Menu

Mode Gelap
PNM dan Danantara Perkuat Ketahanan Finansial Keluarga Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Berkelanjutan Marlina Ditolak Jadi Pramugari, Perempuan Asli Papua Ini Justru Cetak Sejarah sebagai Pilot Airbus A320 Neno Warisman: Puisi Bukan Sekadar Rangkaian Kata, tetapi Cara Merawat Warisan Budaya Prabowo Pimpin Rapat Antisipasi El Nino, Pemerintah Diminta Perkuat Ketahanan Pangan dan Air KAI Gandeng BRIN Kembangkan Teknologi Automatic Train Protection untuk Tingkatkan Keselamatan Kereta Api BKM Masjid Bani Salim Rutin Gelar Kajian Fikih, Tauhid, dan Tasawuf Sejak Ramadan

ANJUNGAN

Kemenhub Gandeng Finnet, MaritimHub Kini Hadirkan Sistem Pembayaran Digital Terintegrasi

badge-check


 Dirjen Hubla dan Dirut Finnet Perbesar

Dirjen Hubla dan Dirut Finnet

OkWartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Finnet Indonesia dalam penyediaan layanan payment gateway untuk penerimaan pembayaran online pada platform digital MaritimHub. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung transformasi digital layanan publik di sektor maritim nasional. Integrasi sistem pembayaran digital pada MaritimHub diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih modern, efisien, aman, dan mudah diakses oleh masyarakat maupun pelaku usaha maritim.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan digitalisasi layanan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan sistem pembayaran yang andal dan terintegrasi.

“Digitalisasi layanan tidak akan lengkap tanpa didukung oleh sistem pembayaran yang aman, andal, dan terintegrasi. Kerja sama dengan PT Finnet Indonesia ini memiliki arti strategis dalam mendukung penyelenggaraan layanan digital yang semakin modern dan berorientasi kepada kebutuhan pengguna jasa,” ungkapnya.

MaritimHub merupakan portal layanan dan data terintegrasi yang dikembangkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menghubungkan berbagai layanan maritim dalam satu platform digital.

Dengan hadirnya layanan payment gateway, pengguna kini dapat melakukan transaksi pembayaran secara elektronik melalui berbagai kanal pembayaran yang tersedia.

Sistem ini memungkinkan proses pembayaran dilakukan dengan lebih praktis, cepat, dan aman, serta dapat diakses kapan saja dan dari mana saja.

Menurut Dirjen Masyhud, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi pelayanan publik di era digital.

“Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen memodernisasi sistem transaksi, meningkatkan transparansi keuangan, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi bagi seluruh pengguna jasa maritim,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Finnet Indonesia, Rakhmad Tunggal Afifuddin, menilai kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital yang cepat dan mudah terus meningkat sehingga penyelenggara layanan publik harus mampu beradaptasi.

“Karena itu, penyelenggara layanan publik harus mampu beradaptasi dan menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rakhmad.

Dia meyakini integrasi layanan payment gateway pada MaritimHub akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi dan transparansi layanan.

“Kami yakin implementasi sistem pembayaran digital ini akan semakin meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas layanan. Pada akhirnya, hal ini akan mendukung terwujudnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang semakin modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kepentingan publik,” tuturnya.

Dirjen Masyhud menekankan pentingnya aspek keamanan data dan transaksi selama proses integrasi sistem berlangsung.

“Saya minta seluruh jajaran yang terlibat dapat memastikan proses integrasi berjalan optimal demi layanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi momentum percepatan digitalisasi sektor maritim Indonesia sekaligus memperkuat tata kelola layanan publik yang lebih transparan, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Terdampak Serangan Misil,  Kemenhub Kawal Proses Pemulangan Awak Kapal MT Belma

28 Juli 2026 - 20:25 WIB

Keselamatan Tetap Prioritas Utama, ASDP Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Selat Bali

28 Juli 2026 - 18:54 WIB

IPCC Jaga Kinerja Operasional di Tengah Pelemahan Pasar Kuartal II 2026

28 Juli 2026 - 15:17 WIB

ASDP Percepat Realisasi Long Distance Ferry, Perkuat Konektivitas Jawa–NTT

28 Juli 2026 - 14:15 WIB

Perkuat Kolaborasi Penanganan Masalah Hukum, Pelindo Regional 2 Banten dan Kejaksaan Negeri Cilegon Perpanjang Nota Kesepahaman

27 Juli 2026 - 21:11 WIB

Hadapi Dinamika Global, IPCC Bukukan Pertumbuhan Kinerja Keuangan Berkelanjutan pada Semester I 2026

27 Juli 2026 - 21:00 WIB

Tata Kelola BBM PELNI Disupervisi KPK

25 Juli 2026 - 19:47 WIB

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi di Perairan Gorontalo

25 Juli 2026 - 19:35 WIB

Teluk Ratai Siapkan Dermaga Kapal Induk, Infrastruktur Maritim RI Naik Kelas

25 Juli 2026 - 18:56 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kinerja, Operasional Tumbuh Positif pada Semester I 2026

25 Juli 2026 - 08:47 WIB

Trending di ANJUNGAN