Menu

Mode Gelap
Distribusi Bantuan untuk Warga Lubok Pusaka Terus Berlanjut, Sumur Bor hingga Terpal Disalurkan GLN Gareulis Luncurkan TALENTA 2026, Dorong Literasi sebagai Gerakan Transformatif Keberangkatan Jemaah Haji ke Tanah Suci Mulai 22 April, InJourney Airports Pastikan Kesiapan 19 Bandara Wisman Naik Kereta Jarak Jauh Capai 129 Ribu pada Triwulan I 2026, Tertinggi Lima Tahun Tani Merdeka Aceh Tengah Terdepan Menjaga Kedaulatan Pangan Ramah Lingkungan, KAI Services Klaim Pangkas 7 Ton Sampah Plastik dari Operasional Kereta pada 2025

PERON

Tumbuhkan Kecintaan Sejak Dini, 431 Peserta Ikuti Program Eduspoor KAI Daop 7 Madiun

badge-check


 Tumbuhkan Kecintaan Sejak Dini, 431 Peserta Ikuti Program Eduspoor KAI Daop 7 Madiun Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus konsisten menanamkan budaya bertransportasi aman dan nyaman kepada generasi muda. Komitmen ini diwujudkan melalui rangkaian program Eduspoor yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa hingga Kamis (14-16 April 2026).

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh total 431 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping dari tiga lembaga pendidikan, yakni MIN 3 Ponorogo, KB TK Aisyiyah 3 Kota Madiun, dan SDIT An-Nur Walikukun. Selama tiga hari tersebut, para peserta diajak mengenal lebih dekat operasional kereta api serta memahami pentingnya menjaga keselamatan di lingkungan jalur KA.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup tata cara pembelian tiket melalui aplikasi resmi, proses boarding, hingga pengenalan berbagai profesi dan fasilitas layanan di stasiun maupun di atas rangkaian kereta api.

“Dalam kegiatan ini, penjelasan disampaikan langsung oleh Tim Angkutan Penumpang (Angpen) Daop 7 Madiun. Namun, poin utama yang kami tekankan adalah aspek keamanan dan keselamatan,” ujar Tohari.

Di sela-sela kegiatan, tim Humas Daop 7 Madiun juga memberikan sosialisasi mengenai bahaya vandalisme, seperti pelemparan batu ke arah kereta api yang sedang melaju, larangan bermain di sepanjang jalur serta keselamatan dan keamanan saat melintas di perlintasan sebidang baik yang dijaga dan tidak terjaga. Tohari menegaskan bahwa keselamatan adalah nilai mutlak bagi keselamatan dan keamanan perjalanan KA dan kesadaran tersebut harus dibangun secara berkelanjutan sejak usia dini.

“Kami mengambil langkah proaktif dengan menyasar sekolah-sekolah di sekitar jalur KA secara berkesanambungan. Harapannya, para siswa tidak hanya mencintai kereta api sebagai moda transportasi, tetapi juga turut menjaga sarana dan prasarana KA sebagai aset bangsa,” lanjutnya.

Kegiatan Eduspoor dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab berhadiah souvenir menarik. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap materi keselamatan, termasuk kewaspadaan saat berada di perlintasan sebidang. Selain fungsi edukasi, program ini juga menjadi upaya perusahaan dalam mengoptimalkan pendapatan melalui pengelolaan kegiatan yang profesional.

Syarat dan Ketentuan Program Eduspoor:
1. Tidak melayani Eduspoor pada masa long weekend dan tanggal merah.
2. Hanya melayani Eduspoor di hari Selasa, Rabu, dan Kamis.
3. Layanan dapat diproses mulai H-4 sebelum keberangkatan (selama tempat duduk tersedia).
4. Tidak diperkenankan melakukan request tempat duduk.
5. Minimal peserta: Kelas Eksekutif 10 orang, Kelas Ekonomi 20 orang.
6. Sasaran peserta: Siswa mulai jenjang PAUD hingga SMA sederajat.
7. Anak usia 3 tahun ke atas wajib memiliki tiket; anak di bawah 3 tahun gratis (kecuali jika ingin duduk sendiri).
8. Penyelenggara wajib mengirimkan daftar Nama & NIK penumpang dalam format File Excel.
9. Tiket yang telah dicetak tidak dapat diganti dengan nama lain pada hari keberangkatan.
10. Pembatalan dan perubahan jadwal mengikuti ketentuan umum PT KAI (Persero).
11. Kuota terbatas.

“Kami berharap melalui pendekatan yang bersahabat ini, para siswa dapat menjadi duta keselamatan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya, sehingga tercipta perjalanan kereta api yang aman dan nyaman bagi semua,” tutup Tohari.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wisman Naik Kereta Jarak Jauh Capai 129 Ribu pada Triwulan I 2026, Tertinggi Lima Tahun

18 April 2026 - 12:17 WIB

Ramah Lingkungan, KAI Services Klaim Pangkas 7 Ton Sampah Plastik dari Operasional Kereta pada 2025

18 April 2026 - 11:47 WIB

KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000

17 April 2026 - 22:01 WIB

KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital

17 April 2026 - 21:54 WIB

Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026

17 April 2026 - 21:40 WIB

KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

17 April 2026 - 18:16 WIB

KAI Kirim 780 Gerbong Datar Produk Dalam Negeri ke Palembang, Perkuat Angkutan Batu Bara dan Logistik Nasional

17 April 2026 - 17:57 WIB

Ciptakan Petugas Andal, KAI Daop 7 Madiun Selenggarakan Diklat Refreshing PPKA

17 April 2026 - 12:04 WIB

KAI Group Perkuat Integrasi Antarmoda, Jumlah Penumpang LRT Jabodebek hingga Whoosh Meningkat pada Triwulan I 2026

17 April 2026 - 11:49 WIB

Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang, KAI Daop 4 Semarang Ingatkan Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen

17 April 2026 - 00:07 WIB

Trending di PERON