Menu

Mode Gelap
Indra Adhari Rilis ‘Lima Tahun’ Dimomen HUT RI: September Rilis Single di Label Internasional Malaysia! AHY Inginkan Pimpinan Demokrat Yang Efektif Dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat  Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Ingin Merdeka di Tanah Sendiri dengan Menolak Tambang Perusak Alam KAI Perkuat Safety at Scale di Tengah Pertumbuhan Pelanggan 8,32 Persen Dikpol di Bojonggede, Haji Fikri Kenalkan PKS sebagai Partai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin Jakarta Butuh Hub Logistik

RAGAM

Kampung Dedalu Rawan Longsor, Warga Diliputi Ketakutan Saat Turun hujan

badge-check


 Kampung Dedalu Rawan Longsor, Warga Diliputi Ketakutan Saat Turun hujan Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Kampung Dedalu, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, kembali dilanda kekhawatiran akibat ancaman longsor yang terus mengintai. Warga yang kini tinggal di posko pengungsian mengaku selalu diliputi rasa takut setiap kali hujan turun, meski hanya gerimis, Minggu (18/1/2026).

“Lebih baik mengungsi dulu daripada tinggal di rumah tapi tidak tenang. Sedikit gerimis saja sudah was-was, teringat kejadian longsor,” ujar salah seorang warga pengungsi.

Kondisi Kampung Dedalu dinilai sudah tidak layak huni dan sangat berbahaya. Letaknya berada tepat di bawah Gunung Gayo (Bur Gayo) dengan kemiringan tebing sekitar 40 derajat.

Setiap hujan turun, ancaman longsor dari lereng gunung disertai material tanah dan pepohonan kerap mengarah ke permukiman warga. Bahkan menutupi akses jalan menuju Kecamatan Bintang.

Peristiwa longsor bukan kali pertama terjadi. Dalam kejadian terbaru, empat rumah warga dilaporkan ikut terseret material longsor.

Kejadian serupa disebut sudah berulang kali terjadi secara terus-menerus, sehingga menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat setempat.

Situasi ini menjadi keprihatinan bersama dan sekaligus pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Warga berharap adanya langkah cepat dan nyata, terutama relokasi ke tempat yang lebih aman, demi keselamatan jiwa dan keberlangsungan hidup mereka.

“Harapan kami hanya satu, segera direlokasi ke tempat yang aman. Kami sudah tidak sanggup hidup dalam ketakutan,” ungkap warga lainnya.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

AHY Inginkan Pimpinan Demokrat Yang Efektif Dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat 

30 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Ingin Merdeka di Tanah Sendiri dengan Menolak Tambang Perusak Alam

30 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Dikpol di Bojonggede, Haji Fikri Kenalkan PKS sebagai Partai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

30 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar: Bangun Kepedulian dan Kebersamaan Warga Dengan Semangat Kemerdekaan

30 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Pedang, Amanah, dan Marwah Linge

30 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Manusia Di Antara Dua Setan 

30 Agustus 2026 - 08:25 WIB

BNN Kabupaten Gianyar Meriahkan Peringatan Hari Pramuka ke-65 melalui Pameran UMKM, Expo dan Panggung Kreatif, 50 Anggota Pramuka di Tes Urin

29 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Agnez Mo Inspirasi Perdana di Indonesia Berkarya Besutan InJourney Airports

29 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Sumber Air Baku IPA Kudu Menurun, Pelanggan PDAM di Semarang Diminta Siaga

29 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Dua Dekade Menghidupkan Kembali Suara Radio Rimba Raya

29 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Trending di RAGAM