Menu

Mode Gelap
Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara Citilink Salurkan 91,5 Ton Bantuan Gempa NTT melalui Delapan Penerbangan KKP Terbitkan Izin Pemanfaatan Air Laut untuk 16 Pembangkit PLN Nusantara Power JPL 183 Rangkasbitung Ditutup Permanen 4 September, Warga Dialihkan ke JPO Ditjen Intram dan JICA Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek, Dorong Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi ASDP Sterilisasi Pelabuhan Merak, Perkuat Keselamatan dan Keamanan Kawasan

Uncategorized

Kampung Ronga-Ronga Bener Meriah Krisis Air Bersih Pasca Longsor

badge-check


 Kampung Ronga-Ronga Bener Meriah Krisis Air Bersih Pasca Longsor Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH — Warga Kampung Ronga-Ronga, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, saat ini mengalami kesulitan mendapatkan sumber air minum bersih. Hal tersebut terjadi setelah sumber air utama warga rusak akibat longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu.

Petue Kampung Ronga-Ronga, Zaini Arifin, mengatakan bahwa hingga kini sumber air tersebut belum dapat digunakan kembali karena memerlukan perbaikan dengan biaya yang tidak sedikit, sementara kondisi ekonomi masyarakat pascabencana masih sangat sulit.

“Sumber air yang ada selama ini sudah rusak akibat longsor dan banjir bandang. Perlu diperbaiki, tentu membutuhkan biaya. Sementara kondisi ekonomi warga saat ini sangat sulit,” ujar Zaini Arifin melalui pesan WhatsApp, Minggu siang (28/12/2025).

Dalam upaya mengatasi persoalan tersebut, Zaini Arifin kemudian berkomunikasi dengan Yusradi Usman al-Gayoni, Diaspora Indonesia di Inggris sekaligus inisiator World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia), yang sejak terjadinya bencana longsor dan banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, aktif menggalang donasi dari luar negeri.

Petue Kampung Ronga-Ronga, Zaini Arifin.

“Kebetulan Bang Yusradi adalah abang sepupu saya. Alhamdulillah, beliau langsung mengirimkan bantuan sebesar satu juta rupiah. Dengan dana ini, kami akan segera bergotong royong dan membeli peralatan untuk memperbaiki sumber air warga Kampung Ronga-Ronga,” ungkap Zaini.

Secara terpisah, dari London, Inggris, Yusradi Usman al-Gayoni membenarkan penyaluran bantuan tersebut. Ia mengatakan bahwa dana yang disalurkan merupakan titipan dari sejumlah donatur yang mempercayakan penyalurannya kepada dirinya.

“Alhamdulillah, donasi yang masuk dari para donatur sudah kami salurkan, termasuk ke Kampung Ronga-Ronga di Kabupaten Bener Meriah. Hari ini juga ada bantuan yang ditransfer untuk pembelian tangki air, karpet, serta pengeras suara masjid atau menasah di sejumlah kampung terdampak longsor dan banjir di Kabupaten Aceh Tengah,” jelas Yusradi melalui pesan WhatsApp.
Ia menambahkan, dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir, donasi yang dihimpun juga telah disalurkan ke berbagai wilayah di Tanah Gayo, antara lain untuk pengadaan air mineral bagi warga yang harus menempuh jalur sulit guna membeli beras dan BBM, serta bantuan sembako bagi mahasiswa asal Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Pidie Jaya yang sedang menempuh pendidikan di Lhokseumawe dan Banda Aceh.
Selain bantuan yang disalurkan secara pribadi, Yusradi yang juga pernah menjadi Anggota Tim Pengembangan Kawasan Gayo-Alas Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (2018–2024) menyebutkan bahwa terdapat pula donasi yang digerakkan melalui berbagai organisasi dan jaringan diaspora Indonesia di luar negeri.
“Ada donasi yang langsung disalurkan melalui organisasi, sebagian sudah tersalurkan termasuk ke wilayah pesisir Aceh, dan sebagian lainnya masih dalam proses. Ada juga rekan-rekan di luar Aceh yang berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan berupa uang, sembako, hingga perangkat Starlink, langsung ke lapangan, khususnya ke daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh bantuan,” tuturnya.
Penerjemah NGO asal Prancis Handicap International (2007) dan mantan staf Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Sumut (2008) itu menegaskan bahwa seluruh donasi yang diterimanya telah dipertanggungjawabkan secara transparan kepada para donatur.
“Laporan pertanggungjawaban selalu kami sampaikan kepada para donatur, disertai bukti transfer, foto, dan video tanda terima langsung dari lapangan. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan donasinya untuk membantu masyarakat korban dan terdampak longsor serta banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Yusradi mengakhiri.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua Fraksi PKS DPRD Depok: Depok Darurat LGBT

27 Agustus 2026 - 17:51 WIB

DDII Kota Depok Mendukung Gerakan Dakwah di Parlemen Depok

27 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  Kota Depok Lakukan Silaturahmi Dakwah ke Sekretaris Fraksi PKS dan Anggota DPRD Kota Depok

27 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Cegah Penyalahgunaan Disduk Capil Garut Musnahkan Blanko KTP-el Yang Rusak 

27 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026

27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Trending di RAGAM