OkWartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Finnet Indonesia dalam penyediaan layanan payment gateway untuk penerimaan pembayaran online pada platform digital MaritimHub. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung transformasi digital layanan publik di sektor maritim nasional. Integrasi sistem pembayaran digital pada MaritimHub diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih modern, efisien, aman, dan mudah diakses oleh masyarakat maupun pelaku usaha maritim.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan digitalisasi layanan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan sistem pembayaran yang andal dan terintegrasi.
“Digitalisasi layanan tidak akan lengkap tanpa didukung oleh sistem pembayaran yang aman, andal, dan terintegrasi. Kerja sama dengan PT Finnet Indonesia ini memiliki arti strategis dalam mendukung penyelenggaraan layanan digital yang semakin modern dan berorientasi kepada kebutuhan pengguna jasa,” ungkapnya.
MaritimHub merupakan portal layanan dan data terintegrasi yang dikembangkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menghubungkan berbagai layanan maritim dalam satu platform digital.
Dengan hadirnya layanan payment gateway, pengguna kini dapat melakukan transaksi pembayaran secara elektronik melalui berbagai kanal pembayaran yang tersedia.
Sistem ini memungkinkan proses pembayaran dilakukan dengan lebih praktis, cepat, dan aman, serta dapat diakses kapan saja dan dari mana saja.
Menurut Dirjen Masyhud, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi pelayanan publik di era digital.
“Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen memodernisasi sistem transaksi, meningkatkan transparansi keuangan, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi bagi seluruh pengguna jasa maritim,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Finnet Indonesia, Rakhmad Tunggal Afifuddin, menilai kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital yang cepat dan mudah terus meningkat sehingga penyelenggara layanan publik harus mampu beradaptasi.
“Karena itu, penyelenggara layanan publik harus mampu beradaptasi dan menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rakhmad.
Dia meyakini integrasi layanan payment gateway pada MaritimHub akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi dan transparansi layanan.
“Kami yakin implementasi sistem pembayaran digital ini akan semakin meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas layanan. Pada akhirnya, hal ini akan mendukung terwujudnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang semakin modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kepentingan publik,” tuturnya.
Dirjen Masyhud menekankan pentingnya aspek keamanan data dan transaksi selama proses integrasi sistem berlangsung.
“Saya minta seluruh jajaran yang terlibat dapat memastikan proses integrasi berjalan optimal demi layanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi momentum percepatan digitalisasi sektor maritim Indonesia sekaligus memperkuat tata kelola layanan publik yang lebih transparan, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa. (omy)































