Wartatrans.com, JAKARTA – Komedian Bintang Bete kembali menarik perhatian publik lewat unggahan videonya di TikTok. Dalam dua video yang diunggah melalui akun @abintangtimur, ia mengungkap alasan pribadi mengapa dirinya menolak membeli makanan dari pedagang yang merokok saat berjualan.
Pernah beli makanan tapi ilfeel gara-gara yang jualan merokok di depan kompor? comedian berambut gondrong ini blak-blakan menolak beli makanan dari pedagang yang merokok saat berjualan. Alasannya? Bukan cuma soal jorok, tapi juga karena ia langsung ilfeel.

“Gua kalau beli makanan, itu yang dagangnya lagi ngerokok, atau sambil ngerokok, langsung gua skip. Nggak, bodo amat lah. Mau seenak apapun, nggak ada urusan gua. Gua skip,” tegas Bintang dalam video pertamanya, sambil menyantap nasi bungkus dalam video berdurasi sekitar 56 detik itu.
Dengan gaya khasnya yang penuh humor dan sarkasme, ia menambahkan bahwa penampilan menarik pedagang pun tidak menjadi pertimbangan. “Kalau lu ganteng kayak Bahlil, kayak Jeremy Teti, kayak Saiful Jamil, Saiful Teti, Jeremy Bahlil, Jeremy Jamil, bodo amat,” ujarnya pada video yang diunggahnya pada Ahad (23/11/2025).
Pernyataan dia sambil mengenakan baju merah bertuliskan “standupindo” ini memicu respons luas dari netizen, yang membuat Bintang kemudian mengunggah video lanjutan untuk menjelaskan lebih dalam.
“Ada yang nanya, padahal enggak. Kenapa gua nggak mau lagi beli makanan kalo abang-abang yang jualnya sambil ngerokok. Misal, beli bakso nih, bukan gak mungkin, abunya, baranya, puntungnya, masuk ke dalam baso,” katanya sambil makan bawang goreng kemasan plastik.
Ia juga menyinggung soal kebersihan dapur para penjual makanan. Menurutnya, jika perilaku merokok sudah terlihat di depan umum saat memasak, maka bisa dibayangkan seperti apa kondisi di belakang dapur. “Itu aja kita ngeliat dia jorok banget, apalagi di dapurnya. Jadi lebih baik gua skip,” jelas Bintang.
Video Bintang ini memicu perdebatan di media sosial. Sebagian netizen mendukung sikapnya yang mementingkan kebersihan dan kenyamanan, sementara sebagian lain menilai pernyataannya terlalu keras.
Namun begitu, unggahan tersebut mencerminkan keresahan sebagian konsumen yang mengutamakan standar kebersihan dalam memilih makanan, terutama di era saat ini banyak yang keracunan, di mana kesadaran akan higienitas makin meningkat.(****)
























