian terhadap dua unit kereta Nusantara Explorer Luxury Sleeper Train yang telah menyelesaikan proses pengerjaan interior di Balai Yasa Surabaya Gubeng.
Pengujian dilakukan melalui uji statis dan uji dinamis sebagai bagian dari proses penyempurnaan sebelum rangkaian tersebut dikembangkan lebih lanjut.

Uji dinamis dilaksanakan di lintas Surabaya Gubeng–Lamongan pulang-pergi untuk mengukur performa kereta saat beroperasi, meliputi kestabilan perjalanan, sistem pengereman, kelistrikan, hingga kinerja berbagai fasilitas penunjang. Sebelumnya, KAI lebih dahulu melakukan uji statis guna memastikan seluruh sistem dan fasilitas berfungsi optimal saat kereta dalam kondisi berhenti.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Nusantara Explorer saat ini masih berada pada tahap pengembangan dan penyempurnaan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.
“Dari rencana pengembangan rangkaian yang terdiri atas 12 kereta, saat ini dua kereta telah menyelesaikan tahap pengerjaan interior serta menjalani uji statis dan dinamis. Hasil pengujian akan menjadi bahan evaluasi untuk proses penyempurnaan berikutnya,” ujar Anne, Jumat (24/7/2026).
KAI merancang Nusantara Explorer sebagai kereta luxury sleeper yang menghadirkan pengalaman perjalanan dengan kabin privat, layanan personal, sajian kuliner, fasilitas hiburan, serta panorama sepanjang perjalanan.
Dalam rencana pengembangannya, rangkaian akan terdiri atas 12 kereta yang mencakup kereta kabin tidur, Grand Restaurant, lounge, serta kereta pendukung operasional. Seluruh proses modifikasi dan pengembangan dilakukan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.
“Nusantara Explorer memperlihatkan kemampuan pekerja Balai Yasa Surabaya Gubeng dalam mengembangkan sarana dengan konsep pelayanan yang semakin beragam. Pengalaman teknis dan ketelitian pekerja menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pengerjaan,” kata Anne.
Nusantara Explorer akan menghadirkan tiga pilihan kabin, yakni Signature Class, Advance Class, dan Compact Class. Masing-masing menawarkan tingkat privasi dan tata ruang yang berbeda sesuai kebutuhan pelanggan.
Signature Class dirancang dengan ruang yang lebih luas dan fasilitas privat, sedangkan Advance Class mengedepankan kenyamanan dengan tata ruang yang efisien. Adapun Compact Class menawarkan desain yang lebih ringkas namun tetap dilengkapi fasilitas istirahat dan ruang penyimpanan yang mendukung kenyamanan selama perjalanan.
Selain kabin tidur, rangkaian tersebut juga akan dilengkapi Grand Restaurant yang dirancang untuk memberikan pengalaman bersantap lebih eksklusif melalui penataan ruang makan, pencahayaan, hingga area makan privat.
KAI juga menyiapkan lounge sebagai ruang bersantai yang dilengkapi kursi santai, bar, piano, sistem audio, fasilitas hiburan, serta jendela lebar agar penumpang dapat menikmati panorama di sepanjang perjalanan.
Dari sisi desain, interior Nusantara Explorer mengusung perpaduan konsep neoklasik dengan sentuhan budaya Indonesia. Berbagai motif seperti wayang kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, hingga ornamen Bali diterapkan pada elemen dekorasi, material, dan pilihan warna.
“Identitas budaya Indonesia menjadi bagian dari konsep pengalaman Nusantara Explorer. Ruang, motif, kuliner, dan pelayanan dikembangkan agar pelanggan dapat merasakan karakter Nusantara selama perjalanan,” jelas Anne.
Setelah dua kereta menjalani uji statis dan dinamis, KAI akan melanjutkan evaluasi teknis, penyempurnaan fasilitas, serta pengerjaan kereta lainnya sesuai tahapan pengembangan.
Adapun informasi mengenai rute, jadwal perjalanan, tarif, komposisi akhir rangkaian, hingga waktu operasional Nusantara Explorer akan diumumkan setelah seluruh proses pengembangan, pengujian, pemeriksaan, dan persiapan layanan dinyatakan selesai.
“KAI akan memastikan setiap aspek keselamatan, keandalan sarana, dan kesiapan pelayanan memenuhi ketentuan sebelum Nusantara Explorer digunakan untuk melayani pelanggan,” tutup Anne.(fahmi)






























