Menu ✖

Mode Gelap
Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang KA Tiba di Stasiun 1 Jam Sebelum Berangkat KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi. Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

Uncategorized

Kemiskinan Desa Dinilai Menjalar ke Kota, Pemerataan Pembangunan Jadi Kunci Kebangkitan Ekonomi

badge-check


 Kemiskinan Desa Dinilai Menjalar ke Kota, Pemerataan Pembangunan Jadi Kunci Kebangkitan Ekonomi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Persoalan kemiskinan desa dinilai kini mulai menjalar ke kawasan perkotaan akibat belum meratanya pembangunan nasional. Fenomena meningkatnya jumlah pekerja ojek di hampir seluruh daerah disebut menjadi salah satu indikator munculnya “miskin kota” di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan produktif.

Pandangan tersebut disampaikan Robertho Manurung yang menilai arah pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi mengalami kemunduran apabila pembangunan tidak kembali menitikberatkan pada sektor pedesaan dan pertanian.

Menurut Robertho, Indonesia sebagai negara agraris seharusnya memperkuat pembangunan infrastruktur desa, mulai dari sistem pengairan, waduk, transportasi hasil pertanian, hingga penyediaan fasilitas pengawetan hasil panen. Ia juga menilai subsidi pertanian perlu diperkuat guna meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil pertanian nasional.

“Pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas utama. Desa merupakan soko guru perekonomian nasional. Jika pembangunan desa lemah, maka dampaknya akan menjalar ke kota dan memunculkan persoalan sosial-ekonomi baru,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, kemajuan sektor agraris akan menjadi fondasi penting bagi industrialisasi nasional. Menurutnya, pertanian yang kuat akan mendorong berkembangnya industri pengolahan, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, memperbesar ekspor pangan, menambah penerimaan pajak negara, serta membantu mengendalikan inflasi.

Robertho juga menyoroti sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KMP), dan pembangunan Sekolah Rakyat Berkualitas agar diarahkan lebih fokus kepada wilayah pedesaan, daerah pertanian, serta masyarakat miskin yang benar-benar membutuhkan.

Ia menilai rendahnya pembangunan desa selama ini telah memunculkan dampak sosial-ekonomi yang nyata di kawasan perkotaan. Salah satunya terlihat dari berkembangnya sektor ojek yang kini menjadi pilihan pekerjaan bagi berbagai lapisan masyarakat.

“Apabila pembangunan desa diperkuat secara serius dan berkelanjutan, maka akan tercipta kemakmuran bangsa, keadilan sosial, serta keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan rakyat sebagai pemegang mandat negara,” katanya.

Robertho Manurung diketahui pernah menjabat sebagai Ketua Pemuda Tani Nasional HKTI, Ketua Pemuda Tani HKTI DKI Jakarta, serta aktif di KNPI dan Kosgoro Jawa Tengah. Saat ini ia aktif dalam Ikatan Pensiunan/Werdatama Sospol/Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta dan menjabat Sekretaris Dewan Pakar DPD Partai NasDem DKI Jakarta.

Rilis tersebut disampaikan sebagai bagian dari pemikiran dan rangsangan intelektual dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan dan ekonomi nasional saat ini.*** (LE Putra)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Hingga September 2026, Jasa Raharja Salurkan Santunan Korban Kecelakaan Rp2,19 Triliun

15 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Momentum HUT Ke-56, INACA Ajak Semua Stakeholder Perkuat Industri Penerbangan

15 Oktober 2026 - 20:57 WIB

KAI Services Perluas Pasar Kuliner Kereta Lewat Pameran Pangan Nusa 2026

15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

1.300 Penari Siap Terangi Malam Banyuwangi, Tampil Glow in the Dark!

15 Oktober 2026 - 15:08 WIB

myJasfren Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku, Akses Layanan jadi Makin Mudah

15 Oktober 2026 - 09:15 WIB

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Perluas Pasar Ekspor-Impor, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

14 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Pelindo Kembali Layani Pemindahan Muatan Antarkapal di Nipa Kepri

14 Oktober 2026 - 16:54 WIB

KAMAKSI Mendorong Transformasi Perumda Pasar Jaya dan Penguatan Ketahanan Pangan Propinsi DKI Jakarta

14 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Trending di EKOBIS